Review: Mortal Kombat (2021)

Dirilis pertama kali pada tahun 1992 oleh Midway Games, Mortal Kombat dengan segera meraih popularitas diantara para penikmat permainan video bertema pertarungan – khususnya berkat tampilan grafisnya yang tidak segan mengumbar begitu banyak unsur darah serta kekerasan yang sempat memicu kontroversi dari sejumlah pihak. Popularitasnya tersebut mampu membawa Mortal Kombat menjadi salah satu permainan video bertema pertarungan dengan angka penjualan terbaik di sepanjang sejarah yang kemudian coba diadaptasi dan dikembangkan ke berbagai bentuk media lainnya, mulai dari film, serial televisi, komik, novel, permainan kartu, hingga kompetisi judi secara daring. Adaptasi film layar lebar pertama dari Mortal Kombat sendiri dirilis pada tahun 1995. Meskipun mendapatkan sambutan yang kurang begitu hangat dari para kritikus film dunia, Mortal Kombat mampu meraih sukses besar secara komersial sekaligus meluncurkan karir dari sutradara Paul W. S. Anderson di Hollywood. Sayang, sekuel arahan John R. Leonetti yang berjudul Mortal Kombat: Annihilation (1997) gagal untuk meraih kesuksesan serupa dan menutup pintu bagi adanya kesempatan untuk adaptasi film layar lebar dari Mortal Kombat selanjutnya.

Meskipun New Line Cinema dan Warner Bros. Pictures telah mengumumkan bahwa sekuel kedua bagi Mortal Kombat sedang berada dalam tahap pengembangan pada tahun 2010, usaha untuk memproduksi film teranyar Mortal Kombat baru benar-benar berjalan pada tahun 2015 ketika James Wan turut bergabung sebagai produser. Di saat yang bersamaan, Simon McQuoid didapuk untuk menjadi sutradara bagi film yang tidak akan menjadi sekuel bagi dua film Mortal Kombat sebelumnya namun akan digarap sebagai reboot bagi keseluruhan seri film Mortal Kombat. Karenanya, jangan heran dengan sejumlah perubahan yang dihadirkan oleh McQuoid serta penulis naskah Greg Russo dan Dave Callaham (Wonder Woman 1984, 2020). Karakter-karakter lama kesayangan para penikmat permainan video Mortal Kombat memang masih dihadirkan. Meskipun begitu, sesosok karakter baru akan memegang fokus penceritaan film. Mortal Kombat terbaru juga meninggalkan elemen cerita tentang kompetisi antara para petarung yang berasal dari dua dunia yang berbeda. Lantas apa yang akan ditawarkan oleh film ini?

Alur cerita Mortal Kombat berfokus pada sosok Cole Young (Lewis Tan), seorang petarung seni bela diri campuran yang, pada suatu malam, tiba-tiba diserang oleh sesosok asing yang kemudian dikenal dengan sebutan Sub-Zero (Joe Taslim). Beruntung, Cole Young diselamatkan oleh Major Jackson “Jax” Briggs (Mehcad Brooks) yang lantas memberitahunya untuk mencari perlindungan kepada rekannya, Sonya Blade (Jessica McNamee). Oleh Sonya Blade, yang saat itu sedang menginterogasi seorang tentara bayaran yang dikenal dengan sebutan Kano (Josh Lawson), Cole Young diberitahu tentang keberadaan sejumlah dimensi yang para penguasanya mengirimkan para petarungnya untuk bertarung dan memenangkan kompetisi yang disebut sebagai Mortal Kombat agar mereka dapat menguasai dimensi yang berhasil dikalahkan. Cole Young ternyata memiliki ikatan sejarah dengan sebuah peristiwa dari masa lampau sekaligus membuatnya menjadi sosok kunci dalam pertarungan Mortal Kombat di masa mendatang.

