Tag Archives: Hifdzi Khoir

Review: Target (2018)

Diarahkan oleh Raditya Dika (Hangout, 2016) berdasarkan naskah cerita yang ditulisnya sendiri, Target berkisah mengenai sembilan orang selebritis Indonesia – Dika, Cinta Laura Kiehl, Hifdzi Khoir, Abdur Arsyad, Samuel Rizal, Willy Dozan, Ria Ricis, Anggika Bolsterli, dan Romy Rafael – yang diundang seorang produser untuk membintangi film terbaru garapannya yang berjudul Target. Proses pengambilan gambar tersebut dilakukan di sebuah gedung kosong dan baru akan dimulai ketika kesembilan selebritis tersebut telah datang ke lokasi. Tidak disangka, ketika kesembilan orang tersebut telah berkumpul dan bersiap untuk menjalani proses shooting, sebuah rekaman video kemudian berputar yang lantas mengungkapkan bahwa mereka telah terperangkap di dalam gedung tersebut dan hanya dapat keluar jika mereka mengikuti deretan permainan mematikan yang telah disiapkan oleh seseorang yang menyebut dirinya sebagai Game Master. Mau tidak mau, demi menyelamatkan jiwa masing-masing, kesembilan orang tersebut harus berusaha bertahan hidup dalam permainan mematikan yang akan berjalan selama 24 jam. Continue reading Review: Target (2018)

Advertisements

Review: Cek Toko Sebelah (2016)

Ernest Prakasa memang bukanlah komika pertama yang mencoba peruntungannya dalam menggali dan mengembangkan bakat mereka dalam mengarahkan sebuah film layar lebar ketika ia merilis Ngenest di tahun 2015 lalu. Namun, berbeda dengan film-film yang diarahkan rekan-rekan sepantarannya yang memiliki warna penceritaan yang lebih menyasar pada penonton muda dan remaja, Prakasa menggarap Ngenest sebagai sebuah drama komedi yang bertutur secara lebih dewasa. Film yang jalan ceritanya diadaptasi dari tiga buku yang juga ditulis oleh Prakasa tersebut kemudian berhasil meraih kesuksesan, baik mendapatkan tanggapan positif dari banyak kritikus sekaligus mampu menarik sejumlah besar penonton film Indonesia. Tak pelak lagi, kesuksesan Ngenest berhasil mendorong nama Prakasa menjadi salah satu sutradara muda baru dengan karya mendatangnya yang layak untuk dinantikan. Continue reading Review: Cek Toko Sebelah (2016)