Tag Archives: Finn Wolfhard

Review: The Turning (2020)

The Turning bukanlah film pertama yang alur ceritanya diadaptasi dari novela karangan Henry James, The Turn of the Screw (1898). Tercatat, industri film dunia telah berulangkali memberikan interpretasi mereka atas kisah horor tersebut, termasuk The Innocents (Jack Clayton, 1961) yang kini dianggap sebagai salah satu film horor terbaik sepanjang masa serta prekuelnya yang berjudul The Nightcomers (Michael Winner, 1971) yang dibintangi oleh aktor Marlon Brando. The Turning sendiri merupakan usaha dari Steven Spielberg, yang menjadi salah satu produser eksekutif bagi film ini, untuk menceritakan ulang The Turn of the Screw dengan menempatkan Juan Carlos Fresnadillo (28 Weeks Later, 2007) sebagai sutradara bagi proyek film yang mulai dikembangkan dengan judul Haunted semenjak tahun 2016 ini. Perbedaan visi antara Spielberg dengan Fresnadillo lantas menghentikan pengembangan Haunted, membuat Spielberg kemudian menempatkan Floria Sigismondi (The Runaways, 2010) untuk menggantikan posisi Fresnadillo sebagai sutradara, serta sekaligus mengganti judul film menjadi The Turning. Continue reading Review: The Turning (2020)

Review: It Chapter Two (2019)

Dengan linimasa cerita yang berlatar belakang waktu pengisahan pada 27 tahun sejak berbagai teror yang dikisahkan dalam It (Andy Muschietti, 2017), penuturan kisah It Chapter Two dimulai ketika Bill Denbrough (James McAvoy), Ben Hanscom (Jay Ryan), Beverly Marsh (Jessica Chastain), Richie Tozier (Bill Hader), Stanley Uris (Andy Bean), dan Eddie Kaspbrak (James Ransone) mendapatkan telepon dari Mike Hanlon (Isaiah Mustafa) yang memperingatkan bahwa teror Pennywise the Dancing Clown (Bill Skarsgård) telah kembali di kota Derry yang sekali lagi ditandai dengan menghilangnya banyak anak-anak di kota tersebut secara misterius. Sesuai dengan janji yang dahulu telah mereka buat, ketujuh anggota Losers’ Club tersebut kemudian berkumpul kembali untuk kemudian saling memutar otak dan menemukan cara yang ampuh untuk melenyapkan teror serta keberadaan Pennywise the Dancing Clown untuk selamanya. Continue reading Review: It Chapter Two (2019)

Review: It (2017)

Another week, another Stephen King’s adaptation. Wellnot really. Namun tahun 2017 jelas merupakan salah satu tahun yang menyenangkan bagi para penikmat tulisan-tulisan King. Tidak kurang dari enam karya penulis asal Amerika Serikat tersebut mendapatkan kesempatan untuk diadaptasi menjadi serial dan film di sepanjang tahun ini: David E. Kelley (Big Little Lies, 2017) mengadaptasi Mr. Mercedes menjadi sebuah serial televisi yang tayang di saluran Audience, Netflix memproduksi The Mist sebagai serial serta Gerald’s Game dan 1922 dalam bentuk film yang tayang di layanan streaming mereka sementara para penonton film bioskop mendapatkan kesempatan untuk menikmati adaptasi The Dark Tower dan It. Berbeda dengan The Dark Tower yang baru pertama kali diadaptasi ke media audio visual maka versi film dari It akan menjadi kali kedua bagi novel tersebut setelah sebelumnya sempat diangkat – dan begitu populer – sebagai sebuah miniseri pada tahun 1990. Continue reading Review: It (2017)