Versi teranyar dari Mortal Kombat ini, sayangnya, kemungkinan besar akan memberikan sejumlah kebingungan bagi penontonnya yang bukan berasal dari kalangan penggemar atau masih kurang familiar dengan keberadaan apapun yang berhubungan dengan permainan video Mortal Kombat. Netherrealm? Earthrealm? Outworld? Sebagai sebuah film yang ditujukan menjadi titik awal bermulanya sebuah perjalanan kisah, naskah cerita garapan Russo dan Callaham justru berkesan terlalu mengandalkan memori maupun kenangan para penontonnya akan pengetahuan mengenai berbagai mitologi yang telah dijabarkan dalam permainan video Mortal Kombat. Memang, lewat barisan dialog yang dituturkan oleh sejumlah karakter dalam alur kisah film ini, mitologi akan keberadaan Mortal Kombat mendapatkan beberapa kejelasan. Namun, penyampaian yang terbatas dan sering terbata-bata membuat tidak banyak pengisahan yang benar-benar mampu tergali dengan baik dalam 110 menit durasi penceritaan film ini.

Mortal Kombat juga menghadapi masalah terbesarnya pada sosok karakter Cole Young. Dibandingkan dengan barisan karakter yang tampil pada linimasa penceritaan film, karakter Cole Young yang diciptakan khusus dan baru diperkenalkan lewat film Mortal Kombat terbaru ini nyaris tampil tanpa galian karakter yang benar-benar menarik. Karakterisasinya datar dengan pendalaman cerita yang juga jauh dari kesan mengikat. Bahkan ketika karakter Cole Young dikisahkan telah memiliki dan menguasai sebuah kekuatan khusus, karakternya masih gagal untuk tampil sebagai sosok yang krusial bagi penceritaan Mortal Kombat. Permasalahan ini masih ditambah dengan kakunya penampilan Tan dalam usahanya untuk menghidupkan sosok Cole Young. Tan hadir tanpa kharisma maupun paparan emosi yang kuat – baik dari gestur tubuh maupun pelafalan dialog – yang membuat kehadirannya dengan mudah disaingi oleh karakter maupun pemeran lain yang berada di penceritaan film ini.

Mortal Kombat beruntung memiliki penampilan Taslim, Lawson – yang sebenarnya memerankan sosok karakter yang begitu sukar untuk disukai namun berhasil dihidupkan dengan baik oleh Lawson, serta Hiroyuki Sanada yang sukses hadir dengan penampilan berkualitas prima. Penampilan-penampilan tersebut setidaknya dapat menutupi kekurangan yang muncul akibat lemahnya penampilan akting sang pemeran utama maupun yang dikarenakan kedangkalan kisah serta pengarahan yang diberikan oleh McQuoid. Mortal Kombat memang didesain untuk menjadi sebuah presentasi yang mengunggulkan adegan-adegan aksinya. McQuoid mampu menyajikan hal tersebut. Momen-momen aksi – yang seringkali hadir dengan kesan kekerasan yang brutal seperti yang selalu dibawakan oleh permainan videonya – terpoles dengan baik dan memuaskan. Namun, ketika momen-momen tersebut hilang, Mortal Kombat sering terasa kehilangan nyawa penceritaannya. Bukan sebuah presentasi yang benar-benar buruk namun, secara keseluruhan, Mortal Kombat berkesan kekurangan energi untuk menjadi sebuah awal perjalanan kisah yang menjanjikan.

 

Mortal Kombat (2021)

Directed by Simon McQuoid Produced by James Wan, Todd Garner, Simon McQuoid, E. Bennett Walsh Written by Greg Russo, Dave Callaham (screenplay), Oren Uziel, Greg Russo (story), Ed Boon, John Tobias (video game, Mortal Kombat) Starring Lewis Tan, Jessica McNamee, Josh Lawson, Tadanobu Asano, Mehcad Brooks, Ludi Lin, Chin Han, Joe Taslim, Hiroyuki Sanada, Max Huang, Sisi Stringer, Matilda Kimber, Laura Brent, Daniel Nelson, Damon Herriman, Angus Sampson, Nathan Jones, Mel Jarnson Music by Benjamin Wallfisch Cinematography Germain McMicking Edited by Dan Lebental, Scott Gray Production companies New Line Cinema/Atomic Monster Productions/Broken Road Productions Running time 110 minutes Country United States Language English

Leave a Reply