Review: Game Night (2018)


Jum’at malam itu harusnya berlangsung layaknya Jum’at malam lainnya bagi pasangan suami istri, Max (Jason Bateman) dan Annie (Rachel McAdams), yang selalu menghabiskan malam akhir pekan mereka bermain berbagai jenis permainan bersama dengan teman-teman mereka, Ryan (Billy Magnussen), Sarah (Sharon Hogan), Kevin (Lamorne Morris), dan Michelle (Kylie Bunbury). Namun, kedatangan abang kandung Max, Brooks (Kyle Chandler), akhirnya mengubah rencana tersebut. Brooks mengusulkan agar mereka melakukan sebuah permainan peran: salah seorang pemain akan menjadi korban penculikan sementara para pemain lainnya akan berusaha menemukan dimana keberadaan korban penculikan tersebut. Brooks bahkan menjanjikan untuk memberikan mobil mewahnya bagi pemain yang berhasil keluar sebagai pemenang pada permainan tersebut. Dengan bantuan beberapa aktor yang berperan sebagai penculik dan detektif yang memberikan petunjuk kepada para pemain, Max, Annie, dan teman-temannya awalnya merasa senang saja dengan permainan tersebut. Sial, setelah beberapa lama terlibat dalam permainan tersebut, Max, Annie, dan teman-temannya mulai menyadari bahwa mereka sedang terlibat dalam sebuah aksi kejahatan yang jelas dapat membahayakan nyawa mereka.

Premis yang ditawarkan Game Night boleh saja terdengar sebagai sebuah premis dari film misteri bernada serius yang mencekam. Namun, di tangan duo sutradara John Francis Daley dan Jonathan Goldstein – dua orang yang juga menjadi penulis naskah bagi film-film seperti Horrible Bosses (Seth Gordon, 2011), Cloudy with a Chance of Meatballs 2 (Cody Cameron, Kris Pearn, 2013), Spider-Man: Homecoming (Jon Watts, 2017), serta melakukan debut pengarahan mereka lewat Vacation (2015) – premis tersebut kemudian dikemas menjadi sebuah film komedi yang dipenuhi dengan momen-momen tawa yang segar. Formula kesuksesan terbesar Game Night, tentu saja, berasal dari kemampuan Daley dan Goldstein dalam menjaga kedinamisan pengisahan filmnya. Sebagai sebuah film yang juga mengandalkan unsur komedi sekaligus aksi dan misteri untuk dapat mengikat perhatian penontonnya, Daley dan Goldstein menghantarkan filmnya dalam ritme yang cepat namun tidak pernah terasa tergesa-gesa dalam membangun maupun membuka tabir misteri yang ingin mereka sampaikan. Tertata dengan baik sehingga penonton dapat begitu terhibur dengan sentuhan komedi film ini sekaligus turut terus berusaha memecahkan persoalan yang dihadapi oleh karakter-karakter dalam jalan cerita film ini.

Kesuksesan penyutradaraan Daley dan Goldstein jelas tidak dapat dipisahkan dari kecerdasan penulisan naskah cerita yang dilakukan oleh Mark Perez (Accepted, 2006). Perez berhasil menyediakan deretan humor yang terasa begitu segar – dengan banyak guyonan yang jelas akan membuat para pecinta pop culture segera jatuh hati – serta karakter-karakter yang begitu mudah untuk disukai. Tentu, beberapa bagian pengisahan Game Night terasa familiar dan klise. Kejutan pengisahan yang dilontarkan Perez pada paruh ketiga ceritanya juga terasa sedikit berlebihan setelah melalui beberapa kejutan pengisahan di paruh cerita sebelumnya. Terlepas dari sedikit kelemahan tersebut, garapan cerita Perez untuk Game Night harus diakui tampil dengan kualitas yang unggul dimana setiap karakter mampu diberikan porsi pengisahan yang utuh, guyonan-guyonan yang jauh dari kesan murahan – dan jelas akan mampu memancing tawa lepas penonton, serta sentuhan misteri yang memikat.

Penampilan para pengisi departemen akting yang hadir dengan energi tinggi yang luar biasa menyenangkan juga semakin mempersolid kualitas keseluruhan presentasi film ini. Seluruh jajaran pemeran – yang kemudian diperkuat juga dengan dukungan penampilan dari Michael C. Hall, Danny Huston, serta Jesse Plemons dan Chelsea Peretti yang begitu mencuri perhatian – hadir dengan chemistry yang begitu meyakinkan. Bateman jelas berada pada elemen terbaiknya dengan konten komedi yang disajikan oleh naskah cerita Game Night. Namun, penampilan McAdams jelas adalah penampilan yang paling memikat di sepanjang durasi film ini. Penampilan McAdams yang begitu lepas dan lugas jelas akan mengingatkan banyak penonton pada perannya sebagai Regina George dalam Mean Girls (Mark Waters, 2004). McAdams jelas adalah seorang aktris yang memiliki kemampuan kuat dalam penampilan komikal. Sangat menyenangkan untuk melihat McAdams kembali hadir dalam elemen komikalnya yang begitu menggoda setelah beberapa saat melihat aktris berkewarganegaraan Kanada tersebut “terjebak” dalam film-film drama maupun komedi romansa.

Game Night jelas bukanlah sebuah film komedi yang dapat dipandang sebelah mata. Terlepas dari pengemasannya yang ringan dan santai, Game Night mampu didukung dengan naskah cerita yang tergarap dengan cerdas, pengarahan yang solid, serta penampilan para pengisi departemen akting yang hadir dengan daya tarik yang luar biasa kuat. Sebuah kombinasi yang mampu menjadikan Game Night sebagai film komedi bercita rasa tinggi yang jelas terasa semakin sulit untuk ditemukan dalam beberapa tahun terakhir. An excellent laugh out loud comedy! [B]

Game-Night-jason-bateman-rachel-mcadams-movie-posterGame Night (2018)

Directed by John Francis Daley, Jonathan Goldstein Produced by John Davis, Jason Bateman, John Fox, James Garavente Written by Mark Perez Starring Jason Bateman, Rachel McAdams, Kyle Chandler, Billy Magnussen, Sharon Horgan, Lamorne Morris, Kylie Bunbury, Jesse Plemons, Michael C. Hall, Danny Huston, Chelsea Peretti, Camille Chen, Zerrick Williams, Joshua Mikel, Michael Cyril Creighton, John Francis Daley, Jonathan Goldstein, Malcolm X. Hughes, Jessica Lee, Jeffrey Wright Music by Cliff Martinez Cinematography Barry Peterson Edited by  Jamie Gross, Gregory Plotkin, David Egan Production company Davis Entertainment/Aggregate Films/New Line Cinema Running time 100 minutes Country United States Language English

Advertisements

One thought on “Review: Game Night (2018)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s