Tag Archives: Ethan Hawke

Review: Valerian and the City of a Thousand Planets (2017)

Berlatar belakang pada abad ke-28 di sebuah stasiun luar angkasa bernama Alpha dimana jutaan makhluk hidup dari berbagai planet hidup saling berdampingan, Valerian and the City of a Thousand Planets berkisah mengenai pasangan agen khusus dari satuan kepolisian manusia, Major Valerian (Dane DeHaan) dan Sergeant Laureline (Cara Delevingne), yang mendapat tugas untuk melindungi atasan mereka, Commander Arün Filitt (Clive Owen). Sial, dalam masa penjagaan tersebut, Commander Arün Filitt kemudian diculik oleh sekelompok makhluk yang identitas dan jejaknya sama sekali tidak diketahui oleh satuan kepolisian. Sergeant Laureline bahkan kemudian kehilangan jejak Major Valerian setelah pesawatnya mengalami kerusakan ketika berusaha mengejar kelompok penculik. Kini, Sergeant Laureline harus mencari cara untuk dapat menemukan kembali dan menyelamatkan Major Valerian dan Commander Arün Filitt sekaligus mencari tahu mengenai siapa sebenarnya kelompok penculik tersebut. Continue reading Review: Valerian and the City of a Thousand Planets (2017)

Advertisements

Review: Good Kill (2015)

good-kill-posterSetelah membintangi debut penyutradaraan Andrew Niccol, Gattaca (1997), Ethan Hawke kembali berada di bawah pengarahan sutradara asal Selandia Baru tersebut untuk film teranyarnya, Good Kill. Berbeda dengan Gattaca maupun beberapa film Niccol lain seperti S1m0ne (2002), In Time (2011) maupun The Host (2013), film yang naskah ceritanya juga ditulis oleh Niccol ini bukanlah sebuah film fiksi ilmiah yang menempatkan latar belakang kisah, karakter maupun desain produksi yang terlihat futuristik. Niccol justru menghadirkan sebagai sebuah kisah yang menyentuh isu politik perang Amerika Serikat yang memang semakin mamanas semenjak terjadinya tragedi 9/11 di negara itu sekaligus efek yang disebabkannya pada orang-orang yang terlibat langsung di dalam peperangan tersebut. Bayangkan American Sniper (2014)… namun dengan nada penceritaan yang lebih suram dan jauh dari kesan dramatis.

Good Kill berkisah mengenai seorang pilot bernama Major Thomas Egan (Hawke) yang kini ditugaskan oleh Angkatan Udara milik Amerika Serikat untuk mengontrol pesawat tanpa awak milik mereka yang digunakan untuk membunuh para tersangka pelaku kegiatan terorisme di beberapa negara asing yang dianggap dapat mempengaruhi atau mengancam stabilitas keamanan negara adikuasa itu. Major Thomas Egan sendiri merasa tugasnya cenderung membosankan dan ingin agar dirinya ditempatkan kembali langsung di medan peperangan. Ia juga mulai mempertanyakan etika pekerjaannya ketika banyak pihak sipil yang turut menjadi korban akibat tugas yang ia laksanakan. Secara perlahan, tekanan-tekanan tersebut mulai mempengaruhi kehidupan personal Major Thomas Egan, termasuk kehidupan pernikahan yang ia jalin dengan istrinya, Molly (January Jones).

Niccol benar-benar tertarik pada ide mengenai pemberontakan pada aturan yang telah diterapkan oleh pihak-pihak berkuasa. Layaknya film-film yang diarahkan Niccol sebelumnya, Good Kill juga menawarkan tema penceritaan yang sama – karakter utama dalam film ini mengalami kesulitan untuk menerima aturan yang diterapkan padanya yang kemudian mempengaruhi kepribadiannya sebelum akhirnya melakukan sebuah pembelotan atas aturan tersebut. Niccol sepertinya ingin menyuarakan kampanye anti-perangnya terhadap Amerika Serikat secara eksplisit melalui film ini. Dan harus diakui, Niccol mampu melakukannya dengan baik. Good Kill akan mampu menenggelamkan penontonnya pada kelamnya jalan penceritaan sekaligus membuat mereka sekali lagi ditampar oleh realita kejamnya politik peperangan di dunia yang berjalan layaknya sebuah lingkaran setan.

