Review: Dora and the Lost City of Gold (2019)


Menyusul deretan serial animasi yang diproduksi oleh saluran televisi asal Amerika Serikat, Nickelodeon, seperti Rugrats, Jimmy Neutron, Hey Arnold!, The Wild Thornberrys, hingga SpongeBob SquarePants, Dora the Explorer kini turut diadaptasi menjadi sebuah presentasi cerita film layar lebar. Berbeda dengan serial animasi yang telah disebutkan sebelumnya, adaptasi Dora the Explorer mendapatkan perlakukan yang sedikit berbeda. Alih-alih disajikan tetap dengan teknik pengisahan animasi, kisah terbaru Dora the Explorer dihadirkan sebagai live-action namun dengan mempertahankan karakter-karakter ikoniknya serta tata cerita khasnya yang telah begitu familiar. Hasilnya, film yang kemudian diberi judul Dora and the Lost City of Gold dan diarahkan oleh James Bobin (The Muppets, 2011) ini berhasil menghadirkan kesegaran penceritaan yang akan cukup mampu menarik perhatian para penonton dewasa dan, di saat yang bersamaan, juga tetap tampil begitu menghibur bagi para penonton muda yang memang menjadi target pasar filmnya.

Alur cerita Dora and the Lost City of Gold yang digarap Nicholas Stoller (Gulliver’s Travels, 2010) dan Matthew Robinson (The Invention of Lying, 2009) sendiri tidak memiliki hubungan kontinuitas yang khusus dengan kisah dari serial televisinya. Dikisahkan, Dora yang kini telah beranjak dewasa (Isabela Moner) harus berpisah dengan kedua orangtuanya, Cole (Michael Peña) dan Elena (Eva Longoria), yang akan melakukan ekspedisi ke hutan belantara untuk menemukan bagian dari peradaban suku Inca yang telah lama mereka pelajari. Meskipun terpisah, kedua orangtuanya tetap memberikan kabar lokasi keberadaan mereka setiap hari agar Dora turut merasakan perjalanan serta petualangan yang mereka jalani. Rasa khawatir mulai menghinggapi Dora ketika kedua orangtuanya mulai tidak memberikan kabar selama beberapa hari. Lebih mengerikan lagi, Dora bersama dengan teman-teman sekolahnya, Diego (Jeff Wahlberg), Randy (Nicholas Coombe), dan Sammy (Madeleine Madden), kemudian diculik oleh sekelompok orang asing yang lantas meminta Dora untuk menunjukkan dimana keberadaan orangtuanya.

Dora and the Lost City of Gold memulai pengisahannya dengan cukup menyenangkan. Menghadirkan sejumlah adegan yang ditujukan sebagai tribut kepada serial televisinya serta alur pengisahan yang familiar bagi film-film petualangan sejenis – bayangkan Raiders of the Lost Ark (Steven Spielberg, 1982) atau National Treasure (Jon Turteltaub, 2004) namun dengan cerita yang lebih sederhana dan komikal, Stroller dan Robinson mengisi Dora and the Lost City of Gold dengan barisan dialog bernuansa guyonan yang tampil kuat untuk menghibur para penontonnya. Pengenalan yang dilakukan pada karakter-karakter lama seperti Dora, Diego, hingga Boots the Monkey (Danny Trejo) dan Swiper the Fox (Benicio del Toro) serta barisan karakter yang baru dihadirkan dalam linimasa pengisahan film ini juga dilakukan secara efektif dan terbukti bermanfaat untuk membentuk ikatan perhatian yang lebih kuat bagi jalan cerita yang sedang coba dibangun. Cukup mudah untuk menyukai Dora and the Lost City of Gold meskipun Anda bukanlah penggemar atau sama sekali belum pernah menyaksikan serial animasinya.

Meskipun memulai dengan perjalanan yang cukup mulus dan menyenangkan, Dora and the Lost City of Gold secara perlahan mulai terasa kehilangan daya tarik kisahnya pada pertengahan cerita. Dengan konflik yang cenderung sederhana dan minimalis, pengembangan cerita yang lantas berjalan selama 102 menit bergerak stagnan tanpa kehadiran bangunan konflik yang lebih kuat maupun menarik. Eksekusi Bobin yang seringkali gegabah dalam menjaga ritme penceritaan film juga tidak membuat Dora and the Lost City of Gold tampil lebih baik. Jika pada awal film Dora and the Lost City of Gold bergerak dengan kecepatan maksimal dalam bercerita, bagian pertengahan film seringkali terasa bertele-tele dalam membuka, membangun, dan mengembangkan barisan konflik dan karakternya. Beruntung, film ini memiliki barisan pengisi departemen akting yang mampu menghadirkan kualitas penampilan yang solid. Bahkan dalam momen pengisahan terlemahnya, penonton jelas akan sulit untuk tidak menyukai setiap karakter yang berhasil diperankan dengan hangat dan baik oleh para pemerannya.

Pemilihan Moner untuk berperan sebagai sang karakter utama jelas juga menjadi poin keunggulan kuat bagi Dora and the Lost City of Gold. Moner tidak hanya mampu menghadirkan karakteristik dari sosok Dora yang manis, lugu, dan menyenangkan seperti yang telah lama dikenalkan oleh serial animasinya namun juga sukses menambahkan daya tarik dan kharisma yang kuat pada karakter tersebut. Chemistry persahabatan yang ia jalin dengan Wahlberg, Coombe, dan Madden – yang sayangnya hadir dengan pengisahan yang begitu terbatas – serta Peña dan Longoria yang berperan sebagai sosok orangtuanya juga tampil meyakinkan. Departemen akting film ini juga diperkuat oleh penampilan Eugenio Derbez, Adriana Barraza, dan Q’orianka Kilcher yang mampu hadir mengesankan meskipun dengan penampilan yang cukup singkat. [C]

dora-and-the-lost-city-of-gold-isabela-moner-movie-posterDora and the Lost City of Gold (2019)

Directed by James Bobin Produced by Kristin Burr Written by Nicholas Stoller, Matthew Robinson (screenplay), Tom Wheeler, Nicholas Stoller (story), Chris Gifford, Valerie Walsh Valdes, Eric Weiner (TV series, Dora the Explorer) Starring Isabela Moner, Eugenio Derbez, Michael Peña, Eva Longoria, Danny Trejo, Jeff Wahlberg, Benicio del Toro, Nicholas Coombe, Madeleine Madden, Temuera Morrison, Adriana Barraza, Pia Miller, Q’orianka Kilcher, Isela Vega, Madelyn Miranda, Malachi Barton, Sasha Toro, Marc Weiner, Joey Vieira Music by John Debney, Germaine Franco Cinematography Javier Aguirresarobe Edited by Mark Everson Production company Paramount Players/Nickelodeon Movies/Walden Media/Media Rights Capital/Burr! Productions Running time 102 minutes Country United States Language English, Spanish, Quechuan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s