Tag Archives: Fede Alvarez

Review: The Girl in the Spider’s Web (2018)

Pernah membayangkan jika petualangan Lisbeth Salander hadir tanpa pengarahan David Fincher? Atau karakternya diperankan oleh aktris lain selain Rooney Mara? Atau perjalanan ceritanya tidak didampingi oleh iringan musik garapan Trent Reznor dan Atticus Ross? Well… tentu saja, tiga novel pertama seri Millennium buatan Stieg Larsson, The Girl with the Dragon Tattoo, The Girl who Played with Fire, dan The Girl who Kicked the Hornets’ Nest, telah difilmkan sebelum Fincher merilis The Girl with the Dragon Tattoo versinya pada tahun 2011 dengan Noomi Rapace berperan sebagai sang gadis bertato naga. The Girl in the Spider’s Web arahan Fede Álvarez (Evil Dead, 2013) sendiri jelas berada pada tingkatan dan atmosfer pengisahan yang berbeda jika dibandingkan dengan film arahan Fincher maupun tiga film adaptasi seri Millennium pertama yang dibintangi Rapace. Mirip dengan film-film pendahulunya, Álvarez masih mempertahankan atmosfer kelam dan dingin pada penceritaan The Girl in the Spider’s Web. Namun, daripada menghadirkan pengisahan dan karakterisasi yang cenderung kompleks, Álvarez membungkus The Girl in the Spider’s Web menjadi sebuah sajian crime thriller yang cukup apik. And that’s not a bad thing, really. Continue reading Review: The Girl in the Spider’s Web (2018)

Advertisements

Review: Evil Dead (2013)

evil-dead-header

The Most Terrifying Film You Will Ever Experience? Hardly. Dan merilis versi terbaru dari The Evil Dead (1981) setelah kecerdasan The Cabin in the Woods (2011) bahkan semakin membuat tagline tersebut terkesan terlalu berlebihan. Sejujurnya, The Evil Dead yang berhasil memperkenalkan nama Sam Raimi ke kalangan penikmat film – khususnya para penggemar film-film horor – di berbagai penjuru dunia tersebut bukanlah sebuah film horor yang begitu menakutkan. Raimi mampu menggarap The Evil Dead dengan baik, memadukan unsur horor dengan komedi yang kental sekaligus mendefinisikan kembali arti kehadiran tumpahan darah pada sebuah film horor mainstream Hollywood di kala itu. Namun mengerikan? Not really. Lalu apa yang ingin dicapai Raimi dengan memberikan kesempatan pada sutradara asal Uruguay, Fede Alvarez, untuk me-remake salah satu filmnya yang paling fenomenal tersebut?

Continue reading Review: Evil Dead (2013)