Tag Archives: Craig T. Nelson

Review: Incredibles 2 (2018)

Walau telah memproduksi film-film bertema pahlawan super semenjak lama namun ketika Pixar Animation Sudios merilis The Incredibles (Brad Bird, 2004), Hollywood jelas masih belum berada pada fase akan kegemarannya merilis film-film bertema pahlawan super tersebut di sepanjang tahun: Marvel Studios baru memulai perjalanan Marvel Cinematic Universe mereka dengan Iron Man arahan Jon Favreau pada tahun 2008 dan DC Entertainment mengawali perjalanan The Dark Knight Trilogy arahan Christopher Nolan dengan merilis Batman Begins di tahun 2005 – seri film DC Extended Universe mereka bahkan baru benar-benar resmi dimulai pada tahun 2013 dengan perilisan Man of Steel arahan Zack Snyder. Dengan tema yang berkisah mengenai petualangan sebuah keluarga yang masing-masing anggotanya memiliki kemampuan super, The Incredibles mampu mencuri hati banyak penikmat sekaligus kritikus film, menghasilkan pendapatan sebesar US$633 juta dari masa perilisannya di seluruh dunia, serta memenangkan kategori Best Animated Feature dan Best Sound Editing di ajang The 77th Annual Academy Awards. Continue reading Review: Incredibles 2 (2018)

Advertisements

Review: Gold (2016)

Terinsipirasi dari sebuah kisah nyata skandal penipuan yang dilakukan oleh sebuah perusahaan mineral Kanada yang juga melibatkan pemerintahan Indonesia di tahun 1997, film teranyar arahan sutradara asal Amerika Serikat, Stephen Gaghan (Syriana, 2005), berkisah mengenai Kenny Wells (Matthew McConaughey), seorang pengusaha di bidang mineral alam yang sedang mengalami kesulitan finansial. Dalam usaha terakhir untuk mempertahankan perusahaan yang diwariskan oleh sang ayah kepadanya, Kenny Wells lantas menghubungi seorang geolog bernama Michael Acosta (Édgar Ramírez) yang memiliki keyakinan bahwa ia telah menemukan sebuah tambang emas di pedalaman hutan Kalimantan, Indonesia yang masih belum disentuh dan diketahui khalayak luas. Berbekal hanya dengan keyakinannya, serta hasil meminjam dana bantuan dari banyak pihak, Kenny Wells dan Michael Acosta akhirnya melakukan perjalanan ke wilayah yang diduga memiliki sumber emas dan memulai masa penggalian mereka. Setelah sekian lama menggali, Michael Acosta ternyata berhasil membuktikan kebenaran teorinya: wilayah pedalaman hutan Kalimantan tersebut memiliki sumber emas – bahkan merupakan sumber emas terbesar yang pernah ditemukan di dunia. Keuntungan komersial jelas dapat dengan mudah mereka raih. Namun, di saat yang bersamaan, beberapa pihak yang ingin turut ambil bagian keuntungan dari temuan Kenny Wells dan Michael Acosta tersebut mulai melancarkan strategi mereka untuk mendekati keduanya. Continue reading Review: Gold (2016)

Review: Soul Surfer (2011)

Tidak banyak yang dapat diharapkan dari Soul Surfer. Sebagai sebuah film yang jalan ceritanya mengadaptasi kisah nyata mengenai perjuangan seorang wanita yang mencoba untuk menyingkirkan kelemahan fisik yang ia miliki dari kegemarannya untuk berselancar di lautan luas, penonton sepertinya telah mengetahui dengan pasti apa yang akan mereka dapatkan dari film ini. Soul Surfer memang merupakan sajian yang ditujukan sebagai sebuah tayangan keluarga yang bermaksud untuk memberikan inspirasi penyemangat pada penontonnya. Tidak perlu diragukan. Pun begitu, Soul Surfer bukanlah kali pertama Hollywood merilis sebuah film dengan tema yang serupa. Apakah Soul Surfer tetap mampu tampil stand out terlepas dari jalan ceritanya yang mudah ditebak atau film ini hanya menjadi sebuah produk lain Hollywood dari sebuah genre yang sepertinya menjadi terlalu melelahkan untuk terus disaksikan?

Continue reading Review: Soul Surfer (2011)

Review: The Company Men (2010)

Setelah berkarir di dunia televisi sebagai seorang produser mulai dari tahun 1987 dan menghasilkan serial-serial berkelas seperti The West Wing (1999-2006) dan ER (1994-2009), tahun 2010 menjadi tahun yang cukup bersejarah bagi John Wells ketika ia akhirnya memutuskan untuk melakukan debut penyutradaraannya lewat The Company Men. Seperti Up in the Air (2009) yang membahas mengenai efek krisis ekonomi Amerika Serikat terhadap para pekerja di negara tersebut, The Company Men juga melakukan observasi yang sama terhadap tema tersebut. Namun, The Company Men melakukan observasi tersebut secara lebih mendalam dan menarik kisahnya langsung dari sisi para pekerja yang mengalami pemecatan tersebut.

Continue reading Review: The Company Men (2010)