Review: Cats (2019)


Menyusul kesuksesan adaptasi layar lebar Les Misérables (2012) yang berhasil meraih pendapatan komersial sebesar lebih dari US$441 juta selama masa tayangnya serta mendapatkan delapan nominasi di ajang The 85th Annual Academy Awards dan memenangkan tiga diantaranya, Tom Hooper kembali ke ranah musikal melalui Cats. Seperti halnya Les Misérables, Cats diadaptasi dari sebuah drama panggung berjudul sama yang diciptakan oleh komposer Andrew Lloyd Webber – yang juga bertugas sebagai penata musik di film ini – berdasarkan buku kumpulan puisi berjudul Old Possum’s Book of Practical Cats yang ditulis oleh T. S. Eliot. Dengan naskah cerita yang digarap Hooper bersama dengan Lee Hall (War Horse, 2011), versi film dari Cats masih menuturkan kisah yang sama seperti drama panggungnya: Tentang sekelompok kucing yang menyebut diri mereka sebagai kelompok Jellicle yang di satu malam khusus kemudian berkumpul dan memilih salah satu diantara mereka untuk dikirimkan ke Heaviside Layer – sebuah istilah yang digunakan untuk proses kelahiran kembali guna menjalani sebuah kehidupan yang baru.

Mengadaptasi sebuah drama panggung musikal menjadi sebuah presentasi film layar lebar jelas bukanlah hal yang cukup mudah untuk dilakukan. Ketika para penikmat drama panggung dapat merasakan energi dan emosi yang disampaikan oleh para pemeran drama panggung tersebut melalui akting, dialog, serta nyanyian mereka secara langsung, para penonton film hanya dapat merasakan sensasi emosi dari jalan cerita yang sedang mereka ikuti setelah melalui beberapa tahapan medium penataan gambar, musik, atau penataan sinematografi. Hal inilah yang mungkin menyebabkan Cats kurang dapat menemukan ritme pengisahannya yang sesuai ketika diadaptasi menjadi sebuah sajian cerita film. Dengan durasi penceritaan yang mencapai 110 menit, Cats garapan Hooper menampilkan premis cerita yang dikembangkan cenderung minimalis dan monoton. Satu jam pertama film bahkan dihabiskan untuk barisan nyanyian yang digunakan untuk memperkenalkan karakter-karakter yang nantinya bersaing memperebutkan kesempatan untuk kehidupan kedua.

Jika nyanyian yang sekaligus dijadikan dialog digunakan sebagai alat untuk bercerita dalam Les Misérables, Cats justru hanya memanfaatkannya agar penoton tidak kebingungan melihat banyaknya sosok “manusia kucing” yang dihadirkan di hadapan mereka. Pada beberapa dialog, Cats memang berusaha untuk menghadirkan pendalaman karakter sekaligus mengenalkan beberapa isu sosial yang sepertinya dijadikan sebagai pegangan utama bagi penceritaan film. Sayangnya, pendalaman tersebut tidak pernah mampu terasa cukup untuk benar-benar membuat penonton merasa peduli dengan nasib para kucing yang berada di linimasa penceritaan. Akhirnya, seiring dengan berakhirnya lagu demi lagu, Cats tidak pernah berhasil meninggalkan kesan istimewa yang mendalam. Well… selain kesan aneh untuk melihat barisan manusia yang seluruh tubuhnya ditutupi efek visual untuk membuat mereka terlihat sebagai kucing-kucing, tentu saja.

Anda mungkin akan dapat jauh lebih menikmati Cats jika Anda dapat membuka diri terhadap berbagai keanehan dan kejanggalan yang dihadirkan jalan ceritanya – atau… well… jika Anda merupakan seorang penggemar musikal yang juga merupakan seorang pengagum kucing. Tentu, Anda tidak akan pernah mendapatkan penjelasan yang pasti tentang bagaimana nasib para kucing yang telah melalui Heaviside Layer atau malah apa Heaviside Layer itu sendiri atau mengapa sosok Macavity (Idris Elba) menjadi sosok antagonis tunggal diantara barisan kucing-kucing lainnya. Eksekusi yang dilakukan Hooper terhadap Cats sepertinya hanya terbatas pada usaha untuk membawa sebuah drama panggung menjadi sebuah presentasi film tanpa pernah benar-benar memahami apa yang diperlukan oleh Cats untuk dapat memaparkan kisahnya secara utuh. Di saat yang bersamaan, cukup mengecewakan juga untuk melihat garapan Hooper hadir dalam kualitas cerita yang medioker. Bahkan tampilan efek visual guna menjadikan setiap pemeran film menjadi sosok kucing saja masih terlihat mentah dan kasar di banyak bagiannya.

Berbagai kelemahan yang terdapat pada pengembangan karakter dan cerita serta pengarahan Hooper menjadikan lagu-lagu yang dipresentasikan di sepanjang film ini menjadi jiwa sekaligus nyawa yang krusial bagi kualitas film secara keseluruhan. Beberapa lagu di bagian awal seperti Jellicle Songs for Jellicle Cats atau The Old Gumbie Cat yang ditampilkan Rebel Wilson mampu menghadirkan atmosfer dan suasana yang menyenangkan sebelum akhirnya Cats terpasung dalam deretan penampilan lagu yang benar-benar menguji kesabaran para penontonnya. Cats juga menyimpan beberapa momen emosional ketika melibatkan penampilan Jennifer Hudson sebagai sosok kucing Grizabella yang memiliki masa lalu kelam dan berusaha untuk bertahan dan tidak menyerah pada situasi yang ia hadapi. Penampilan Hudson dalam lagu Memory hadir fenomenal dan ditempatkan di paruh cerita yang akan mampu membuat penonton sedikit melupakan berbagai kehampaan yang mereka rasakan pada paruh penceritaan sebelumnya. Penampilan-penampilan lain yang berkesan datang dari Judi Dench, Francesca Hayward, Laurie Davidson, Robbie Fairchild, dan Steven McRae yang mampu membawakan energi yang kuat dalam setiap kehadiran mereka.

popcornpopcornpopcornpopcorn2popcorn2

cats-taylor-swift-movie-posterCats (2019)

Directed by Tom Hooper Produced by Debra Hayward, Tim Bevan, Eric Fellner, Tom Hooper Written by Lee Hall, Tom Hooper (screenplay), Andrew Lloyd Webber (stage musical, Cats), T. S. Eliot (book, Old Possum’s Book of Practical Cats) Starring James Corden, Judi Dench, Jason Derulo, Idris Elba, Jennifer Hudson, Ian McKellen, Taylor Swift, Rebel Wilson, Francesca Hayward, Laurie Davidson, Robbie Fairchild, Mette Towley, Steven McRae, Danny Collins, Naoimh Morgan, Ray Winstone, Laurent Bourgeois, Larry Bourgeois, Jaih Betote, Jonadette Carpio, Daniela Norman, Bluey Robinson, Freya Rowley, Ida Saki, Zizi Strallen, Eric Underwood, Cory English Music by Andrew Lloyd Webber Cinematography Christopher Ross Edited by Melanie Oliver Production company Working Title Films/Amblin Entertainment/Monumental Pictures/The Really Useful Group Running time 110 minutes Country United Kingdom, United States Language English

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s