Tag Archives: Jimmy Kimmel

Review: Teen Titans Go! To the Movies (2018)

Diadaptasi dari serial televisi animasi popular berjudul Teen Titans Go! yang telah tayang di jaringan televisi Cartoon Network semenjak tahun 2013 – yang sendirinya merupakan adaptasi dari seri komik rilisan DC Comics yang berjudul Teen Titans, Teen Titans Go! To the Movies berkisah mengenai lima orang pahlawan super  remaja, Robin (Scott Menville), Beast Boy (Greg Cipes), Cyborg (Khary Payton), Raven (Tara Strong), dan Starfire (Hynden Walch), yang merasa bahwa keberadaan mereka sebagai sosok pembela kebenaran sering dipandang sebelah mata. Agar kehadiran mereka dianggap serius – dan kehidupan mereka lantas akan diadaptasi menjadi sebuah film oleh Hollywood, Teen Titans beranggapan mereka harus berhadapan dengan sosok musuh tangguh yang dapat mereka kalahkan bersama. Keinginan tersebut terpenuhi ketika mereka menghadapi Slade (Will Arnett) yang sedang berusaha untuk mencuri sebuah kristal berkekuatan super. Sial, Slade bukanlah seorang penjahat yang mudah untuk dikalahkan begitu saja. Dengan berbagai trik yang dimilikinya, Slade berhasil terus menghindar dari kejaran Teen Titans. Bahkan, secara perlahan, Slade mampu menanamkan benih perpecahan pada kelompok pahlawan super remaja tersebut. Continue reading Review: Teen Titans Go! To the Movies (2018)

Advertisements

Review: The Boss Baby (2017)

Pada awal kemunculannya, DreamWorks Animation sering dipandang sebagai pesaing utama bagi kedigdayaan Pixar Animation Studios dalam menghasilkan film-film animasi. Kini, hampir dua puluh tahun semenjak merilis film animasi layar lebar perdana mereka, Antz (Eric Darnell, Tim Johnson, 1998), DreamWorks Animation terasa telah memilih untuk mengambil arah perjalanan yang berbeda dari pesaingnya tersebut. Ketika rumah produksi milik The Walt Disney Company tersebut masih berusaha untuk tampil dengan ide-ide cerita segar dan terobosan animasi yang menempatkan film-film mereka seperti WALL·E (Andrew Stanton, 2008), Toy Story 3 (Lee Unkrich, 2010) atau Inside Out (Pete Docter, 2015) yang berada di kelas kualitas berbeda dengan kebanyakan film-film animasi milik rumah produksi lainnya, maka DreamWorks Animation justru terlihat semakin nyaman untuk memproduksi film-film yang murni tampil hanya untuk menghibur para penontonnya seperti Turbo (David Soren, 2013), Penguins of Madagascar (Eric Darnell, Simon J. Smith, 2014) atau Trolls (Mike Mitchell, 2016). Bukan keputusan yang buruk, tentu saja, khususnya ketika mengingat peta persaingan yang semakin ketat dengan kemunculan banyak rumah produksi animasi lain dalam beberapa tahun belakangan. Continue reading Review: The Boss Baby (2017)

Review: The Smurfs 2 (2013)

the-smurfs-2-header

Well… terlepas dari banyak kritikan yang menyudutkan kualitas penceritaan The Smurfs (2011), film animasi produksi Columbia Pictures tersebut berhasil memperoleh pendapatan komersial sebesar lebih dari US$563 juta dari masa peredarannya di seluruh dunia. Dan tentu saja, seperti layaknya yang terjadi pada hampir seluruh film sukses yang diproduksi oleh Hollywood, The Smurfs lantas mendapatkan imbalannya: sebuah sekuel! Kembali diarahkan oleh Raja Gosnell, The Smurfs 2 sebenarnya masih menawarkan sebuah formula cerita keluarga yang sepertinya benar-benar ditujukan agar dapat dengan mudah dikonsumsi oleh para penonton muda. Untungnya, tidak seperti The Smurfs yang terlihat bermalas-malasan dalam membangun ceritanya, The Smurfs 2 mampu tampil dengan ikatan cerita tentang ayah dan anak yang cukup kuat. Bukan sebuah perubahan yang drastis, namun jelas berhasil menunjukkan adanya sedikit peningkatan dalam kualitas performa penceritaannya.

Continue reading Review: The Smurfs 2 (2013)