Review: Stillwater (2021)


Pernah mendengar riuhnya kisah hidup dari seorang perempuan muda berkebangsaan Amerika Serikat bernama Amanda Knox yang mendapatkan vonis hukuman penjara oleh pengadilan negara Italia atas tuduhan tindak pembunuhan yang, setelah beberapa tahun menjalani masa hukuman dan berbagai liputan media yang kerapkali menyudutkan dirinya, kemudian dibebaskan karena tidak terbukti bersalah? Perjalanan proses penyelidikan kasus hingga masa peradilan yang dihadapi oleh Knox selama hampir satu dekade menginspirasi perilisan sejumlah buku dan film, termasuk sebuah dokumenter berjudul Amanda Knox (Rod Blackhurst, Brian McGinn, 2016) yang dirilis oleh Netflix. Insiden yang menimpa Knox juga dijadikan ilham bagi Tom McCarthy (Spotlight, 2015) dalam mengembangkan naskah cerita film arahannya terbaru, Stillwater, bersama dengan penulis naskah Marcus Hinchey (All Good Things, 2010), Thomas Bigedain (A Prophet, 2009), dan Noé Debré (Dheepan, 2015) – meskipun Knox kemudian mengkritisi McCarthy dan Stillwater yang dianggap mengambil keuntungan komersial dari pembelokan fakta atas kisah tragisnya.

Stillwater memulai alur pengisahannya ketika Bill Baker (Matt Damon) melakukan perjalanan dari kota Stillwater, Oklahoma, Amerika Serikat ke Marseille, Perancis untuk mengunjungi putrinya, Allison Baker (Abigail Breslin), yang selama lima tahun terakhir telah mendekam di penjara guna menjalani vonis penjara selama sembilan tahun atas tuduhan tindak pembunuhan yang tidak pernah ia akui telah diperbuatnya. Dalam kunjungannya tersebut, Allison Baker mengungkapkan bahwa dirinya memiliki petunjuk baru tentang sosok yang diduga merupakan pelaku pembunuhan sebenarnya. Allison Baker kemudian meminta bantuan sang ayah menemui pengacara pembelanya, Leparq (Anne Le Ny), untuk menyelidiki petunjuk baru tersebut. Sayang, setelah ditemui oleh Bill Baker, Leparq menolak kembali dilibatkan dan meminta Bill Baker serta Allison Baker untuk menerima vonis hukuman yang telah diberikan. Tidak ingin mengecewakan sang putri, Bill Baker mulai mengumpulkan petunjuk yang dapat membantu membuktikan ketidakbersalahan putrinya.

Stillwater memulai langkah pengisahannya dengan cukup meyakinkan. Naskah cerita film ini secara perlahan memperkenalkan karakter Bill Baker dan kondisi kehidupan kesehariannya sebelum kemudian mulai menghadirkan sekaligus mengembangkan konflik utama yang melibatkan karakter Allison Baker serta beberapa karakter pendukung seperti Virginie (Camille Cotin) dan Maya (Lilou Siauvaud). Dari bangunan cerita tersebut, McCarthy sepertinya ingin menekankan bagaimana sosok karakter Bill Baker kepada penontonnya – sesosok pria pekerja yang tidak memiliki keistimewaan tertentu, memiliki sejumlah masalah kelam di masa lalu, namun memiliki tekad yang kuat untuk menunjukkan rasa kepeduliannya pada sosok-sosok karakter yang ia sayangi. Karakterisasi yang dipegang teguh oleh naskah cerita film dan menjadi bagian krusial atas berbagai konflik yang nantinya digambarkan di paruh cerita lanjutan film ini.

McCarthy juga mampu memberikan peningkatan intensitas cerita secara jeli dan tidak pernah terasa terburu-buru. Stillwater mulai tampil dengan intensitas cerita yang terasa maksimal sekaligus memegang erat perhatian penonton ketika alur kisah film ini mulai berfokus pada pertemuan antara karakter Bill Baker dengan Allison Baker yang menuntun kepada jalur cerita tentang usaha yang dilakukan oleh karakter Bill Baker untuk menjadi seorang detektif bagi kasus hukum yang sedang dihadapi oleh putrinya. McCarthy benar-benar meningkatkan intensitas ketegangan alur pengisahan secara maksimal pada paruh ketiga penceritaan film. Dengan eksekusi cerita yang mungkin akan mengingatkan sebagian penonton pada Prisoners (Denis Villenueve, 2013), McCarthy menjadikan elemen ketegangan pada paruh akhir filmnya sebagai kulminasi atas deretan misteri maupun petunjuk yang semenjak awal telah dipaparkan oleh Stillwater.

Dengan durasi pengisahan yang mencapai 140 menit, Stillwater terasa melamban di pertengahan ceritanya ketika film ini memilih untuk berfokus pada hubungan persahabatan yang berkembang menjadi romansa antara karakter Bill Baker dengan karakter Virginie. Tidak pernah terasa membosankan namun, dengan pergerakan konflik yang cukup minim, rasanya bagian pengisahan ini akan terasa lebih baik jika dipadatkan penuturannya. Terlepas dari sejumlah kegoyahan pada penuturannya, Stillwater selalu mampu hadir menarik berkat penampilan kharismatik Damon. Damon menjadikan sosok karakter Bill Baker begitu mudah untuk disukai – terlepas dari sejumlah karakterisasi yang membuat sosoknya beberapa kali terlihat dangkal. Hubungan yang terjalin antara karakter Bill Baker dengan karakter Virginie dan Maya juga mampu memberikan sentuhan hangat bagi atmosfer cerita film ini berkat chemistry yang hadir meyakinkan antara Damon dengan Cotin dan Siauvaud.

Sebagai sebuah film yang mendapatkan inspirasi konfliknya dari sosok dan kisah nyata, karakter Allison Baker sendiri tidak mendapatkan ruang pengisahan yang begitu banyak. Hubungan antara karakter tersebut dengan karakter Bill Baker lebih sering hadir lewat penuturan karakter Bill Baker daripada melalui penggambaran visual film. Breslin tidak memberikan penampilan yang mengecewakan, khususnya ketika Stillwater mengungkapkan sebuah pelintiran cerita di akhir cerita. Di saat yang bersamaan, Stillwater jelas akan mampu hadir dengan eksplorasi emosional yang lebih mendalam jika karakter Allison Baker mendapatkan galian kisah yang lebih matang.

 

Stillwater (2021)

Directed by Tom McCarthy Produced by Steve Golin, Tom McCarthy, Jonathan King, Liza Chasin Written by Tom McCarthy, Marcus Hinchey, Thomas Bidegain, Noé Debré Starring Matt Damon, Abigail Breslin, Camille Cottin, Lilou Siauvaud, Deanna Dunagan, William Nadylam, Idir Azougli, Anne Le Ny Cinematography Masanobu Takayanagi Edited by Tom McArdle Music by Mychael Danna Production companies Participant/DreamWorks Pictures/Slow Pony/Anonymous Content/3dot Productions/Supernatural Pictures Running time 140 minutes Country United States Languages English, French

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s