Review: Up in the Air (2009)

Sejak merilis debut penyutradaraan film layar lebarnya, Thank You For Smoking, sutradara Jason Reitman sepertinya selalu berhasil untuk memberikan sebuah film drama yang berisi begitu banyak pesan moral namun berhasil disembunyikan dengan sangat rapi melalui kemasan komedi yang ringan. Formula inilah yang juga digunakan Reitman ketika menggarap Juno, film komedi remaja yang dirilis pada tahun 2007, dan sukses baik secara kritikal maupun komersil serta mengantarkan aktris Ellen Page ke tingkat popularitasnya sekarang. Continue reading Review: Up in the Air (2009)

Advertisements

Review: Whip It (2009)

Malang melintang di dunia hiburan sebagai seorang aktris semenjak usia belia telah memberikan Drew Barrymore banyak pengalaman hidup. Barrymore, yang sempat memiliki banyak masalah pribadi ketika masa transformasinya menuju kedewasaan, kini menjelma menjadi salah satu aktris yang paling banyak disukai di Amerika Serikat, kebanyakan karena kemampuan komedinya. Continue reading Review: Whip It (2009)

Review: Phobia 2 (2009)

Kesuksesan 4bia (See-Prang), sebuah film  horror Thailand yang memadukan empat cerita berbeda dalam sebuah film, ternyata membuat pihak produser film tersebut langsung menyetuji pembuatan sekuelnya. Hasilnya, Phobia 2 (Ha Prang) berhasil dirilis tahun lalu dan dibuat dengan menambahkan satu jalan cerita lagi di dalamnya. Continue reading Review: Phobia 2 (2009)

Review: Invictus (2009)

Nelson Mandela mungkin adalah salah satu tokoh yang paling banyak berpengaruh dan dihormati, tidak hanya di negaranya sendiri, Afrika Selatan, melainkan juga bagi seluruh masyarakat dunia. Ini, tentu saja, karena peranan dirinya yang terus berjuang untuk hak-hak persamaan warga kulit hitam di Afrika Selatan, sekaligus menghapuskan rasa benci terhadap warga kulit putih dari diri warga pribumi di negara tersebut. Continue reading Review: Invictus (2009)

Review: The Lovely Bones (2009)

Entah mengapa, film The Lovely Bones mengingatkan saya pada Heavenly Creatures, film asal Selandia Baru yang disutradarai oleh Peter Jackson dan menjadi debut akting bagi aktris favorit saya, Kate Winslet, yang ketika itu masih berusia 16 tahun. Mungkin karena selain tema yang sedikit mirip, The Lovely Bones juga menampilkan penampilan apik dari Saoirse Ronan, aktris muda yang melejit lewat film drama period, Atonement. Continue reading Review: The Lovely Bones (2009)

Review: Sherlock Holmes (2009)

Jika ada satu orang yang harus disalahkan atas kefanatikan saya terhadap kegiatan membaca berbagai jenis buku ketika saya berada di usia sekolah, maka orang tersebut adalah Ayah saya. Beliau adalah orang yang selalu menanamkan ide bahwa pergi ke perpustakaan daerah adalah ide terbaik untuk menghabiskan waktu selama masa liburan. And it works, actually. Continue reading Review: Sherlock Holmes (2009)

Review: The Blind Side (2009)

Di era ’90-an, nama-nama seperti Sandra Bullock, Julia Roberts dan Meg Ryan selalu saling dikaitkan satu sama lain. Selain cantik, ketiga wanita ini dikenal luas sebagai para ratu film-film komedi romantis. Film-film yang mereka perankan memang cenderung ringan, tipikal sebuah film komedi romantis, namun selalu sukses di pasaran. Continue reading Review: The Blind Side (2009)

Top 10 Movies of 2009

Tahun 2009 adalah tahun kebangkitan dari film-film sci-fi. Hollywood berhasil membuat banyak film-film bergenre ini dengan kualitas yang sangat luar biasa. Tidak hanya itu, selain berkualitas unggul, film-film sci-fi ini terbukti mampu juga menghibur setiap kalangan penonton, bukan hanya kalangan geek penggemar film-film sci-fi. Hal ini dapat dibuktikan dengan berkuasanya film-film dari genre ini di tangga box office. Continue reading Top 10 Movies of 2009

Welcome! You’ve Got Movies!

Oh… hi!

Selamat datang di blog saya. Well… what should I say? Hmmm… well… saya adalah seorang penggemar film yang jatuh hati padanya dan merasa bahwa film adalah penemuan paling berharga yang pernah ditemukan manusia di dunia fana ini. Dan blog ini adalah sebuah persembahan hati saya, untuk menunjukkan rasa cinta saya, yang sedalam-dalamnya kepada film.

Continue reading Welcome! You’ve Got Movies!

Advertisements

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar