Tag Archives: Dave Foley

Review: Second Act (2018)

Cukup menyenangkan untuk melihat Jennifer Lopez tampil dalam Second Act. Setelah membintangi What to Expect when You’re Expecting (Kirk Jones, 2012), Lopez seakan berusaha untuk melepas imej dirinya sebagai seorang bintang film-film drama komedi romantis yang dahulu sempat membantu membesarkan namanya di Hollywood. Langkah tersebut bukannya tidak berhasil. Beberapa film yang ia bintangi seperti film animasi Ice Age: Continental Drift (Steve Martino, Michael Thurmeier, 2012) dan Home (Tim Johnson, 2015), film drama aksi Parker (Taylor Hackford, 2015) dan Lila & Eve (Charles Stone III, 2015), serta thriller erotis The Boy Next Door (Rob Cohen, 2015) cukup mampu menarik perhatian penonton sekaligus memberikan sudut pandang baru terhadap karir akting Lopez. Namun, keberhasilan film-film tersebut jelas masih terasa minimalis jika dibandingkan dengan film-film drama komedi romantis sukses yang dibintangi Lopez seperti The Wedding Planner (Adam Shankman, 2001), Maid in Manhattan (Wayne Wang, 2002), atau Monster-in-Law (Robert Luketic, 2005). Para penggemar film-film drama komedi romantis yang dibintangi Lopez jelas akan berharap banyak pada Second Act. Continue reading Review: Second Act (2018)

Review: Monsters University (2013)

monsters-university-header

When it comes to Pixar Animation Studios, everyone comes with an unreasonable high expectation. Tidak salah. Semenjak memulai petualangan mereka dengan Toy Story (1995) dan kemudian menghadirkan film-film semacam Finding Nemo (2003), The Incredibles (2004), Ratatouille (2007), WALL·E (2008), Up (2009) hingga Toy Story 3 (2010) yang tidak hanya menjadi favorit banyak penonton namun juga mengubah cara pandang kebanyakan orang terhadap film animasi, Pixar Animation Studios telah menjadi artis standar tersendiri atas kualitas produksi sebuah film animasi. Tidak mengherankan jika ketika Pixar Animation Studios merilis film-film seperti Cars 2 (2011) dan bahkan Brave (2012) yang berkualitas menengah (baca: cukup menghibur namun jauh dari kesan istimewa), banyak penonton yang mulai meragukan konsistensi rumah produksi yang kini berada di bawah manajemen penuh Walt Disney Pictures tersebut dalam kembali menghadirkan film-film animasi yang berkelas. Not wrongbut quite silly.

Continue reading Review: Monsters University (2013)