Tag Archives: Greg Grunberg

Review: Star Wars: The Rise of Skywalker (2019)

Rasanya cukup sukar untuk tidak menyinggung “kericuhan” yang disebabkan oleh Star Wars: The Last Jedi (Rian Johnson, 2017) sebelum membicarakan Star Wars: The Rise of Skywalker. Meskipun mendapatkan ulasan yang sangat positif dari banyak kritikus film, pilihan Johnson untuk menghadirkan linimasa pengisahan film dengan warna plot, karakter, konflik, dan humor yang sedikit berbeda serta lebih progresif jika dibandingkan dengan film-film dalam seri Star Wars lainnya membuat Star Wars: The Last Jedi ditanggapi cukup dingin oleh banyak penggemar berat seri film yang kini telah berusia lebih dari 40 tahun tersebut. Ketidaksukaan para penggemar setia Star Wars terhadap film garapan Johnson tersebut – yang ditandai dengan membanjirnya penilaian dan komentar negatif tentang Star Wars: The Last Jedi di berbagai situs internet – terasa begitu kental sehingga beberapa kali mendapatkan tanggapan langsung baik dari aktor, produser, bahkan Johnson sebagai sang sutradara film. Ketidakmampuan Johnson untuk memuaskan para penggemar berat Star Wars itu pula yang dikabarkan menjadi penyebab mengapa Johnson tidak kembali dilibatkan oleh Walt Disney Studios ketika Colin Trevorrow – yang awalnya didapuk untuk mengarahkan Star Wars: The Rise of Skywalker – kemudian memilih untuk meninggalkan proyek film tersebut. Continue reading Review: Star Wars: The Rise of Skywalker (2019)

Review: A Star is Born (2018)

Setelah Janet Gaynor dan Fredric March (A Star is Born, 1937), Judy Garland dan James Mason (A Star is Born, 1954), serta Barbra Streisand dan Kris Kristofferson (A Star is Born, 1976), Hollywood kembali menghadirkan pengisahan terbaru dari A Star is Born – yang pada awalnya juga merupakan adaptasi lepas dari film What Price Hollywood? (George Cukor, 1932) – dengan Lady Gaga dan Bradley Cooper yang kali ini memerankan dua karakter utamanya. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Cooper bersama dengan Eric Roth (Extremely Loud & Incredibly Close, 2011) dan Will Fetters (The Best of Me, 2014) dengan mengambil elemen-elemen pengisahan dari film-film A Star is Born sebelumnya, film yang juga menandai kali pertama Cooper untuk duduk di kursi penyutradaraan ini masih menuturkan kisah yang sama familiar: dua sosok karakter dengan kompleksitas problematika hidup masing-masing yang kemudian bertemu, jatuh cinta, dan akhirnya saling mengubah alur kehidupan satu sama lain. It’s a tale as old as time. Jadi apa hal menarik yang dapat diberikan Cooper dalam A Star is Born miliknya? Continue reading Review: A Star is Born (2018)