Tag Archives: Caitlin Halderman

Review: Ivanna (2022)

Dengan keberhasilan setiap film yang berada dalam semesta pengisahannya untuk mengumpulkan minimal 1,7 juta penonton – kecuali Asih 2 (Rizal Mantovani, 2020) yang entah mengapa dilepas ke layar bioskop ketika pandemi COVID-19 masih memuncak sehingga “hanya mampu” mendapatkan 300 ribuan penonton, MD Pictures kembali melanjutkan pengembangan teror dari semesta pengisahan Danur dengan Ivanna. Jika dua film Asih dikembangkan dari sosok karakter supranatural yang awalnya dikenalkan pada pengisahan Danur (Awi Suryadi, 2017), maka Ivanna menjadi film sempalan yang didasarkan pada sosok karakter supranatural bernama sama yang sebelumnya sempat muncul pada alur cerita Danur 2: Maddah (Suryadi, 2018). Menempatkan Kimo Stamboel (Ratu Ilmu Hitam, 2019) untuk duduk di kursi penyutradaraan, Ivanna juga menghadirkan unsur slasher yang kental bagi warna penceritaan horornya. Continue reading Review: Ivanna (2022)

Review: DreadOut (2019)

Menyusul Timo Tjahjanto yang telah mengarahkan Sebelum Iblis Menjemput (2018) dan The Night Comes for Us (2018) secara solo, belahan jiwa Mo Brothers lainnya, Kimo Stamboel, kini memamerkan kemampuan penyutradaraannya lewat DreadOut. Diatas kertas, premis yang ditawarkan film ini jelas terdengar menarik. Bukan sebuah film horor biasa, jalan cerita DreadOut diadaptasi dari sebuah permainan video bertema horor buatan Indonesia yang telah cukup popular di kalangan para penikmat permainan video baik dalam skala lokal maupun dalam skala internasional – yang menjadikan DreadOut sebagai film adaptasi permainan video pertama di Indonesia. Begitu pula dengan deretan pengisi departemen aktingnya yang dipenuhi nama-nama aktor dan aktris muda Indonesia seperti Jefri Nichol, Caitlin Halderman, Marsha Aruan, hingga Susan Sameh yang jelas telah memiliki kredibilitas kemampuan akting yang cukup meyakinkan. Then what could go wrong? Banyak hal, ternyata… khususnya ketika penceritaan film tidak mendapatkan dukungan kualitas naskah cerita yang solid. Continue reading Review: DreadOut (2019)

Review: Surat Cinta untuk Starla the Movie (2017)

Berawal dari sebuah lagu berjudul sama milik vokalis Virgoun – yang begitu populer hingga judulnya menjadi kata kunci paling dicari di Google Search Indonesia pada sepanjang tahun 2017, Surat Cinta untuk Starla kemudian dikembangkan menjadi sebuah webseries berjudul sama yang dirilis sebanyak tujuh episode melalui YouTube. Dibintangi oleh Jefri Nichol dan Caitlin Halderman, webseries tersebut juga berhasil memperoleh kepopuleran yang sama dengan setiap episode telah disaksikan rata-rata sebanyak lebih dari dua juta kali. Berbekal kesuksesan tersebut, Screenplay Films dan Legacy Pictures menugaskan duo penulis naskah yang sebelumnya bertanggungjawab atas naskah cerita film-film arahan Asep Kusdinar seperti Magic Hour (2015), London Love Story (2016), dan Promise (2017), Sukhdev Singh dan Tisa TS, untuk menggarap naskah cerita versi film dari Surat Cinta untuk Starla. Hasilnya? Well… mungkin Surat Cinta untuk Starla the Movie dibuat murni untuk menghibur para penggemar berat lagu dan webseries Surat Cinta Untuk Starla karena, lebih dari itu, film ini tampil nyaris mati rasa di setiap bagian penceritaannya. Continue reading Review: Surat Cinta untuk Starla the Movie (2017)