Tag Archives: Jefri Nichol

Review: Dear Nathan (2017)

Sekilas, Dear Nathan terlihat sebagai drama remaja yang biasa disajikan oleh deretan film Indonesia sejenis lainnya: kisah mengenai sesosok remaja pria dengan masa lalu kelam yang mencoba untuk mendekati seorang remaja perempuan cerdas sekaligus jelita di sekolahnya yang tentu saja kemudian diikuti dengan deretan drama khas remaja yang menghiasi hubungan mereka. Dear Nathan, yang diadaptasi dari novel berjudul sama karangan Erisca Febriani, memang harus diakui tidak mampu menghindari dirinya dari sejumlah konflik klise yang sering ditemukan dalam film-film drama remaja Indonesia. Namun, naskah cerita film yang digarap bersama oleh Bagus Bramanti (Talak 3, 2016) dan Gea Rexy serta pengarahan yang sangat dinamis dari Indra Gunawan (Hijrah Cinta, 2014) justru berhasil mengolah segala ke-klise-an konflik drama remaja tersebut menjadi sebuah sajian cerita yang kuat dan bahkan seringkali terasa emosional. Padanan tepat yang jelas akan membuat drama remaja yang satu ini mampu mencuri hati banyak penontonnya – dan tidak hanya akan berasal dari kalangan remaja saja. Continue reading Review: Dear Nathan (2017)

Advertisements

Review: Pertaruhan (2017)

Setelah sebelumnya menjadi produser bagi film-film Indonesia seperti Coklat Stroberi (2007) dan Tarzan ke Kota (2008), Krishto Damar Alam melakukan debut pengarahannya melalui Pertaruhan yang naskah ceritanya ditulis oleh Upi – yang baru saja meraih sukses besar lewat My Stupid Boss (2016), Sebagai sebuah debutan, Alam harus diakui mampu menampilkan filmnya dengan ritme pengisahan yang tepat, kualitas produksi yang meyakinkan sekaligus berhasil menghadirkan penampilan prima dari jajaran pengisi departemen aktingnya yang diisi nama-nama seperti Tio Pakusadewo, Adipati Dolken, Aliando Syarief, Jefri Nichol dan Giulio Parengkuan. Film ini, sayangnya, kemudian harus takluk terhadap lemahnya penulisan naskah cerita yang akhirnya membuat Pertaruhan gagal untuk tampil untuk menjadi sebuah drama yang lebih mengesankan. Continue reading Review: Pertaruhan (2017)