Tag Archives: Brad Anderson

Review: Beirut (2018)

Dalam film terbaru arahan Brad Anderson (The Call, 2013), Beirut, yang berlatarbelakang pengisahan di awal tahun ‘80an, Jon Hamm berperan sebagai Mason Skiles, seorang mantan diplomat Amerika Serikat yang sekarang bekerja sebagai seorang negosiator yang sering mabuk-mabukan akibat depresi yang ia rasakan setelah kehilangan sang istri, Nadia (Leïla Bekhti), dalam sebuah tragedi di Beirut, Lebanon, sepuluh tahun yang lalu. Masa lalu seakan kembali menghampiri Mason Skiles ketika ia dihubungi oleh pihak Central Intelligence Agency yang kemudian meminta bantuannya untuk bernegosiasi dengan pihak penculik salah satu agen mereka, Cal Riley (Mark Pellegrino), yang sedang bertugas di Beirut. Walau awalnya ingin menghindar akibat kenangan buruknya di kota tersebut, Mason Skiles akhirnya berangkat ke Beirut dan memulai proses negosiasi yang panjang dengan para penculik Cal Riley. Sebuah pilihan yang lantas mempertemukan Mason Skiles dengan sosok yang krusial dengan kisah tragis yang dialami oleh almarhumah istrinya. Continue reading Review: Beirut (2018)

Advertisements

Review: The Call (2013)

the-call-header

The Call sebenarnya adalah sebuah film dengan presentasi cerita yang begitu sederhana – jika Anda memilih untuk tidak menggambarkannya sebagai sebuah film yang dipenuhi dengan berbagai adegan-adegan klise yang sering dijumpai dalam film-film sejenis. Bahkan, dengan keberadaan nama Richard D’Ovidio – yang sebelumnya pernah menuliskan naskah cerita film-film seperti Thir13en Ghosts (2001) dan Exit Wounds (2001) – serta diproduksi oleh WWE Studios – rumah produksi yang juga menghasilkan film-film sekelas The Marine (2006) dan 12 Rounds (2009), The Call jelas memiliki potensi untuk menjadi sebuah thriller berkelas kacangan yang (kebetulan) dibintangi oleh dua aktris kaliber Academy Awards, Halle Berry dan Abigail Breslin. Tidak seorangpun seharusnya dapat mengharapkan sesuatu yang lebih dari film ini.

Continue reading Review: The Call (2013)

Review: Vanishing on 7th Street (2010)

Anda tahu apa yang paling mengerikan dari Vanishing on 7th Street? Tidak ada, selain fakta bahwa Anda akan menghabiskan waktu 90 menit dari hidup Anda untuk merasakan horor semacam apa yang coba dihantarkan oleh sutradara Brad Anderson (Transsiberian, 2008) namun kemudian menyadari bahwa jalan cerita yang Anda saksikan dipenuhi dengan berbagai hal klise dari sebuah film horor yang tidak dapat dieksekusi dengan baik dan kemudian menghasilkan sebuah rasa kejemuan luar biasa. Bukan kesalahan Anderson sepenuhnya. Naskah yang ditulis oleh Anthony Jaswinski ini mungkin memiliki premis yang cukup menjanjikan di atas kertas. Namun lebih dari itu, Jaswinski sepertinya tidak tahu bagaimana cara untuk mengembangkan premis yang menjanjikan tersebut.

Continue reading Review: Vanishing on 7th Street (2010)