Tag Archives: Golshifteh Farahani

Review: The Upside (2019)

Masih ingat dengan film drama komedi asal Perancis yang berjudul Intouchables? Ketika dirilis pada tahun 2011, film arahan Olivier Nakache dan Éric Toledano tersebut mampu meraih kesuksesan komersial besar di negara asalnya – dengan biaya produksi yang “hanya” mencapai US$10.8 juta, Intouchables lantas mampu mengumpulkan pendapatan sebesar US$412.9 juta di sepanjang masa perilisannya di Perancis. Tidak hanya sukses secara komersial, Intouchables juga mendapatkan pujian luas dari banyak kritikus film, mendapatkan delapan nominasi dari ajang The 37th Annual César Awards – dan memenangkan kategori Best Actor untuk Omar Sy, serta akhirnya dipilih Perancis untuk berkompetisi di kategori Best Foreign Language Film pada The 85th Annual Academy Awards – walau kemudian gagal untuk mendapatkan nominasi. Kesuksesan Intouchables bahkan mampu merambah negara-negara di luar Perancis, seperti Jerman, Korea Selatan, Jepang, Italia, bahkan Amerika Serikat. Tidak mengherankan, beberapa sineas luar negeri lantas merasa tertarik untuk mengadaptasi jalan cerita Intouchables. Sutradara asal India, Vamsi Paidipally, mengarahkan adaptasi berbahasa Telugu dan Tamil dengan judul Oopiri dan merilisnya pada tahun 2016. Di tahun yang sama, sineas asal Argentina, Marcos Carnevale, juga merilis adaptasi Intouchables-nya yang berjudul Inseparables. Continue reading Review: The Upside (2019)

Review: Pirates of the Caribbean: Salazar’s Revenge (2017)

Enam tahun setelah perilisan Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides arahan Rob Marshall – yang meskipun meraih reaksi negatif dari banyak kritikus film namun tetap mampu mendapatkan kesuksesan komersial dengan menjadi film kedelapan dalam sejarah yang berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar lebih dari US$1 milyar dari perilisannya di seluruh dunia – Walt Disney Pictures kembali menghadirkan petualangan terbaru dari Captain Jack Sparrow lewat Pirates of the Caribbean: Salazar’s Revenge. Dengan kursi penyutradaraan yang kini ditempati oleh duo Joachim Rønning dan Espen Sandberg (Kon-Tiki, 2012), Pirates of the Caribbean: Salazar’s Revenge secara mengejutkan mampu tampil begitu menyenangkan. Memang belum mampu melampaui dua seri pertama Pirates of the Caribbean namun jelas jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Pirates of the Caribbean: At World’s End (Gore Verbinski, 2007) atau Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides yang menjemukan sekaligus meluluhlantakkan reputasi seri film ini. Continue reading Review: Pirates of the Caribbean: Salazar’s Revenge (2017)