Niccol sendiri menitikberatkan pengisahan Good Kill pada hubungan yang terjalin antara sang karakter utama dengan konflik yang tengah ia hadapi. Sebuah pembelajaran karakter. Karena itulah, meskipun film ini menawarkan kisah yang berkaitan dengan dunia peperangan, Good Kill sama sekali tidak menyajikan deretan adegan aksi maupun efek ledakan di sepanjang 104 menit presentasi ceritanya. Warna cerita yang cukup kelam dengan konflik dramatis yang cukup minim serta perlakuan atas alur cerita yang dieksekusi dalam gerak yang cukup lamban memang akan memberikan sedikit kesulitan bagi sebagian penonton untuk menikmati film ini. Namun, Good Kill memang membutuhkan ruang penceritaan yang luas tersebut untuk membiarkan deretan konflik dan karakternya berkembang sedemikian rupa untuk kemudian mengambil alih perhatian penontonnya.

Sebagai pemeran sang karakter utama yang kisahnya menjadi perhatian penuh bagi film ini, Ethan Hawke mampu menyajikan penampilan akting terbaiknya. Good Kill mungkin tidak menyediakan ruang seluas yang disediakan American Sniper bagi Bradley Cooper dalam menyajikan transisi sikap akan sesosok karakter dengan mental yang terpengaruh akan perang. Karakter yang diperankan Hawke seringkali terlihat berada dalam kemuraman dan kesunyian. Dengan penampilan yang prima, Hawke mampu menghidupkan emosi tersebut untuk dapat dirasakan oleh penonton. Penampilan jajaran pemeran pendukung yang diisi oleh nama-nama seperti January Jones, Zoë Kravitz hingga Bruce Greenwood juga memberikan dukungan yang solid atas penampilan Hawke. Sebuah kualitas yang mampu meningkatkan kualitas performa film ini secara keseluruhan. [B-]

Good Kill (2015)

Directed by Andrew Niccol Produced by Mark Amin, Nicolas Chartier, Zev Foreman Written by Andrew Niccol Starring Ethan Hawke, January Jones, Zoë Kravitz, Jake Abel, Bruce Greenwood, Peter Coyote, Dylan Kenin Music by Christophe Beck Cinematography Amir Mokri Editing by Zach Staenberg Studio Voltage Pictures/Sobini Films Running time 104 minutes Country United States Language English

The 87th Annual Academy Awards Nominations List

The nominations are in! Dan hasilnya… film arahan Alejandro González Iñárritu, ‘Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)’ dan film arahan Wes Anderson, ‘The Grand Budapest Hotel’, sama-sama memimpin daftar nominasi The 87th Annual Academy Awards dengan meraih sembilan nominasi. Keduanya akan bersaing dalam memperebutkan gelar Best Picture bersama dengan American Sniper, Boyhood, The Imitation Game, Selma, The Theory of Everything dan Whiplash. Raihan sembilan nominasi yang diraih Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) dan The Grand Budapest Hotel diikuti oleh The Imitation Game yang meraih delapan nominasi serta American Sniper dan Boyhood yang masing-masing meraih enam nominasi.

Academy of Motion Picture Arts and Sciences juga memberikan beberapa kejutan dalam daftar nominasinya dengan tidak menominasikan beberapa nama maupun judul yang selama ini telah menjadi favorit beberapa ajang penghargaan seperti Gone Girl yang hanya meraih nominasi Best Actress in a Leading Role untuk Rosamund Pike, Selma yang meraih nominasi Best Picture namun ditinggalkan di kategori lain kecuali Best Original Song, Jake Gyllenhaal yang gagal meraih nominasi untuk penampilannya yang begitu kuat dalam Nightcrawler serta The LEGO Movie yang gagal meraih nominasi Best Animated Feature. Meskipun begitu, Academy of Motion Picture Arts and Sciences juga memberikan kejutan manis dengan memberikan nominasi pada Marion Cotillard (Best Actress in a Leading Role, Two Days, One Night), Laure Dern (Best Actress in a Supporting Role, Wild), Bennett Miller (Best Director, Foxcatcher) serta Bradley Cooper yang sepertinya kini telah menjadi aktor favorit Academy of Motion Picture Arts and Sciences dengan kembali memberikannya nominasi di kategori Best Actor in a Leading Role untuk film American Sniper.

