Review: Fantastic Mr. Fox (2009)

Selain science-fiction, animasi adalah genre yang paling banyak dapat berbicara sepanjang tahun 2009 lalu. Bukan hanya secara kuantitas, film-film animasi yang beredar di sepanjang tahun lalu mampu membuktikan kualitas mereka jika dibandingkan film-film dari genre lainnya. Salah satu film animasi yang dirilis tahun lalu adalah film animasi yang disutradarai oleh Wes Anderson berikut, Fantastic Mr. Fox.

Continue reading Review: Fantastic Mr. Fox (2009)

Advertisements

First Look: Buried

Well… tahun 2010 sepertinya layar lebar akan dipenuhi oleh film-film yang dibintangi oleh aktor asal Kanada ini. Selain membintangi dua film bertema superhero, Green Lantern dan Deadpool, Reynolds juga direncanakan akan merilis film thriller yang ia garap bersama sutradara, Rodrigo Cortes, Buried.

Continue reading First Look: Buried

Review: It’s Complicated (2009)

Pasca penampilannya yang sangat gemilang di The Devil Wears Prada (2006), aktris Meryl Streep seperti terlahir kembali menjadi seorang aktris baru. Jika dulunya Streep dikenal sebagai seorang aktris dengan kemampuan akting tingkat atas yang selalu memilih-milih peran yang bernuansa Oscar, selepas The Devil Wears Prada, Streep seperti lebih lepas dalam memilih peran-peran yang lebih ringan, sehingga nama Streep terbukti mampu tetap eksis di kalangan penonton film layar lebar generasi baru.

Continue reading Review: It’s Complicated (2009)

First Look: Splice

Sebenarnya, tidak tepat juga untuk meletakkan Splice di kolom First Look, karena film ini sebenarnya telah selesai produksi dua tahun lalu, bahkan sempat beredar di beberapa festival film dunia sepanjang tahun 2009 lalu. Namun, karena masih belum mendapatkan distributor yang tepat, Splice masih belum dapat dinikmati oleh para penggemar film dunia hingga sekarang. Continue reading First Look: Splice

Review: The Boys Are Back (2009)

Dua tahun setelah film layar lebar terakhirnya, No Reservations, dirilis, sutradara asal Australia, Scott Hicks, kini kembali lagi dengan sebuah film drama yang dibintangi oleh aktor dan aktris asal negeri kangguru tersebut. The Boys Are Back adalah film yang diadaptasi dari sebuah buku autobiografi karya jurnalis olahraga harian Inggris The Independent, Simon Carr, yang berjudul The Boys Are Back in Town.

Continue reading Review: The Boys Are Back (2009)

Review: Veronika Decides to Die (2009)

Veronika Decides to Die adalah sebuah film drama yang diadaptasi dari novel populer karya novelis asal Brazil, Paulo Coelho. Berbeda dengan versi novelnya, sutradara Emily Young memutuskan untuk memindahkan setting film ini, yang aslinya berada di Slovenia menjadi bersetting di New York pada versi filmnya. Continue reading Review: Veronika Decides to Die (2009)

Quoting the Globes

Pergelaran The 67th Annual Golden Globe akhirnya selesai. Sebagai salah satu ajang yang dinilai dapat dijadikan parameter untuk melihat bagaimana susunan nominasi dan pemenang Academy Awards, tentu kemenangan Avatar akan dinilai sebagai salah satu poin yang dapat juga memperbesar peluang kemenangan Avatar di ajang film terbesar itu. Continue reading Quoting the Globes

The 67th Annual Golden Globe Awards

Well… what should I say about the year’s Golden Globe? Go for the blockbusters? Avatar memenangkan penghargaan untuk kategori film tertinggi, Best Motion Picture – Drama, sekaligus memberikan James Cameron penghargaan untuk Best Director. The Hangover memenangkan Best Motion Picture – Musical or Comedy. Di sisi lain, senang rasanya Up memenangkan dua nominasi yang diterimanya, Best Animated Feature dan Best Original Score. Continue reading The 67th Annual Golden Globe Awards

Golden Globe Predictions

Kurang dari 12 jam, para pemenang dari The 67th Annual Golden Globe Awards akan segera diumumkan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, para nominasi dan pemenang dari ajang penghargaan ini biasanya menjadi indikasi dan cerminan dari para nominator dan pemenang di ajang Academy Awards. Continue reading Golden Globe Predictions

Review: An Education (2009)

An Education adalah sebuah film drama yang diadaptasi dari sebuah autobiografi dari seorang jurnalis Inggris, Lynn Barber. Naskah film ini sendiri diadaptasi oleh Nick Hornby, novelis asal Inggris yang mungkin sangat dikenal atas novelnya High Fidelity dan About A Boy, yang keduanya telah diadaptasi ke layar lebar, dan keduanya juga berhasil meraih banyak pujian, baik ketika berbentuk novel maupun setelah diadaptasi menjadi sebuah film. Continue reading Review: An Education (2009)

Review: The Invention of Lying (2009)

Sebagai seorang komedian, Ricky Gervais sepertinya adalah salah seorang komedian yang selalu berhasil memberikan kesegaran dalam tiap karyanya. Sebut saja serial komedinya, The Office dan Extras, yang tidak hanya banyak dipuji oleh kritikus, tapi juga dicintai oleh banyak penggemarnya. Di tahun 2008 lalu, Gervais membintangi Ghost Town, film pertama yang memasang dirinya sebagai bintang utama. Walau dari sisi komersil kurang berhasil, film tersebut berhasil meraih banyak pujian dari para kritikus film. Continue reading Review: The Invention of Lying (2009)

Review: Extract (2009)

Extract adalah sebuah film komedi yang disutradarai oleh Mike Judge. Judge mungkin sebelumnya banyak dikenal sebagai sutradara dari Beavis and the Butt-head, Idiocracy dan Office Space. Dengan naskah yang ditulis sendiri oleh Judge, Extract dibintangi oleh Jason Bateman, Kristen Wiig, Mila Kunis, J K Simmons, dan Ben Affleck. Continue reading Review: Extract (2009)

First Look: The Killer Inside Me

The Killer Inside Me adalah sebuah film yang merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Jim Thompson. Disutradarai oleh Michael Winterbottom, ini bukan menjadi kali pertama The Killer Inside Me dibawa ke layar lebar. Sebelumnya, pada 1976, sutradara Burt Kennedy juga memfilmkan novel tersebut dengan bintang Stacy Keach dan Susan Tyrrell. Continue reading First Look: The Killer Inside Me

Advertisements

Film reviews and discussion by Amir Syarif Siregar