Tag Archives: Daniel Bernhardt

Review: Red Notice (2021)

Dengan biaya produksi yang dilaporkan mencapai US$200 juta, film terbaru arahan sutradara Rawson Marshall Thurber yang kembali mempertemukannya dengan aktor Dwayne Johnson setelah Central Intelligence (2016) dan Skyscraper (2018), Red Notice, menjadi film blockbuster pertama sekaligus termahal yang dirilis oleh Netflix. Tidak begitu mengherankan. Selain Johnson, Red Notice juga menghadirkan penampilan akting dari Ryan Reynolds dan Gal Gadot – dua pemeran yang namanya jelas sedang berada di puncak popularitas saat ini. Tidak lupa, layaknya sebuah blockbuster yang mengedepankan adegan aksi, Red Notice juga dieksekusi sebagai sajian dengan tatanan audio dan visual berskala besar yang tentunya digunakan untuk semakin meningkatkan daya pikatnya kepada penonton. Namun, tentu saja, tanpa naskah cerita yang benar-benar mumpuni, paduan kehadiran barisan pemeran popular dengan tampilan presentasi yang berkelas tidak begitu saja dapat menyokong kualitas penceritaan sebuah film. Hal tersebut, sayangnya, terjadi pada film ini. Continue reading Review: Red Notice (2021)

Review: Nobody (2021)

Menit-menit awal penuturan Nobody akan menggambarkan sosok karakter utama yang diperankan oleh Bob Odenkirk, seorang pria paruh baya bernama Hutch Mansell yang kehidupannya diisi dengan rutinitas yang sama setiap harinya. Membosankan. Hal tersebut berubah ketika pada satu malam dua orang asing (Humberly González dan Edsson Morales) masuk ke dalam rumahnya untuk mencuri barang-barang miliknya. Aksi kedua pencuri berhasil dipergoki oleh Hutch Mansell, namun, di saat yang bersamaan, kejadian tersebut membangkitkan sebuah sisi lain dari kepribadian Hutch Mansell yang selama ini telah disembunyikannya. Sisi lain yang kemudian membuatnya berani untuk melawan sekawanan pemuda yang sedang mengganggu seorang perempuan muda dalam bus yang sama-sama mereka tumpangi. Sial, sekawanan pemuda tersebut ternyata memiliki hubungan dengan seorang mafia Rusia bengis, Yulian Kuznetsov (Alexey Serebryakov), yang dengan segera menjadikan Hutch Mansell sebagai sosok yang paling dicari keberadaannya. Continue reading Review: Nobody (2021)

Review: Parker (2013)

Diangkat dari seri novel Parker yang berjudul Flashfire (2000) karya Donald E. Westlake, Parker merupakan kali pertama seri novel crime thriller karya Westlake yang telah dirilis semenjak tahun 1962 tersebut diadaptasi menjadi sebuah film layar lebar dengan tetap menggunakan nama Parker sebagai nama karakter utamanya. Beberapa film yang mengadaptasi seri novel Parker sebelumnya – seperti Point Blank (1967), The Outfit (1973) dan Payback (1999) – mengubah nama karakter utamanya atau bahkan jenis kelamin karakter tersebut (Made in U.S.A., 1966). Dengan naskah cerita yang ditulis oleh John J. McLaughlin (Hitchcock, 2012), Parker berkisah mengenai seorang pencuri profesional yang berusaha menuntut balas setelah dikhianati rekan-rekannya. Sebuah jalinan kisah yang tepat untuk seorang Jason Statham bukan?

Continue reading Review: Parker (2013)