As usual… untuk Anda para penggemar statistik… here you go:

  • Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) – 9 nominasi
  • The Grand Budapest Hotel – 9 nominasi
  • The imitation Game – 8 nominasi
  • American Sniper – 6 nominasi
  • Boyhood – 6 nominasi
  • Foxcatcher – 5 nominasi
  • Interstellar – 5 nominasi
  • The Theory of Everything – 5 nominasi
  • Whiplash – 5 nominasi
  • Mr. Turner – 4 nominasi
  • Into the Woods – 3 nominasi
  • Unbroken – 3 nominasi
  • Guardians of the Galaxy – 2 nominasi
  • Ida – 2 nominasi
  • Inherent Vice – 2 nominasi
  • Selma – 2 nominasi
  • Wild – 2 nominasi

Para pemenang The 87th Annual Academy Awards akan diumumkan pada tanggal 22 Februari 2015 mendatang.

Berikut daftar lengkap nominasi The 86th Annual Academy Awards:

Best Picture

  • American Sniper – Clint Eastwood, Robert Lorenz, Andrew Lazar, Bradley Cooper and Peter Morgan
  • Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) – Alejandro González Iñárritu, John Lesher and James W. Skotchdopole
  • Boyhood – Richard Linklater and Cathleen Sutherland
  • The Grand Budapest Hotel – Wes Anderson, Jeremy Dawson, Steven M. Rales and Scott Rudin
  • The Imitation Game – Nora Grossman, Ido Ostrowsky and Teddy Schwarzman
  • Selma – Dede Gardner, Jeremy Kleiner, Christian Colson and Oprah Winfrey
  • The Theory of Everything – Tim Bevan, Eric Fellner, Lisa Bruce and Anthony McCarten
  • Whiplash – Jason Blum, Helen Estabrook and David Lancaster

Best Director

  • Wes Anderson – The Grand Budapest Hotel
  • Alejandro González Iñárritu – Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)
  • Richard Linklater – Boyhood
  • Bennett Miller – Foxcatcher
  • Morten Tyldum – The Imitation Game

Best Actor

  • Steve Carell – Foxcatcher as John du Pont
  • Bradley Cooper – American Sniper as Chris Kyle
  • Benedict Cumberbatch – The Imitation Game as Alan Turing
  • Michael Keaton – Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) as Riggan Thomson
  • Eddie Redmayne – The Theory of Everything as Stephen Hawking

Best Actress

  • Marion Cotillard – Two Days, One Night as Sandra Bya
  • Felicity Jones – The Theory of Everything as Jane Wilde Hawking
  • Julianne Moore – Still Alice as Alice Howland
  • Rosamund Pike – Gone Girl as Amy Elliot-Dunne
  • Reese Witherspoon – Wild as Cheryl Strayed

Best Supporting Actor

  • Robert Duvall – The Judge as Joseph Palmer
  • Ethan Hawke – Boyhood as Mason Evans, Sr.
  • Edward Norton – Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) as Michael Shiner
  • Mark Ruffalo – Foxcatcher as Dave Schultz
  • J. K. Simmons – Whiplash as Terence Fletcher

Best Supporting Actress

  • Patricia Arquette – Boyhood as Olivia Evans
  • Laura Dern – Wild as Bobbi Grey
  • Keira Knightley – The Imitation Game as Joan Clarke
  • Emma Stone – Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) as Samantha Thomson
  • Meryl Streep – Into the Woods as The Witch

Best Adapted Screenplay

  • American Sniper – Jason Hall from American Sniper by Chris Kyle, Scott McEwen & Jim DeFelice
  • The Imitation Game – Graham Moore from Alan Turing: The Enigma by Andrew Hodges
  • Inherent Vice – Paul Thomas Anderson from Inherent Vice by Thomas Pynchon
  • The Theory of Everything – Anthony McCarten from Travelling to Infinity: My Life with Stephen by Jane Wilde Hawking
  • Whiplash – Damien Chazelle from his short film of the same name

