Tag Archives: Gabriel Rush

Review: Scary Stories to Tell in the Dark (2019)

Dirilis perdana pada tahun 1981, Scary Stories to Tell in the Dark adalah judul dari buku cerita anak-anak yang ditulis oleh penulis asal Amerika Serikat, Alvin Schwartz, yang berisi kumpulan kisah pendek bernuansa horor yang kental dipengaruhi oleh dongeng maupun mitos yang telah familiar bagi masyarakat Amerika Serikat. Kesuksesan Scary Stories to Tell in the Dark lantas menginspirasi Schwartz untuk merilis dua sekuel lanjutan untuk bukunya, More Scary Stories to Tell in the Dark yang dirilis pada tahun 1984 dan Scary Stories 3: More Tales to Chill Your Bones yang dirilis pada tahun 1991, sekaligus menggoda Guillermo del Toro (The Shape of Water, 2017) untuk membawa dan menghidupkan kumpulan kisah horor tersebut menjadi sebuah presentasi film layar lebar. Bekerjasama dengan dua penulis naskah Dan Hageman dan Kevin Hageman – yang sebelumnya juga menuliskan naskah bagi serial animasi garapannya, Trollhunters: Tales of Arcadia (2016 – 2018) – del Toro lantas menyeleksi sejumlah cerita pendek dari seri buku Scary Stories to Tell in the Dark dan kemudian menyatukannya menjadi sebuah kisah petualangan horor bagi para karakternya. Apakah del Toro akan berhasil menterjemahkan kengerian Scary Stories to Tell in the Dark pada bentuk media pengisahannya yang baru? Continue reading Review: Scary Stories to Tell in the Dark (2019)

Review: Moonrise Kingdom (2012)

moonrise-kingdom-header

Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Wes Anderson bersama Roman Coppola – yang sebelumnya pernah bekerjasama dalam menuliskan naskah cerita The Darjeeling Limited (2007), Moonrise Kingdom bercerita mengenai perjalanan cinta pertama yang dialami oleh dua karakter utama cerita film dan bagaimana kisah cinta tersebut kemudian mempengaruhi orang-orang yang berada di sekitar mereka. Seperti halnya film-film yang pernah dibuat oleh Anderson sebelumnya, Moonrise Kingdom juga diceritakan lewat nada penceritaan black comedy yang kental melalui perantaraan deretan dialog bernuansa quirky serta karakter-karakter yang dipenuhi dengan rasa sensitivitas yang tinggi – sebuah formula khas yang selalu diterapkan oleh Anderson, namun kembali terbukti dapat tetap memberikan daya tarik yang kuat bagi penonton filmnya.

Continue reading Review: Moonrise Kingdom (2012)