Tag Archives: Karan Brar

Review: Pacific Rim Uprising (2018)

Berbeda dengan seri film Transformers (2007 – 2017) yang sebelumnya telah dirilis dan mempopulerkan kembali keberadaan para robot-robot raksasa, Pacific Rim garapan Guillermo del Toro yang dirilis pada tahun 2013 menawarkan sebuah sentuhan pengisahan yang sedikit berbeda. Berbekal pengisahan yang cenderung kelam (dan lebih dewasa) seperti kebanyakan film-film del Toro lainnya, Pacific Rim mampu menangkap perhatian para kritikus film meskipun tetap mendapatkan catatan khusus mengenai lemahnya pengembangan konflik dan karakter yang dihadirkan. Sayangnya, pemilihan alur yang sedikit berbeda dari film-film Transformers juga menjadi salah satu penyebab mengapa penonton akhirnya sedikit menjaga jarak dari keberadaan Pacific Rim. Dengan biaya produksi yang mencapai hampir sebesar US$200 juta, Pacific Rim “hanya mampu” mendapatkan raihan komersial sebesar US$411 juta dari masa perilisannya di seluruh dunia. Jelas sebuah pencapaian yang cukup mengecewakan dari bagian awal sebuah seri film yang tadinya diperkirakan akan menjadi lumbung yang terbaru bagi rumah produksi Legendary Pictures. Continue reading Review: Pacific Rim Uprising (2018)

Advertisements

Review: Diary of a Wimpy Kid: Rodrick Rules (2011)

Well… setelah apa yang ia tunjukkan lewat Kick-Ass (2010) dan Let Me In (2010), tentu saja Nona Chloë Grace Moretz telah menemukan dirinya terjebak dalam berbagai kesibukan lain yang lebih berharga daripada sekedar untuk ikut serta dalam sekuel film Diary of a Wimpy Kid (2010). Tidak perlu khawatir, selain Moretz, seluruh jajaran pemeran utama Diary of a Wimpy Kid kembali lagi untuk memerankan peran mereka di film yang diadaptasi dari buku cerita karangan Jeff Kinney ini, Diary of a Wimpy Kid: Rodrick Rules. Melepaskan latar belakang sekolah sebagai lokasi utama cerita, kali ini sang wimpy kid, Gregg Heffley, harus menghadapi tantangan yang datang dari dalam rumahnya sendiri dan berwujud dalam bentuk kakak laki-lakinya, Rodrick. Sebuah premis yang sebenarnya terdengar cukup alami, namun sayang gagal untuk dikembangkan menjadi sebuah hasil akhir yang lebih superior dari jalan cerita film pertamanya.

Continue reading Review: Diary of a Wimpy Kid: Rodrick Rules (2011)

Review: Diary of a Wimpy Kid (2010)

Lewat Diary of a Wimpy Kid, penonton akan dikenalkan kepada kehidupan Greg Hefley (Zachary Gordon), seorang anak laki-laki yang baru saja memasuki masa remaja sekaligus baru saja akan menjalani kehidupannya yang baru sebagai seorang siswa sekolah menengah pertama. Dan Greg sangat khawatir tentang masa-masa awal status barunya ini. Tentu saja, masa-masa awal sekolah merupakan sebuah masa yang krusial dimana kesan pertama yang akan diberikan sangat menentukan imej yang akan terus dipegang selama tiga tahun menyelesaikan masa sekolah menengah pertama. Oh, teenagers!

Continue reading Review: Diary of a Wimpy Kid (2010)