Tag Archives: Ike Muti

Review: Bluebell (2018)

Setelah serangkaian film berwarna horor dan thriller yang telah ia tekuni semenjak melakukan debut pengarahan film layar lebarnya melalui Jinx (2010), Muhammad Yusuf mencoba mengarahkan sebuah genre berbeda untuk film teranyarnya, Bluebell. Film drama romansa yang diadaptasi dari buku berjudul sama karya Dwitasari ini berkisah mengenai pertemuan antara Bluebell (Regina Rengganis) dan Mario (Qausar Harta Yudana) yang secara singkat tumbuh menjadi perasaan suka antara satu dengan yang lain. Sayangnya, pertemuan antara Bluebell dan Mario terjadi di saat pemuda tersebut sedang merasa gundah akan hubungannya dengan tunangannya, Vallesia (Steffi Zamora), yang akan segera berlanjut ke jenjang pernikahan. Sial, ketika Mario berusaha menentukan keputusan hatinya, Bluebell mengetahui tentang status hubungan asmara Mario. Patah hati, Bluebell memilih untuk menjauh dan berusaha untuk melupakan pemuda itu. Continue reading Review: Bluebell (2018)

Advertisements

Review: Merry Go Round: Berputar atau Keluar (2013)

merry-go-round-header

Meskipun menggunakan nama salah satu wahana permainan popular sebagai judul filmnya, namun sama sekali tidak ada hal yang menyenangkan dari jalan cerita film yang diarahkan oleh Nanang Istiabudi (Bidadari Jakarta, 2010) ini. Sebagaimana Detik Terakhir (2005) yang juga pernah diarahkan oleh Nanang, Merry Go Round: Berputar Atau Keluar mencoba untuk mengeksplorasi kisah hidup mereka yang menjadi korban dari penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif. Bedanya, jika Detik Terakhir – dan kebanyakan film Indonesia bertema sama lainnya, lebih banyak menghabiskan durasi penceritaannya untuk menuturkan bagaimana pengaruh buruk NAPZA pada kehidupan sang pengguna, maka Merry Go Round: Berputar Atau Keluar mencoba untuk memaparkan mengenai bagaimana pengguna NAPZA juga secara perlahan mulai mempengaruhi kehidupan orang-orang yang berada di dekatnya dan bahkan turut menjebak mereka untuk turut larut dalam lingkaran penderitaan yang ia alami.

Continue reading Review: Merry Go Round: Berputar atau Keluar (2013)