Best Original Screenplay

  • Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) – Alejandro González Iñárritu, Nicolás Giacobone, Alexander Dinelaris, Jr. & Armando Bo
  • Boyhood – Richard Linklater
  • Foxcatcher – E. Max Frye & Dan Futterman
  • The Grand Budapest Hotel – Wes Anderson & Hugo Guinness
  • Nightcrawler – Dan Gilroy

Best Animated Feature Film

  • Big Hero 6 – Don Hall, Chris Williams and Roy Conli
  • The Boxtrolls – Anthony Stacchi, Graham Annable and Travis Knight
  • How to Train Your Dragon 2 – Dean DeBlois and Bonnie Arnold
  • Song of the Sea – Tomm Moore and Paul Young
  • The Tale of the Princess Kaguya – Isao Takahata and Yoshiaki Nishimura

Best Foreign Language Film

  • Ida (Poland) in Polish  – Paweł Pawlikowski
  • Leviathan (Russia) in Russian – Andrey Zvyagintsev
  • Tangerines (Estonia) in Estonian – Zaza Urushadze
  • Timbuktu (Mauritania) in French  – Abderrahmane Sissako
  • Wild Tales (Argentina) in Spanish  – Damián Szifrón

Best Documentary – Feature

  • Citizenfour – Laura Poitras, Mathilde Bonnefoy and Dirk Wilutsky
  • Finding Vivian Maier – John Maloof and Charlie Siskel
  • Last Days in Vietnam – Rory Kennedy and Keven McAlester
  • The Salt of the Earth – Wim Wenders, Lélia Wanick Salgado, David Rosier, Julia de Abreu, Fakhrya Fakhry, Andrea Gambetta and Christine Ponelle
  • Virunga – Orlando von Einsiedel, Joanna Natasegara and Jon Drever

Best Documentary – Short Subject

  • Crisis Hotline: Veterans Press 1 – Ellen Goosenberg Kent and Dana Perry
  • Joanna – Aneta Kopacz
  • Our Curse – Tomasz Śliwiński and Maciej Ślesicki
  • The Reaper (La Parka) – Gabriel Serra Arguello
  • White Earth – J. Christian Jensen

Best Live Action Short Film

  • Aya – Oded Binnun and Mihal Brezis
  • Boogaloo and Graham – Aneta Kopacz
  • Butter Lamp (La Lampe Au Beurre De Yak) – Tomasz Śliwiński and Maciej Ślesicki
  • Parvaneh – Gabriel Serra Arguello
  • The Phone Cell – J. Christian Jensen

Best Animated Short Film

  • The Bigger Picture – Daisy Jacobs and Christopher Hees
  • The Dam Keeper – Robert Kondo and Dice Tsutsumi
  • Feast – Patrick Reed and Kristina Reed
  • Me and My Moulton – Torill Kove
  • A Single Life – Joris Oprins

Best Original Score

  • The Grand Budapest Hotel – Alexandre Desplat
  • The Imitation Game – Alexandre Desplat
  • Interstellar – Hans Zimmer
  • Mr. Turner – Gary Yershon
  • The Theory of Everything – Jóhann Jóhannsson

Best Original Song

  • “Everything Is Awesome” from The Lego Movie – Shawn Patterson
  • “Glory” from Selma – John Stephens and Lonnie Lynn
  • “Grateful” from Beyond the Lights – Diane Warren
  • “I’m Not Gonna Miss You” from Glen Campbell: I’ll Be Me – Glen Campbell and Julian Raymond
  • “Lost Stars” from Begin Again – Gregg Alexander and Danielle Brisebois

Best Film Editing

  • American Sniper – Joel Cox and Gary D. Roach
  • Boyhood – Sandra Adair
  • The Grand Budapest Hotel – Barney Pilling
  • The Imitation Game – William Goldenberg
  • Whiplash – Tom Cross

Best Cinematography

  • Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) – Emmanuel Lubezki
  • The Grand Budapest Hotel – Robert Yeoman
  • Ida – Łukasz Żal & Ryszard Lenczewski
  • Mr. Turner – Dick Pope
  • Unbroken – Roger Deakins

Best Sound Mixing

  • American Sniper – John Reitz, Gregg Rudloff and Walt Martin
  • Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) – Jon Taylor, Frank A. Montaño and Thomas Varga
  • Interstellar – Gary A. Rizzo, Gregg Landaker and Mark Weingarten
  • Unbroken – Jon Taylor, Frank A. Montaño and David Lee
  • Whiplash – Craig Mann, Ben Wilkins and Thomas Curley

