Tag Archives: Josh Lucas

Review: Ford v Ferrari (2019)

Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Jez Butterworth (Spectre, 2015), John-Henry Butterworth (Edge of Tomorrow, 2014), dan Jason Keller (Escape Plan, 2013) berdasarkan kisah nyata mengenai persaingan antara dua pabrikan mobil terbesar di dunia, Ford Motor Company dan Ferrari, di tahun 1960an, Ford v Ferrari memulai tuturan ceritanya ketika Ford Motor Company gagal untuk membeli Ferrari ketika perusahaan mobil asal Italia tersebut sebenarnya sedang membutuhkan aliran dana segar. Tidak ingin kehilangan muka, Ford Motor Company lantas membuka divisi balapan mobil dengan harapan untuk dapat bersaing atau bahkan mengalahkan Ferrari di ajang balapan mobil tertua di dunia, 24 Hours of Le Mans. Demi mewujudkan ambisi tersebut, Ford Motor Company bekerjasama dengan Carroll Shelby (Matt Damon), mantan pembalap mobil yang pernah memenangkan ajang 24 Hours Le Mans yang kini memiliki sebuah perusahaan perakit mobil bernama Shelby American, serta seorang teknisi bernama Ken Miles (Christian Bale) yang telah lama menjadi teknisi pendamping bagi Carroll Shelby selama masa karirnya sebagai seorang pembalap. Membangun sebuah divisi baru jelas bukanlah sebuah hal yang mudah. Carroll Shelby dan Ken Miles bahkan harus berhadapan dengan para petinggi Ford Motor Company yang mulai ikut campur tangan terhadap banyak keputusan kritikal yang harus mereka ambil. Continue reading Review: Ford v Ferrari (2019)

Review: Stolen (2012)

stolen-header

Stolen, film terbaru arahan Simon West (The Expendables 2, 2012) yang kembali mempertemukannya dengan Nicolas Cage setelah sebelumnya bekerjasama lewat Con Air (1997), memiliki plot kisah yang mungkin sangat familiar bagi Anda: seorang pria yang selama ini memiliki masalah dalam menjalin komunikasi dengan puterinya harus berjuang melawan waktu untuk menyelamatkan anaknya tersebut yang diculik dan berada dibawah ancaman untuk dibunuh. Perbedaannya, Stolen berlatar belakang lokasi di New Orleans, Amerika Serikat dan tidak di Eropa. Stolen dibintangi oleh Nicolas Cage — walaupun pada awalnya peran ini ditawarkan pada Clive Owen dan Jason Statham — dan bukan Liam Neeson. Dan, sayangnya, Stolen tidak memiliki nada penceritaan aksi menarik yang membuat film ini seringkali berjalan datar pada kebanyakan bagian ceritanya.

Continue reading Review: Stolen (2012)

Review: The Lincoln Lawyer (2011)

Walau lebih dikenal sebagai aktor yang kebanyakan memilih untuk berperan dalam film-film komedi romantis — dimana ia seringkali mendapatkan kesempatan untuk menampilkan tubuhnya yang atletis serta kehandalannya dalam memikat sang pemeran utama wanita — kisah drama persidangan seperti The Lincoln Lawyer bukanlah sebuah hal yang baru bagi aktor Matthew McConaughey. Sebelumnya, ia sukses mendapatkan pujian banyak kritikus film dunia ketika berperan sebagai seorang pengacara dalam A Time to Kill (1996). Dan kini, dengan memanfaatkan daya tarik yang selama ini sering ia tampilkan – sebagai seorang pria dengan rasa percaya diri yang luar biasa tinggi – McConaughey sukses membawakan The Lincoln Lawyer tampil begitu menarik dan mengesankan, walaupun dalam balutan kisah yang cukup melelahkan untuk disimak.

Continue reading Review: The Lincoln Lawyer (2011)

Review: Life as We Know It (2010)

Semenjak namanya menanjak lewat Knocked Up (2007), nama Katherine Heigl sepertinya terus akrab dengan film-film drama komedi romantis dengan tipikal peran yang hampir sama: seorang wanita karir yang akhirnya menemukan cinta pada seorang pria yang awalnya ia anggap tak mungkin ia cintai. Formula tersebut awalnya cukup berhasil (27 Dresses, 2008), namun kemudian terus melemah (The Ugly Truth, 2009) dan semakin melemah (Killers, 2010). Hampir dapat dipastikan, setiap film yang dibintangi oleh Heigl selalu memanfaatkan performa yang ia tampilkan bersama aktor yang menjadi pasangannya, daripada memanfaatkan kekuatan cerita yang ingin disampaikan di film tesebut.

Continue reading Review: Life as We Know It (2010)

Review: Peacock (2010)

Peacock adalah sebuah film thriller yang disutradarai oleh Michael Lander. Film yang dibintangi oleh Cillian Murphy, Ellen Page dan Susan Sarandon ini pada awalnya akan dirilis pada akhir 2009 lalu oleh Mandate Pictures. Entah kenapa, perilisan film ini akhirnya mengalami beberapa kali penundaan. Peacock akhirnya malah kemudian langsung dirilis dalam format DVD pada akhir April 2010.

Continue reading Review: Peacock (2010)