Tag Archives: Fiona Shaw

Review: The Tree of Life (2011)

Jika ada satu hal yang dapat dibuktikan oleh film-film seorang Terrence Malick seperti Days of Heaven (1978), The Thin Red Line (1998) dan The New World (2005) – selain fakta bahwa film ‘berkelas tinggi’ tidak datang dalam jangka waktu yang singkat – adalah para penonton tidak akan pernah dapat mengharapkan Malick bercerita secara lugas dalam setiap film-filmnya. Film-film Malick mampu untuk menggerakkan imajinasi dan emosi setiap penontonnya, namun tidak dengan deretan dialog maupun adegan yang terjadi antara setiap karakter di dalan jalan cerita film tersebut. Jalan pemikiran Malick terlalu ‘cerdas’ untuk dapat dibaca dengan mudah. Malick lebih memilih untuk bereksperimen lewat deretan gambar-gambar yang ia hadirkan untuk bercerita kemudian menghasilkan ribuan interpretasi tersendiri bagi para penontonnya.

Continue reading Review: The Tree of Life (2011)

Review: Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1 (2010)

Sejujurnya, ide untuk membagi bagian akhir dari adaptasi dari kisah petualangan Harry Potter, Harry Potter and the Deathly Hallows, menjadi dua bagian adalah murni alasan komersial belaka daripada untuk menangkap seluruh esensi cerita dari novelnya. Hal ini, sayangnya, sangat terbukti dengan apa yang diberikan oleh sutradara David Yates lewat Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1. Filmnya sendiri berjalan cukup baik, namun dengan durasi sepanjang 146 menit, Yates terlalu banyak mengisi bagian pertama kisah ini dengan berbagai detil yang sebenarnya tidak diperlukan di dalam cerita, yang membuat …The Deathly Hallows – Part 1 terasa sebagai sebuah film dengan kisah yang sebenarnya singkat namun diulur sedemikian panjang untuk memenuhi kuota waktu penayangan.

Continue reading Review: Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 1 (2010)

Review: Dorian Gray (2009)

Walau hanya memiliki satu karya novel yang pernah diterbitkan ke publik umum, namun karya Oscar Wilde, The Picture of Dorian Gray, mungkin merupakan salah satu karya yang cukup banyak berpengaruh di dunia sastra. Diterbitkan pertama kali pada tahun 1890, The Picture of Dorian Gray telah banyak diadaptasi ke berbagai bentuk media seperti teater, seni tari hingga film. Tahun lalu, sutradara Inggris, Oliver Parker, juga mengadaptasi kisah tersebut ke dalam sebuah bentuk film yang dibintangi oleh Ben Barnes dan diberi judul Dorian Gray.

Continue reading Review: Dorian Gray (2009)