Tag Archives: Billy Magnussen

Review: No Time to Die (2021)

15 tahun semenjak dirinya menggantikan posisi Pierce Brosnan dengan membintangi film ke-21 dari seri James Bond, Casino Royale (Martin Campbell, 2006), serta, dalam perjalanannya, kemudian membintangi tiga film lanjutan, termasuk Skyfall (Sam Mendes, 2012) yang menjadi film pertama dalam seri petualangan sang agen rahasia yang berhasil mengumpulkan pendapatan komersial sebesar lebih dari US$1 milyar selama masa perilisannya di seluruh dunia, Daniel Craig menyudahi tugasnya dalam memerankan karakter James Bond  melalui film teranyar dari seri film tersebut, No Time to Die. Diarahkan oleh Cary Joji Fukunaga (Jane Eyre, 2011) berdasarkan naskah cerita yang ditulisnya bersama dengan Neal Purvis dan Robert Wade – yang telah menjadi penulis naskah bagi seluruh seri film James Bond semenjak The World is Not Enough (Michael Apted, 1999) – serta Phoebe Waller-Bridge, No Time to Die terasa melengkapi perjalanan karakterisasi dari karakter James Bond yang semenjak diperankan oleh Craig dihadirkan sebagai sosok yang lebih serius dan lebih kelam jika dibandingkan dengan karakter James Bond ketika diperankan oleh barisan pemeran sebelum Craig. Continue reading Review: No Time to Die (2021)

Review: Aladdin (2019)

Selang beberapa bulan semenjak perilisan Dumbo arahan Tim Burton, Walt Disney Pictures melanjutkan petualangannya dalam mengadaptasi film-film animasi klasiknya menjadi sajian live-action melalui Aladdin. Meskipun mendapat kritikan tajam atas beberapa elemen ceritanya yang dinilai kurang sensitif dalam penggambaran ras maupun kultur, versi animasi dari Aladdin (Ron Clements, John Musker, 1992) berhasil mengikuti jejak kesuksesan The Little Mermaid (Clements, Musker, 1989) dan Beauty and the Beast (Gary Trousdale, Kirk Wise, 1991) dalam mendapatkan reaksi positif baik dari para penonton – yang menghasilkan pendapatan komersial sebesar lebih dari US$500 juta – maupun dari para kritikus film – yang mampu mendorong Aladdin untuk meraih lima nominasi di ajang The 65th Annual Academy Awards termasuk memenangkan dua diantaranya. Ekspektasi yang cukup tinggi jelas telah terbeban pada Guy Ritchie (King Arthur: Legend of the Sword, 2017) dan versi live-action dari Aladdin arahannya untuk, setidaknya, meraih kesuksesan yang setara. Continue reading Review: Aladdin (2019)

Review: Game Night (2018)

Jum’at malam itu harusnya berlangsung layaknya Jum’at malam lainnya bagi pasangan suami istri, Max (Jason Bateman) dan Annie (Rachel McAdams), yang selalu menghabiskan malam akhir pekan mereka bermain berbagai jenis permainan bersama dengan teman-teman mereka, Ryan (Billy Magnussen), Sarah (Sharon Hogan), Kevin (Lamorne Morris), dan Michelle (Kylie Bunbury). Namun, kedatangan abang kandung Max, Brooks (Kyle Chandler), akhirnya mengubah rencana tersebut. Brooks mengusulkan agar mereka melakukan sebuah permainan peran: salah seorang pemain akan menjadi korban penculikan sementara para pemain lainnya akan berusaha menemukan dimana keberadaan korban penculikan tersebut. Brooks bahkan menjanjikan untuk memberikan mobil mewahnya bagi pemain yang berhasil keluar sebagai pemenang pada permainan tersebut. Dengan bantuan beberapa aktor yang berperan sebagai penculik dan detektif yang memberikan petunjuk kepada para pemain, Max, Annie, dan teman-temannya awalnya merasa senang saja dengan permainan tersebut. Sial, setelah beberapa lama terlibat dalam permainan tersebut, Max, Annie, dan teman-temannya mulai menyadari bahwa mereka sedang terlibat dalam sebuah aksi kejahatan yang jelas dapat membahayakan nyawa mereka. Continue reading Review: Game Night (2018)