Review: Pokémon Detective Pikachu (2019)


Pokémon Detective Pikachu jelas bukanlah film perdana yang membasiskan kisahnya pada waralaba sukses Pokémon – yang dimulai dari sebuah permainan video dan kemudian diadaptasi menjadi film televisi, film pendek, buku, komik, album musik, serta merchandise yang secara keseluruhan menjadikan Pokémon sebagai salah satu waralaba permainan video terlaris sepanjang masa di dunia. Tercatat, tidak kurang dari 21 film animasi telah diproduksi berdasarkan waralaba permainan video ini dengan film animasi pertama, Pokémon: The First Movie arahan Kunihiko Yuyama, dirilis pada tahun 1998 dan film animasi teranyarnya, Pokémon the Movie: The Power of Us arahan Tetsuo Yajima, dirilis pada tahun 2018 lalu. Pokémon Detective Pikachu merupakan film pertama dalam barisan film yang diadaptasi dari waralaba Pokémon yang diproduksi sebagai sebuah sajian live-action serta digarap oleh rumah produksi yang berasal dari Hollywood. Diarahkan oleh Rob Letterman (Goosebumps, 2015), Pokémon Detective Pikachu akan membawa penontonnya pada sebuah petualangan baru dengan nuansa misteri yang jelas cukup berbeda jika dibandingkan dengan pengisahan yang biasa dihadirkan dalam film-film Pokémon sebelumnya.

Naskah cerita Pokémon Detective Pikachu yang digarap Letterman bersama dengan Dan Hernandez, Benji Samit, dan Derek Connolly (Kong: Skull Island, 2017) menggunakan premis dari seri permainan video terbaru Pokémon, Detective Pikachu, dimana para pemainnya bekerjasama dengan salah satu karakter Pokémon bernama Pikachu untuk menyelesaikan sebuah misteri. Dikisahkan, seorang pemuda bernama Tim Goodman (Justice Smith) baru saja kehilangan sang ayah yang meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan ketika sedang menjalani tugasnya sebagai seorang polisi. Secara tidak sengaja, Tim Goodman kemudian bertemu dengan rekan kerja sang ayah yang merupakan sesosok pokémon bernama Pikachu (Ryan Reynolds) yang anehnya mengalami kehilangan banyak bagian ingatannya selepas kecelakaan yang dialami oleh ayah Tim Goodman. Hal yang semakin membuat Tim Goodman merasa curiga akan kematian sang ayah. Ditemani dengan seorang jurnalis bernama Lucy Stevens (Kathryn Newton), Tim Goodman lantas memulai usaha untuk menemukan jawaban sebenarnya akan penyebab kematian ayahnya.

Sayangnya, terlepas dari usaha untuk menghadirkan sentuhan elemen kisah misteri pada penceritaannya – yang kemudian turut disajikan dalam balutan tata sinematografi yang membuat film ini memiliki atmosfer yang serupa seperti Blade Runner 2049 (Dennis Villeneuve, 2017), Pokémon Detective Pikachu harus diakui tidak memiliki struktur pengisahan yang cukup kuat maupun menarik untuk membuatnya terasa istimewa. Usaha Letterman untuk membawa sebuah alur cerita alternatif mengenai dunia pokémon justru dihambat oleh keputusan Letterman dan rekan-rekan penulis naskahnya untuk mengesampingkan bangunan latar belakang kisah yang utuh mengenai dunia pokémon itu sendiri. Hasilnya, sudah dapat diduga, mereka yang awam akan pokémon dan karakter-karakter yang berada di dalamnya jelas akan tenggelam dalam berbagai rasa kebingungan mengenai banyak arah maupun langkah pengembangan konflik maupun karakter dalam film ini. Pilihan untuk menghadirkan karakter Pikachu hanya sebagai pendamping bagi karakter Tim Goodman juga terasa membuang begitu saja kesempatan untuk menjadikan Pokémon Detective Pikachu menjadi sebuah sajian yang lebih hidup – khususnya ketika Reynolds berhasil mengeksekusi deretan dialog-dialognya yang jenaka dengan sangat mengesankan.

Olahan konflik yang disajikan Pokémon Detective Pikachu juga gagal untuk dihadirkan dengan matang. Plot misteri yang harus diselesaikan oleh karakter Tim Goodman dan Lucy Stevens tampil membosankan dan jelas telah terasa usang. Sial, kedua karakter tersebut – seperti halnya hampir seluruh karakter manusia yang ada dalam linimasa pengisahan film ini – dihadirkan dengan penggalian cerita yang sangat dangkal dan hampir tidak memiliki pengembangan yang berarti hingga berakhirnya durasi presentasi Pokémon Detective Pikachu. Tidak mengherankan jika meskipun Smith, Newton, Ken Watanabe, hingga Bill Nighy telah berusaha untuk menghadirkan penampilan akting terbaik mereka, karakter-karakter dalam jalan cerita Pokémon Detective Pikachu sama sekali tidak pernah terasa menarik. Momen-momen terbaik film ini, ironisnya, justru ketika beberapa karakter pokémon hadir dan mencuri perhatian. Vokal Reynolds – dan guyonan-guyonan yang diberikan pada karakter Pikachu – mungkin akan mengingatkan banyak penonton pada perannya dalam Deadpool (Tim Miller, 2016). Tetap saja, penampilan vokal Reynolds sebagai Pikachu menjadi elemen terbaik dari film ini yang seharusnya juga diberikan panggung utama dan tidak semata hanya menjadi karakter sempalan belaka. [C-]

Pokémon-Detective-Pikachu-movie-posterPokémon Detective Pikachu (2019)

Directed by Rob Letterman Produced by Mary Parent, Cale Boyter, Hidenaga Katakami, Don McGowan Written  by Dan Hernandez, Benji Samit, Rob Letterman, Derek Connolly (screenplay), Dan Hernandez, Benji Samit, Nicole Perlman (story), Atsuko Nishida (characters), Tomokazu Ohara, Haruka Utsui (video game, Detective Pikachu), Satoshi Tajiri, Ken Sugimori, Junichi Masuda (video games, Pokémon) Starring Ryan Reynolds, Justice Smith, Kathryn Newton, Suki Waterhouse, Omar Chaparro, Chris Geere, Ken Watanabe, Bill Nighy, Rita Ora, Karan Soni, Josette Simon, Kadiff Kirwan, Ikue Ōtani, Max Fincham, Diplo, Ryoma Takeuchi Music by Henry Jackman Cinematography John Mathieson Edited by Mark Sanger, James Thomas Production companies Warner Bros. Pictures/Legendary Pictures/The Pokémon Company Running time 104 minutes Country United States, Japan Language English

One thought on “Review: Pokémon Detective Pikachu (2019)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s