Tag Archives: Hattie Morahan

Review: Enola Holmes (2020)

Setelah berkarir selama lebih dari dua dekade di dunia pertelevisian – termasuk menjadi sutradara bagi sejumlah episode di beberapa serial televisi paling popular selama beberapa tahun terakhir seperti Fleabag (2016), Killing Eve (2018), dan Ramy (2019) – sutradara asal Inggris, Harry Bradbeer, melakukan debut pengarahan film layar lebarnya melalui Enola Holmes. Diadaptasi dari seri buku The Enola Holmes Mysteries garapan penulis asal Amerika Serikat, Nancy Springer, karakter Enola Holmes merupakan karakter sempalan dari rangkaian novel misteri Sherlock Holmes yang ditulis oleh Arthur Conan Doyle. Enola Holmes, sayangnya, bukanlah bagian dari seri film Sherlock Holmes (2009 – 2011) arahan Guy Ritchie serta dibintangi duo Robert Downey, Jr. dan Jude Law yang kelanjutan kisahnya telah cukup banyak dinanti tersebut. Meskipun begitu, garapan Bradbeer terhadap Enola Holmes mampu memberikan ruang pengisahan petualangan misteri a la kisah-kisah Sherlock Holmes yang tidak hanya menarik namun juga berhasil memberikan jangkauan kisah yang baru dan segar bagi cerita Sherlock Holmes yang melandasinya. Continue reading Review: Enola Holmes (2020)

Review: Beauty and the Beast (2017)

Film animasi produksi Walt Disney Pictures, Beauty and the Beast (Gary Trousdale, Kirk Wise, 1991), jelas merupakan salah satu film animasi terpopular sepanjang masa. Dengan jalinan cerita serta karakter-karakter yang kuat plus deretan lagu-lagu garapan Alan Menken dan Howard Ashman yang begitu memikat, film yang juga berhasil mencatatkan sejarah sebagai film animasi pertama yang mendapatkan nominasi Best Picture di ajang Academy Awards – bahkan disaat nominasi Best Picture hanya dapat diisi oleh lima film(!) – tersebut mampu menjadi film favorit banyak penikmat film dunia hingga saat ini. Dengan status tersebut, tidak mengherankan bila kemudian keputusan Walt Disney Pictures untuk memproduksi ulangbuat Beauty and the Beast dalam versi live action – seperti yang telah mereka lakukan sebelumnya lewat Alice in Wonderland (Tim Burton, 2010), Maleficent (Robert Stromberg, 2014), Cinderella (Kenneth Brannagh, 2015) dan The Jungle Book (Jon Favreau, 2016) – menerima cukup banyak kritikan tajam dari beberapa pihak. Namun, Walt Disney Pictures juga tidak akan begitu saja merusak salah satu karya terbaik mereka. Kembali bekerjasama dengan Menken untuk mengkomposisi deretan musik yang mengiringi perjalanan cinta antara Si Cantik dan Si Buruk Rupa serta menempatkan Bill Condon (Dreamgirls, 2006) untuk duduk di kursi penyutradaraan, Walt Disney Pictures jelas berusaha keras agar filmnya mampu memiliki daya tarik yang sama kuat dengan film pendahulunya. Berhasil? Continue reading Review: Beauty and the Beast (2017)