Tag Archives: Grey Griffin

Review: Onward (2020)

Merupakan film animasi ke-22 yang diproduksi oleh Pixar Animation Studios dan menjadi film dengan alur pengisahan orisinal pertama yang dirilis oleh rumah produksi milik The Walt Disney Studios tersebut semenjak Coco (Lee Unkrich, 2017), Onward bercerita mengenai sebuah dunia fantastis dimana magis pernah menjadi elemen krusial dalam kehidupan dan makhluk-makhluk mitologis menjalani keseharian mereka layaknya umat manusia di dunia nyata. Dalam dunia tersebut, dua kakak beradik, Barley (Chris Pratt) dan Ian Lightfoot (Tom Holland), baru saja mengetahui bahwa mereka dapat menghabiskan waktu selama sehari bersama dengan ayah mereka yang telah meninggal dunia dengan bantuan sebuah tongkat sihir, batu permata, dan mantra yang sang ayah berikan kepada ibu mereka, Laurel Lightfoot (Julia Louis-Dreyfus). Sebuah kesempatan yang jelas tidak akan dilewatkan oleh keduanya – khususnya Ian Lightfoot yang seumur hidup belum pernah bertemu dengan ayahnya. Namun, karena belum pernah sama sekali terlibat dalam hal-hal magis, Barley dan Ian Lightfoot gagal untuk memunculkan sosok sang ayah. Tidak mau menyerah, keduanya kemudian memulai perjalanan untuk menemukan sebuah batu permata lain yang dapat membantu kelancaran pembacaan mantra yang dapat membawa ayah mereka untuk hidup sehari lagi. Continue reading Review: Onward (2020)

Review: Bumblebee (2018)

Mendapatkan gelar sebagai “film terbaik” dalam seri film Transformers mungkin bukanlah tugas yang cukup berat. Semenjak perilisan live-action perdananya pada tahun 2007 – lewat film arahan Michael Bay yang berhasil mengenalkan serta mempopulerkan nama Shia LaBeouf dan Megan Fox ke seantero dunia, seri film Transformers secara konsisten terus berhasil meraup kesuksesan komersial dalam setiap perilisannya walaupun, di saat yang bersamaan, juga secara konsisten tidak pernah mendapatkan dukungan dari para kritikus film dunia. All good things come to an end, unfortunately. Seri terakhirnya menjadi pembuktian betapa para penikmat film telah merasa jenuh dengan kualitas penceritaan seri Transformers yang cenderung monoton ketika Transformers: The Last Knight (2017) menjadi seri yang mendapatkan ulasan paling buruk sekaligus raihan pendapatan paling kecil jika dibandingkan dengan empat film Transformers yang telah dirilis sebelumnya. “Peringatan” tersebut ditanggapi serius oleh Bay dan barisan produser seri film ini. Hasilnya, penyegaran kemudian dilakukan dengan cara menghasilkan sebuah film sempalan yang tidak melibatkan Bay sebagai sutradara, jalan cerita yang lebih berfokus pada salah satu karakter Transformers, dan dengan pendekatan cerita yang juga menjauh dari tatanan a la film aksi yang penuh ledakan seperti yang selama ini dilakukan oleh Bay. And, surprise, surprise, it works! Continue reading Review: Bumblebee (2018)