Tag Archives: Andri Cung

Review: Kenapa Harus Bule? (2018)

Merupakan film panjang kedua arahan Andri Cung setelah The Sun, The Moon & The Hurricane (2014), Kenapa Harus Bule? berkisah mengenai perjuangan yang harus dilalui oleh Pipin Kartika (Putri Ayudya) untuk memenuhi obsesinya dalam mendapatkan jodoh seorang pria bule. Terus-menerus gagal dalam menemukan sosok pria bule yang tepat untuknya di Jakarta, Pipin Kartika lantas nekat untuk meninggalkan pekerjaan serta kehidupannya di ibukota dan lantas pindah dan tinggal bersama sahabatnya, Arik (Michael Kho), di Bali. Tidak lama setelah kepindahannya tersebut, Pipin Kartika berkenalan dengan seorang pria tampan berdarah Italia, Gianfranco Battaglia (Cornelio Sunny), yang dengan segera mampu mencuri perhatian dan hati Pipin Kartika. Namun, di saat yang bersamaan, Pipin Kartika bertemu kembali dengan sahabat masa kecilnya, Buyung (Natalius Chendana), yang kini telah tumbuh sebagai seorang pria tampan sekaligus mapan. Buyung telah berulangkali menunjukkan perhatian dan rasa sukanya pada Pipin Kartika. Meskipun begitu, Pipin Kartika telah bertekad untuk mendapatkan seorang pria bule untuk mendampinginya di pelaminan – meskipun secara perlahan Pipin Kartika mulai menyadari bahwa Gianfranco seringkali berbohong pada dirinya. Continue reading Review: Kenapa Harus Bule? (2018)

Advertisements

Review: 3Sum (2013)

3sum-header

Untuk membuat sebuah film pendek yang efektif serta mampu memaparkan seluruh ide yang dimiliki oleh para pembuatnya secara tepat dan padat dalam waktu yang ringkas jelas memiliki sebuah tingkat kesulitan tersendiri. Film-film omnibus Indonesia yang banyak dirilis pada tahun lalu – dan seringkali dijadikan ajang perkenalan talenta-talenta baru pembuat film Indonesia – sayangnya justru membuktikan kelemahan tersebut: banyak diantara pembuat film pendek tersebut terlalu menggebu-gebu dalam menghasilkan film pendek mereka sehingga akhirnya justru menghantarkan sebuah film yang terasa terlalu banyak mengandung ‘apa yang diinginkan oleh sang pembuat film’ daripada tentang ‘apa yang sebenarnya bisa dihantarkan oleh sang pembuat film.’ Megah dari segi konsep namun sangat lemah dari sisi eksekusi akhirnya.

Continue reading Review: 3Sum (2013)

Festival Film Indonesia 2011 Nominations List

Well… dengan dirilisnya pengumuman nominasi Festival Film Indonesia 2011, Minggu (27/11), membuktikan kalau Festival Film Indonesia memiliki selera penilaian yang berbeda dari mereka yang memilih untuk mengirimkan Di Bawah Lindungan Ka’bah sebagai perwakilan Indonesia ke seleksi kategori Best Foreign Language Film di ajang Academy Awards mendatang. Di Bawah Lindungan Ka’bah sama sekali tidak mendapatkan nominasi di ajang Festival Film Indonesia 2011! Pun begitu, ketiadaan judul Di Bawah Lindungan Ka’bah dalam daftar nominasi Festival Film Indonesia 2011 tidak lantas membuat ajang penghargaan tertinggi bagi insan perfilman Indonesia tersebut menjadi lebih prestisius dibandingkan dengan Academy Awards. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Festival Film Indonesia 2011 masih meninggalkan beberapa film dan penampilan yang seharusnya mendapatkan rekognisi yang tepat. Dan seperti yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya pula, Festival Film Indonesia 2011 masih menominasikan film dan penampilan yang sebenarnya banyak mendapatkan kritikan tajam dari para kritikus film nasional.

Continue reading Festival Film Indonesia 2011 Nominations List