Best Sound Editing

  • American Sniper – Alan Robert Murray and Bub Asman
  • Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) – Martin Hernández and Aaron Glascock
  • The Hobbit: The Battle of the Five Armies – Brent Burge and Jason Canovas
  • Interstellar – Richard King
  • Unbroken – Becky Sullivan and Andrew DeCristofaro

Best Visual Effects

  • Captain America: The Winter Soldier – Dan DeLeeuw, Russell Earl, Bryan Grill and Dan Sudick
  • Dawn of the Planet of the Apes – Joe Letteri, Dan Lemmon, Daniel Barrett and Erik Winquist
  • Guardians of the Galaxy – Stephane Ceretti, Nicolas Aithadi, Jonathan Fawkner and Paul Corbould
  • Interstellar – Paul Franklin, Andrew Lockley, Ian Hunter and Scott Fisher
  • X-Men: Days of Future Past – Richard Stammers, Lou Pecora, Tim Crosbie and Cameron Waldbauer

Best Costume Design

  • The Grand Budapest Hotel – Milena Canonero
  • Inherent Vice – Mark Bridges
  • Into the Woods – Colleen Atwood
  • Maleficent – Anna B. Sheppard and Jane Clive
  • Mr. Turner – Jacqueline Durran

Best Production Design

  • The Grand Budapest Hotel – Adam Stockhausen (Production Design); Anna Pinnock (Set Decoration)
  • The Imitation Game – Maria Djurkovic (Production Design); Tatiana Macdonald (Set Decoration)
  • Interstellar – Nathan Crowley (Production Design); Gary Fettis (Set Decoration)
  • Into the Woods – Dennis Gassner (Production Design); Anna Pinnock (Set Decoration)
  • Mr. Turner – Suzie Davies (Production Design); Charlotte Watts (Set Decoration)

Best Makeup & Hairstyling

  • Foxcatcher – Bill Corso and Dennis Liddiard
  • The Grand Budapest Hotel – Frances Hannon and Mark Coulier
  • Guardians of the Galaxy – Elizabeth Yianni-Georgiou and David White

Review: Sinister (2012)

sinister-header

Sinister mungkin memiliki premis yang telah dihadirkan ribuan kali oleh kebanyakan film horor buatan Hollywood lainnya: sebuah keluarga memasuki sebuah rumah baru dimana salah seorang anggota keluarga tersebut menemukan sebuah benda misterius di dalam rumah yang kemudian memberikan teror pada dirinya serta seluruh anggota keluarga tersebut. Klise. Namun terlepas dari premis yang terkesan terlalu biasa, sutradara Scott Derickson (The Exorcism of Emily Rose, 2005) bersama dengan penulis naskah C. Robert Cargill mampu merancang sebuah susunan naskah cerita yang berhasil menghadirkan dua elemen yang sering dilupakan oleh kebanyakan film horor modern: karakter-karakter yang layak untuk diperhatikan sekaligus kemampuan jalan cerita untuk benar-benar tampil menakuti para penontonnya.

Continue reading Review: Sinister (2012)

Review: Daybreakers (2010)

Semenjak kemunculan Twilight, vampir mungkin merupakan salah satu obyek yang paling banyak diminati oleh para produsen film Hollywood untuk dibuatkan kisahnya. Bukan apa-apa, franchise Twilight sendiri terbukti sangat berhasil dalam meraup jumlah raihan penonton dalam angka yang cukup besar, khususnya dari para kaum penonton wanita.

Continue reading Review: Daybreakers (2010)

Review: New York, I Love You (2009)

Dari produser film Paris, Je T’aime, New York,  I Love You adalah sebuah film yang mengumpulkan 11 film pendek karya 10 sutradara film dunia, dimana masing-masing segmen film berdurasi sepanjang 10 menit. Berbeda dengan Paris, Je T’aime, dimana setiap cerita tidak memiliki hubungan antar satu dengan yang lainnya, di film ini beberapa karakter di satu cerita terhubung dengan karakter yang berada di cerita lainnya.

Continue reading Review: New York, I Love You (2009)