Tag Archives: Christopher Abbott

Review: First Man (2018)

That’s one small step for [a] man, one giant leap for mankind.”

Sebagai sebuah film yang berkisah tentang kehidupan Neil Armstrong – seorang astronot asal Amerika Serikat yang dikenal sebagai manusia pertama yang menjejakkan kakinya di Bulan, tentu mudah untuk membayangkan jika First Man digarap layaknya Apollo 13 (Ron Howard, 1995) atau film-film bertema angkasa luar lainnya atau malah film-film lain yang bercerita tentang pasang surut kehidupan seorang karakter nyata sebelum ia mencapai kesuksesannya. Namun, hal yang berkesan biasa jelas bukanlah presentasi yang diinginkan oleh sutradara berusia 33 tahun, Damien Chazelle, yang pada usianya ke 32 tahun berhasil memenangkan sebuah Academy Award untuk kategori Best Director lewat film musikal arahannya, La La Land (2016), dan menjadikannya sebagai sutradara termuda di sepanjang catatan sejarah yang berhasil meraih gelar tersebut. Alih-alih mengemas biopik yang diadaptasi dari buku karya James R. Hansen berjudul First Man: The Life of Neil A. Armstrong ini menjadi sebuah biopik dengan standar pengisahan familiar a la Hollywood, Chazelle memilih untuk menjadikan First Man sebagai sebuah ajang bermain bagi kecerdasan visual dan teknikalnya sekaligus, di saat yang bersamaan, tempatnya bermeditasi mengenai arti sebuah perjalanan hidup. Sounds a bit too deep eh? Continue reading Review: First Man (2018)

Advertisements

Review: Martha Marcy May Marlene (2011)

Setelah menghilang selama dua tahun, Martha (Elizabeth Olsen), memutuskan untuk meninggalkan sebuah kelompok pemujaan tempat ia bernaung selama ini dan menelepon kakaknya, Lucy (Sarah Paulson), untuk kemudian tinggal bersamanya. Namun, dua tahun tinggal bersama anggota kelompok pemujaan yang memiliki aturan-aturan hidup yang berbeda dengan manusia normal pada umumnya telah membuat hubungan Martha dengan Lucy – serta suami Lucy, Ted (Hugh Dancy), mengalami begitu banyak kendala. Selain itu, Martha juga tumbuh menjadi sosok yang paranoid dan begitu takut kalau para anggota kelompok pemujaan yang ia tinggalkan akan datang ke rumah kakaknya dan menjemput dirinya kembali.

Continue reading Review: Martha Marcy May Marlene (2011)