Tag Archives: Cherry Jones

Review: The Eyes of Tammy Faye (2021)

Diadaptasi dari film dokumenter yang berjudul sama garapan Fenton Bailey dan Randy Barbato yang dirilis pada tahun 2000 silam, The Eyes of Tammy Faye memperkenalkan penontonnya pada pasangan penceramah agama di televisi Jim Bakker (Andrew Garfield) dan Tammy Faye Bakker (Jessica Chastain) yang sempat menjadi salah satu ikon industri pertelevisian Amerika Serikat di tahun 1970an sampai dengan tahun 1980an. Seperti kebanyakan film biopik lainnya, film ini memulai pengisahannya dari masa kecil karakter Tammy Faye Bakker yang terlahir dari pasangan orangtua yang berprofesi sebagai penceramah agama yang kemudian menginspirasinya untuk melanjutkan pendidikan kuliahnya di bidang keagamaan dimana ia bertemu – dan kemudian menikah – dengan karakter Jim Bakker. Merasa bahwa televisi adalah media dakwah terbaik dengan jangkauan luas untuk menyampaikan syiar agama, Jim Bakker dan Tammy Faye Bakker memulai karir mereka di industri televisi dengan bekerja bersama pendeta Pat Robertson (Gabriel Olds) yang memiliki jaringan televisi dakwah popular, Christian Broadcasting Network. Dengan tekad serta kerja keras, keduanya mulai memperoleh perhatian dari khalayak luas hingga akhirnya mampu membangun jaringan televisi serta media dakwah milik mereka sendiri. Continue reading Review: The Eyes of Tammy Faye (2021)

Review: The Beaver (2011)

Adalah sangat menyenangkan untuk melihat aktor sekelas Mel Gibson kembali hadir membintangi sebuah film dan terlepas dari segala permasalahan peribadi yang ia miliki. Dalam The Beaver, Gibson terbukti mampu membuktikan bahwa dirinya masih merupakan salah satu aktor terbaik yang dimiliki Hollywood hingga saat ini. Secara lugas, Gibson memerankan karakter seorang pria yang dilanda depresi dalam menjalani hidup dengan begitu jujur dan mendalam sehingga sangat efektif dalam menghadirkan tiap jalinan emosi dari karakter tersebut. Sayangnya, Jodie Foster sepertinya kurang mampu memadukan beberapa alur kisah dari The Beaver yang memiliki tingkatan emosi yang berbeda. Ditambah dengan kurang eratnya chemistry yang tercipta antara tiap karakter, The Beaver berakhir sebagai sebuah drama yang cukup baik, namun sama sekali tidak terasa istimewa.

Continue reading Review: The Beaver (2011)