Tag Archives: Ananda Everingham

Review: 7 Days (2018)

Ditulis dan diarahkan oleh Panjapong Kongkanoy (The Moment, 2017), 7 Days berkisah mengenai hubungan romansa yang terjalin antara seorang juru masak, Tan (Kan Kantathavorn), dengan seorang kritikus masakan, Meen (Nittha Jirayungyurn), yang telah berjalan selama lima tahun. Tan sebenarnya telah berniat untuk melamar Meen dan membawa hubungan mereka ke jenjang pernikahan namun tuntutan karir ternyata mengharuskannya untuk pindah ke kota New York, Amerika Serikat – sebuah kenyataan yang kemudian membuat keduanya terlibat dalam adu argumen yang panjang. Sebuah peristiwa aneh kemudian terjadi. Keesokan harinya, ketika Tan terbangun dari tidurnya, Tan menyadari bahwa dirinya terbangun dalam tubuh sosok yang bukan dirinya. Parahnya, Tan sama sekali tidak dapat mengingat hal apapun yang terjadi sebelum peristiwa aneh tersebut menimpa dirinya. Tentu saja, kini Tan harus berusaha untuk menemukan jalan agar jiwanya dapat kembali ke tubuhnya. Continue reading Review: 7 Days (2018)

Advertisements

Review: Lud 4 Lud (2011)

Dalam sebuah tradisi antologi film horor Thailand seperti yang dipopulerkan oleh dwilogi Phobia (2008-2009), empat sutradara ternama Thailand kembali mengarahkan empat film pendek bergenre horor dan mengumpulkannya menjadi sebuah kesatuan, Four. Empat sutradara ini sebelumnya telah memiliki catatan yang cukup baik dalam mengarahkan sebuah film horor: Kongkiat Khomsiri pernah mengarahkan Slice (2010), Phawat Panangkasiri pernah mengarahkan Shadow of the Naga (2008), Chukiat Sakveerakul pernah mengarahkan 13: Game of Death (2006) serta Ekkasith Thairath yang walaupun baru pertama kali duduk di kursi sutradara lewat omnibus horor ini namun telah sering terlibat dalam banyak pembuatan film horor Thailand seperti 13: Game of Death dan Who R U (2010) sebagai penulis naskah. Kolaborasi yang menjanjikan, namun sayangnya, mereka yang menginginkan sebuah aliran adrenalin yang mengalir kencang dalam menyaksikan tayangan horor tidak akan mendapatkannya dari film ini.

Continue reading Review: Lud 4 Lud (2011)