Tag Archives: Eksanti

Review: Belok Kanan Barcelona (2018)

Diadaptasi dari novel berjudul Travelers’ Tale – Belok Kanan: Barcelona! yang ditulis oleh Adhitya Mulya, Alaya Setya, Iman Hidajat, dan Ninit Yunita – dengan Mulya bertugas untuk menggarap naskah cerita film ini, Belok Kanan Barcelona berkisah mengenai persahabatan antara Francis (Morgan Oey), Retno (Mikha Tambayong), Ucup (Deva Mahenra), dan Farah (Anggika Bolsterli) yang telah terjalin semenjak masa SMA. Meski kini mereka telah tinggal di empat negara berbeda dalam menjalani karir mereka, Francis, Retno, Ucup, dan Farah masih menjaga hubungan dan komunikasi mereka dengan baik. Suatu hari, ketika keempatnya sedang berkomunikasi melalui perantaraan video conference, Francis mengumumkan bahwa dirinya akan segera menikahi kekasihnya, Inez (Millane Fernandez), dan menggelar pesta pernikahan mereka di Barcelona, Spanyol. Sebuah pernyataan yang tidak hanya terkesan tiba-tiba bagi teman-teman Francis namun juga memicu munculnya kembali perasaan dan memori dari masa lampau yang kemudian menghantui hubungan persahabatan keempatnya. Continue reading Review: Belok Kanan Barcelona (2018)

Advertisements

Review: Mentari dari Kurau (2014)

Mentari dari Kurau (F1 Pictures, 2014)
Mentari dari Kurau (F1 Pictures, 2014)

Here we go again. Meskipun fakta menunjukkan bahwa film-film dengan tema penceritaan sejenis tidak lagi begitu menarik perhatian penonton film Indonesia, namun kehadiran film-film drama keluarga yang disajikan dengan alur penceritaan yang begitu melodramatis ternyata masih menjadi pilihan untuk diproduksi bagi beberapa pembuat film Indonesia. Mentari dari Kurau yang diarahkan oleh Revo S. Rurut – yang juga bertindak sebagai produser dan penulis naskah bagi film ini, juga merupakan sebuah film yang menggunakan premis sama yang telah semakin familiar (dan melelahkan) di industri film Indonesia: perjuangan seorang karakter yang terlepas dari berbagai kesulitan yang dihadapinya berusaha untuk meraih kualitas hidup yang lebih baik bagi dirinya serta orang yang paling dicintainya. Terdengar klise? Memang. Dan sayangnya, lagi-lagi, premis tersebut dieksekusi demikian lemah sehingga menghasilkan sebuah presentasi yang sangat jauh dari kesan sebagai sebuah sajian yang berkelas.

Continue reading Review: Mentari dari Kurau (2014)