Tag Archives: Juliette Lewis

Review: Ma (2019)

The Help (2011) jelas bukanlah kali pertama Octavia Spencer membintangi film yang diarahkan oleh Tate Taylor. Sebelumnya, bersama dengan Allison Janney yang juga membintangi The Help, Spencer turut berperan dalam film pendek yang menjadi debut pengarahan Taylor, Chicken Party (2003), serta Pretty Ugly People (2008) yang menjadi kali pertama Taylor mengarahkan sebuah film panjang. Namun, penampilannya dalam The Help jelas menghasilkan batu loncatan tersendiri bagi Spencer untuk menjadi salah satu aktris paling dikenal di Hollywood. Selain berhasil memenangkannya sebuah Oscar untuk Best Actress in a Supporting Role di ajang The 84th Annual Academy Awards, penampilan Spencer di film tersebut juga mampu membawanya untuk membintangi film-film kaliber Academy Awards lain seperti Hidden Figures (Theodore Melfi, 2016) dan The Shape of Water (Guillermo del Toro, 2017) serta berbagai film produksi Hollywood lainnya – yang kebanyakan menempatkan Spencer sebagai pemeran pendukung. Continue reading Review: Ma (2019)

Review: Sympathy for Delicious (2010)

Dean O’Dwyer atau yang lebih dikenal sebagai Delicious D (Christopher Thornton) telah merasakan depresi di sepanjang hidupnya karena kelumpuhan yang ia alami. Berbagai cara untuk menyembuhkan kelumpuhan tersebut telah ia coba, termasuk dengan mendatangi pertemuan keagamaan yang dihadiri para faith healer yang mengaku dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit – walaupun ia sama sekali tidak percaya dengan keberadaan Tuhan maupun adanya keajaiban yang dapat saja terjadi dalam hidup. Namun, tak satupun cara pengobatan yang ia tempuh mampu mengeluarkannya dari kursi roda di mana ia hidup di kesehariannya.

Continue reading Review: Sympathy for Delicious (2010)

Review: Conviction (2010)

Jangan salahkan Hilary Swank yang mengira bahwa dirinya akan mendapatkan nominasi Best Actress in a Leading Role ketiganya dari ajang penghargaan Academy Awards ketika ia menerima peran sebagai Betty Anne Waters dalam film Conviction. Selain kisah dan karakter tersebut didasarkan dari sebuah kisah nyata, perjalanan yang dialami karakter Betty Anne Waters yang digambarkan dalam Conviction memang merupakan sebuah peran yang biasanya akan menarik perhatian banyak pernghargaan film. Sayangnya, naskah Conviction yang ditulis oleh Pamela Gray terlalu banyak menempatkan karakter Betty Anne Waters dalam berbagai situasi klise yang membuat karakter tersebut terasa tidak begitu istimewa terlepas dari kemampuan Swank untuk membawakan perannya dengan baik.

Continue reading Review: Conviction (2010)

Review: Due Date (2010)

Lepas dari kesuksesan luar biasa The Hangover (2009), dan sebelum ia merilis sekuel film komedi tersebut tahun depan, sutradara Todd Phillips merilis Due Date, sebuah film komedi yang bertemakan road trip dengan Robert Downey, Jr. dan Zach Galifianakis sebagai bintang utamanya. Sebagai sutradara, jika melirik daftar filmografinya, Phillips bukanlah seorang sutradara yang selalu konsisten dalam menghantarkan kualitas filmnya. Banyak yang berhasil meraih pujian baik dari kritikus film maupun penonton, namun tidak sedikit pula yang berakhir sebagai sebuah kekecewaan. Walau tidak sampai pada tahap mengecewakan, sayangnya Due Date bukanlah sebuah film yang akan dianggap sebagai bagian dari momen terbaik karir penyutradaraan Todd Phillips.

Continue reading Review: Due Date (2010)

Review: The Switch (2010)

Jennifer Aniston dan film komedi romantis sepertinya adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Walau begitu, pemilihan cerita yang monoton – dan sepertinya seringkali merefleksikan kehidupan nyata Aniston yang sering digambarkan di banyak tabloid gosip – membuat pilihan film Aniston banyak menerima kritikan, baik dari para kritikus film dunia hingga para penikmat film.

Continue reading Review: The Switch (2010)

Review: Whip It (2009)

Malang melintang di dunia hiburan sebagai seorang aktris semenjak usia belia telah memberikan Drew Barrymore banyak pengalaman hidup. Barrymore, yang sempat memiliki banyak masalah pribadi ketika masa transformasinya menuju kedewasaan, kini menjelma menjadi salah satu aktris yang paling banyak disukai di Amerika Serikat, kebanyakan karena kemampuan komedinya. Continue reading Review: Whip It (2009)