Tag Archives: Campbell Scott

Review: Jurassic World Dominion (2022)

Setelah posisinya sebagai sutradara digantikan oleh J. A Bayona pada Jurassic World: Fallen Kingdom (2018), Colin Trevorrow kini kembali duduk di kursi pengarahan Jurassic World Dominion yang dirancang menjadi film penutup bagi trilogi sekuel dari Jurassic Park yang linimasa pengisahannya dimulai oleh Jurassic World (2015) yang juga diarahkan Trevorrow. Harus diakui, seperti halnya The Lost World: Jurassic Park (Steven Spielberg, 1997) dan Jurassic Park III (Joe Johnston, 2001), dua film pertama dari seri Jurassic World memang tidak pernah mampu untuk menghasilkan kesan istimewa – sebuah “kutukan” yang sepertinya ditinggalkan oleh bayang-bayang besar kesuksesan mahakarya klasik sekelas Jurassic Park (Spielberg, 1993) bagi tiap film penerus yang berusaha untuk melanjutkan pengisahannya. Problema serupa juga dapat dirasakan pada Jurassic World Dominion yang tidak hanya menghadirkan pengembangan plot maupun karakter yang telah benar-benar usang namun juga arahan cerita yang berkualitas hambar. Continue reading Review: Jurassic World Dominion (2022)

Review: The Amazing Spider-Man (2012)

Apakah dunia benar-benar membutuhkan sebuah reboot dari kisah Spider-Man ketika franchise awal film tersebut masih berusia lima tahun? Memang, harus diakui bahwa Spider-Man 3 (2007) adalah sebuah kekacauan dari segi kualitas. Namun –  tidak seperti Batman & Robin (1997) yang benar-benar hancur baik dari segi kualitas maupun dari pendapatan komersial sehingga mampu menjustifikasi kehadiran Christopher Nolan dengan Batman Begins (2005) beberapa tahun kemudian – Spider-Man 3 masih mampu meraih pendapatan komersial sebesar lebih dari US$800 juta dari peredarannya di seluruh dunia. Jika Columbia Pictures ingin mendapatkan sebuah penyegaran dari franchise-nya – dan jika Sam Raimi, Tobey Maguire dan Kirsten Dunst tidak lagi berminat untuk melanjutkan peran mereka – bukankah lebih baik (dan masuk akal) jika kisah Spider-Man dilanjutkan namun dengan melibatkan nama-nama yang berbeda?

Continue reading Review: The Amazing Spider-Man (2012)