Review: Wedding Proposal (2021)

Diarahkan oleh Emil Heradi (Night Bus, 2017), Wedding Proposal bercerita tentang seorang fotografer bernama Bisma (Dimas Anggara) yang telah diminta oleh kedua orangtuanya (Slamet Rahardjo dan Dewi Irawan) untuk segera menikah. Kedua orangtua Bisma bahkan telah berupaya untuk melakukan perjodohan namun pemuda tersebut terus bersikeras hanya akan menikah dengan wanita yang dicintainya. Secara tidak disengaja, Bisma kemudian bertemu dengan Sissy (Sheryl Sheinafia), seorang pengelola sebuah jasa penyelenggara pernikahan yang dikenal sebagai sosok yang dingin, tangguh, dan, sayangnya, memandang sinis akan hubungan romansa. Awal pertemuan keduanya berlangsung buruk – Sissy menganggap Bisma adalah seorang fotografer amatiran yang hasil fotonya tidak layak untuk digunakan. Bisma tidak menyerah begitu saja. Dengan bantuan sahabatnya, Ito (Arya Saloka), Bisma mulai menyusun rencana untuk meluluhkan hati Sissy.

Wedding Proposal sebenarnya memiliki potensi untuk menjadi sajian drama romansa yang manis sekaligus hangat. Premisnya yang begitu familiar – dua karakter yang begitu bertolak belakang dan awalnya tidak menyukai satu sama lain namun secara perlahan mulai saling jatuh hati – jelas dapat tampil dengan pengisahan yang lugas jika mendapatkan pengolahan cerita yang tepat. Wedding Proposal, sayangnya, tidak memiliki keunggulan tersebut. Naskah cerita garapan Sukdev Singh (Something in Between, 2018) dan Tisa TS (One Fine Day, 2017) terasa hanya bermain-main dengan premis romansa yang digulirkan lewat hubungan yang terjalin antara kedua karakter utama tanpa pernah benar-benar mampu memberikan pengembangan yang lebih utuh. Yang paling fatal, Anggara dan Sheinafia tidak memiliki chemistry yang tepat untuk dipasangkan secara berdampingan. Keduanya tampil dalam kapasitas yang tidak buruk dalam menghidupkan peran mereka. Namun, sebagai dua sosok karakter yang dikisahkan terlibat dalam intrik asmara, keduanya terasa canggung – jika tidak ingin menyebutnya sebagai hambar.

Wedding Proposal justru tampil lebih menarik ketika berkisah tentang hubungan antara karakter Bisma dengan kedua orangtuanya. Sebagai plot sampingan, elemen cerita tentang seorang karakter anak yang mendapatkan tekanan dari orangtuanya – khususnya sang ayah – untuk segera menikah memang tidak pernah mendapatkan pengelolaan kisah secara utuh. Meskipun begitu, jalinan cerita yang kental dengan balutan komedi dari hubungan antara karakter Bisma dengan kedua orangtuanya mampu memberikan sejumlah momen kuat di tengah hambarnya pengembangan kisah romansa dalam film ini. Tidak lantas mendorong kualitas pengisahan Wedding Proposal secara sepenuhnya. Sejumlah konflik kecil yang dihadirkan – seperti kisah hubungan antara karakter Sissy dengan sang ibu (Unique Priscilla) atau cerita tentang kecurigaan ibu dari karakter Bisma tentang perselingkuhan suaminya atau tambahan elemen cerita tentang pernikahan ayah dan ibu dari karakter Bisma yang diawali oleh sebuah perjodohan – tampil hanya sekedar meramaikan linimasa penceritaan film ini tanpa pernah tergarap dengan efektif.

Yang justru mampu memberikan banyak momen menyenangkan dalam presentasi Wedding Proposal adalah penampilan dari Saloka. Perannya sebagai sosok sahabat dari karakter utama memang seringkali ditujukan sebagai penghasil momen-momen komedi bagi film ini. Namun, penampilan prima dari Saloka, selain berhasil menghidupkan karakter yang ia perankan dan sukses mengeksekusi tiap momen komedi yang diberikan pada karakternya, justru membuat kehadirannya sering mencuri perhatian dari penampilan Anggara. Wedding Proposal bahkan terasa hampa ketika karakternya tidak dihadirkan dalam cerita. Penampilan yang kuat dalam presentasi yang secara keseluruhan lemah, memang, namun tetap berhasil meninggalkan kesan tersendiri. Rahardjo dan Irawan, seperti biasa, selalu dapat diandalkan dalam penampilan akting mereka. Sayang, kekuatan penampilan departemen akting film ini tidak cukup mampu untuk menopang lemahnya kualitas penceritaan Wedding Proposal yang dangkal dan berantakan di berbagai bagiannya.

Wedding Proposal (2021)

Directed by Emil Heradi Produced by Sukdev Singh Written by Sukdev Singh, Tisa TS Starring Dimas Anggara, Sheryl Sheinafia, Arya Saloka, Josephine Firmstone, Slamet Rahardjo, Dewi Irawan, Unique Priscilla, Teuku Rifnu Wikana, Tania Ayu Siregar, Bianca Hello, Oline Mendeng, Budi Ros, Miranty Dewi Music by Yovial Virgi Cinematography Roy Lolang Edited by Wawan I. Wibowo, Yoyok Subagyo Production company Screenmedia Films/MD Pictures Running time 102 minutes Country Indonesia Languages Indonesian

Leave a Reply