Tag Archives: Emily Carey

Review: Tomb Raider (2018)

Walau pemilihan Angelina Jolie untuk memerankan karakter ikonik dari permainan video Tomb Raider, Lara Croft, menghasilkan begitu banyak keluhan dari barisan penggemar permainan video tersebut – yang menilai Jolie tidak memiliki karakteristik fisik yang sesuai untuk memerankan Lara Croft, namun penampilan Jolie yang begitu meyakinkan-lah yang kemudian menjadi satu-satunya energi kuat bagi pengisahan Lara Croft: Tomb Raider (Simon West, 2001). Dengan garapan cerita yang tidak begitu mengesankan – dan menambah panjang daftar adaptasi permainan video yang berkualitas buruk – Jolie menjadi faktor utama kesuksesan komersial film tersebut sekaligus menjadikan karakter Lara Croft menjadi begitu melekat pada dirinya. Sayang, sekuel Lara Croft: Tomb Raider, Lara Croft: Tomb Raider – The Cradle of Life (Jan de Bont, 2003), sekali lagi mendapatkan tanggapan negatif dari mayoritas kritikus film dunia dan, sialnya, kemudian gagal untuk meraih kesuksesan komersial yang setara dengan film pendahulunya. Harapan untuk menyaksikan Jolie kembali beraksi sebagai sosok Lara Croft secara perlahan menghilang dan tenggelam begitu saja. Continue reading Review: Tomb Raider (2018)

Advertisements

Review: Wonder Woman (2017)

Cukup mengherankan untuk melihat baik DC Films maupun Marvel Studios (atau rumah produksi Hollywood lainnya) membutuhkan waktu yang cukup lama untuk akhirnya menggarap sebuah film pahlawan super dengan sosok karakter wanita berada di barisan terdepan. Terlebih, film-film bertema pahlawan super tersebut saat ini sedang begitu digemari oleh banyak penikmat film sehingga mampu mendatangkan jutaan penonton – khususnya para penonton wanita. Marvel Studios sebenarnya memiliki kesempatan tersebut ketika mereka memperkenalkan karakter Black Widow yang diperankan Scarlett Johansson pada Iron Man 2 (Jon Favreau, 2010) dan The Avengers (Joss Whedon, 2012) yang akhirnya kemudian begitu mencuri perhatian. Entah karena masih kurang percaya diri atau merasa karakter Black Widow belum terlalu menjual, ide pembuatan film solo untuk Black Widow akhirnya terkubur dalam hingga saat ini. Johansson sendiri kemudian mampu membuktikan nilai jualnya ketika ia membintangi Lucy (Luc Besson, 2014), Under the Skin (Jonathan Glazer, 2014), dan Ghost in the Shell (Rupert Sanders, 2017) yang menempatkannya sebagai semacam sosok pahlawan super wanita sekaligus berhasil meraih kesuksesan secara komersial ketika masa perilisannya. Continue reading Review: Wonder Woman (2017)