Tag Archives: Benedict Wong

Review: Avengers: Endgame (2019)

Lima tahun setelah Thanos (Josh Brolin) menjentikkan jarinya dan menghapus separuh peradaban manusia dari atas permukaan Bumi – seperti yang dikisahkan pada Avengers: Inifinity War (Anthony Russo, Joe Russo, 2018), para anggota Avengers yang tersisa, Tony Stark/Iron Man (Robert Downey, Jr.), Steve Rogers/Captain America (Chris Evans), Bruce Banner/Hulk (Mark Ruffalo), Thor (Chris Hemsworth), Natasha Romanoff/Black Widow (Scarlett Johansson), Clint Barton/Hawkeye (Jeremy Renner), dan James Rhodes/War Machine (Don Cheadle), masih berupaya melupakan kepedihan hati mereka atas kekalahan di medan peperangan sekaligus hilangnya orang-orang yang mereka cintai. Di saat yang bersamaan, para anggota Avengers yang tersisa tersebut juga masih terus mencari cara untuk menemukan keberadaan Thanos dan membuatnya memperbaiki segala kerusakan yang telah ia sebabkan ketika menggunakan Infinity Stones. Harapan muncul ketika Scott Lang/Ant-Man (Paul Rudd) yang ternyata selamat dari tragedi yang disebabkan jentikan jari Thanos dan kemudian mendatangi markas Avengers dengan sebuah ide yang dapat menghadapkan kembali para Avengers dengan  musuh besar mereka. Continue reading Review: Avengers: Endgame (2019)

Review: Hummingbird (2013)

Hummingbird-header

Hummingbird adalah sebuah pembuktian bahwa Jason Statham sebenarnya memiliki kemampuan akting yang memadai jika berada di bawah pengarahan yang tepat. Well… jangan dahulu berharap bahwa Statham akan segera mengubah preferensi jenis film yang akan ia perankan atau namanya akan segera banyak terdengar di berbagai ajang penghargaan film dunia. Statham masih tampil dalam lingkup sebagai seorang aktor laga seperti yang selama ini dikenal dunia. Namun dalam film yang juga menjadi debut penyutradaraan bagi penulis naskah asal Inggris, Steven Knight (Eastern Promises, 2007), ini, Statham berhasil hadir lebih dari sekedar seorang aktor yang hanya mampu tampil menarik ketika dilibatkan dalam plot penceritaan yang bernuansa kekerasan, diwarnai banyak ledakan, adegan balap jalanan yang spektakuler atau ketika didampingi gadis-gadis cantik dengan pakaian yang minim.

Continue reading Review: Hummingbird (2013)

Review: The Lady (2011)

Walau terlahir sebagai puteri tunggal dari seorang pejuang kebebasan masyarakat Burma, dan selalu mengikuti setiap pergerakan sosial dan politik masyarakat Burma dalam usaha mereka untuk meraih kebebasan dari pemerintahan yang berjalan otoriter, Aung San Suu Kyi (Michelle Yeoh) sama sekali tidak berminat untuk ikut serta dalam keriuhan dunia politik yang terjadi di tanah kelahirannya. Ia kini telah tinggal di Inggris, bersama dengan suaminya yang berkewarganegaraan Inggris, Michael Aris (David Thewlis), dengan dua putera mereka, Alexander (Jonathan Woodhouse) dan Kim (Jonathan Raggett). Namun, kedatangannya kembali ke kampung halaman, untuk mengunjungi ibunya yang sedang sakit, langsung membangkitkan kesadaran Suu Kyi bahwa, seperti sang ayah, ia harus berada di barisan terdepan dalam membela kebebasan masyarakat Burma.

Continue reading Review: The Lady (2011)

Review: Prometheus (2012)

Hollywood sepertinya belum akan berhenti untuk mengeksplorasi mengenai asal usul mengenai darimana kehidupan manusia berasal. Setelah Terrence Malick tahun lalu menyajikan The Tree of Life yang syahdu, kini giliran Ridley Scott yang melakukannya lewat Prometheus. Prometheus merupakan film pertama yang diarahkan oleh Scott setelah merilis Robin Hood pada tahun 2010 lalu sekaligus menandai kembalinya Scott ke genre science fiction setelah dalam dua dekade terakhir terus menerus mengarahkan film-film drama – yang kemudian berhasil memberikannya tiga nominasi Best Director di ajang Academy Awards untuk Thelma and Louise (1991), Gladiator (2000) dan Black Hawk Down (2001).

Continue reading Review: Prometheus (2012)