Review: The Battleship Island (2017)


Terinspirasi dari kisah nyata yang terjadi di masa penjajahan Jepang atas Korea pada tahun 1910 – 1945, The Battleship Island berkisah mengenai 400 orang warga Korea yang dibawa – sebagian besar dengan cara paksa – oleh pasukan Jepang untuk bekerja di sebuah tambang batubara yang terletak di Hashima Island, Jepang. Di sana, para warga Korea tersebut diharuskan untuk bekerja secara terus menerus dengan upah yang sangat rendah – kaum pria bertugas untuk menggali lapisan batubara sementara kaum wanita dijadikan sebagai penghibur bagi para tentara Jepang. Tidak tahan dengan perlakuan kasar dan semena-mena dari pihak Jepang, beberapa orang pekerja mulai menyusun rencana dan strategi untuk dapat melawan para tentara Jepang dan keluar dari pulau tersebut. Dan ketika mereka mendengar kabar bahwa pihak militer Jepang mulai mengalami kesulitan dan kekalahan dari perang mereka terhadap tentara sekutu – yang berasal dari Amerika Serikat, Britania Raya, Uni Soviet dan Republik Tiongkok, pada saat itu pula mereka tahu kalau mereka harus segera bersatu untuk dapat meraih momen kemerdekaan hidup mereka.

Dengan filmografinya yang banyak diisi oleh film-film bernuansa aksi seperti The City of Violence (2006), The Berlin File (2013) hingga Veteran (2015), tidak mengherankan bila Ryoo Seung-wan mampu menghadirkan ritme pengisahan yang tepat bagi The Battleship Island. Setelah memperkenalkan latar belakang konflik sekaligus karakter-karakter utama yang menjadi jangkar bagi penceritaan film ini, Ryoo secara jeli mulai mengalirkan jalan penceritaan filmnya secara perlahan. Tidak seperti kebanyakan film peperangan buatan Hollywood yang bernada serius atau cenderung menitikberatkan presentasi cerita pada penampilan tata efek visualnya, The Battleship Island digarap dengan nada penceritaan yang ringan, menggunakan elemen-elemen humor pada banyak bagian dialognya namun tetap mampu hadir dengan drama yang terasa berkisah begitu personal sehingga berhasil menghasilkan sentuhan-sentuhan emosional yang kuat pada pengisahannya. Tentu, Ryoo juga sukses memberikan tatanan produksi yang sangat meyakinkan bagi The Battleship Island dan akan mampu membuat banyak penonton menahan nafas mereka di momen-momen menegangkan dalam film ini.

Ryoo sendiri sepertinya menginginkan agar The Battleship Island bertutur sebagai kisah perjuangan rakyat Korea secara keseluruhan dan bukan merupakan kumpulan kisah dari karakter-karakter yang berada dalam sebuah konflik. Karena hal itu pula, meskipun Ryoo menyajikan beberapa karakter yang menjadi tumpuan utama dalam penceritaan, karakter-karakter tersebut tidak pernah menjadi fokus utama jalan cerita film dan hanyalah menjadi bagian dari observasi yang dilakukan Ryoo kepada kisah para warga Korea yang terperangkap di Hashima Island. Di saat yang bersamaan, pilihan tersebut membuat arah penceritaan film ini menjadi cukup terpecah. Banyaknya nama dan wajah – sekaligus kisah-kisah yang mereka bawakan – yang melintasi linimasa pengisahan secara perlahan menggiring penonton pada sejumlah kebingungan. Bukan sebuah masalah yang benar-benar mengganggu (atau merusak) namun tetap membuat kesolidan kualitas penceritaan film menjadi sedikit berkurang.

Karakter-karakter utama dalam The Battleship Island memang tidak diberikan penggalian maupun eksplorasi cerita yang lebih kuat. Meskipun begitu, departemen akting film yang diisi nama-nama seperti So Ji-sub, Song Joong-ki dan Lee Jung-hyun tetap mampu memberikan penampilan terbaik mereka untuk menghidupkan setiap karakter yang mereka perankan. Hwang Jung-min dan Kim Su-an yang berperan sebagai pasangan ayah dan anak yang saling menjaga satu sama lain demi bertahan hidup di tengah berbagai kekacauan yang mereka hadapi jelas merupakan dua pemeran dengan penampilan terkuat di sepanjang pengisahan film ini. Tidak mengherankan. Dua karakter yang mereka perankan memang merupakan karakter-karakter dengan garis pengisahan yang paling tegas dan maksimal jika dibandingkan dengan karakter-karakter lainnya. Hwang dan Kim berhasil hadir dengan penampilan yang begitu meyakinkan, mengikat dan sangat emosional. Kualitas yang cukup merefleksikan The Battleship Island terlepas dari berbagai kelemahan presentasinya. [B-]

the-battleship-island-movie-posterThe Battleship Island (2017)

Directed by Ryoo Seung-wan Produced by Cho Sung-min Written by Ryoo Seung-wan Starring Hwang Jung-min, So Ji-sub, Song Joong-ki, Lee Jung-hyun, Kim Su-an, Lee Geung-young, Lee Jung-eun, Yoon Kyung-ho, Bae Seung-cheol, Jang Sung-bum, Kim Ye-eun, Bae Je-gi Music by Bsng Jun-suk Cinematography Lee Mo-gae Edited by Kim Jae-bum, Kim Sang-bum Production company Filmmaker R & K Running time 132 minutes Country South Korea Language Korean, Japanese

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s