Review: Mine (2016)


Merupakan debut pengarahan film layar lebar bagi duo sutradara asal Italia, Fabio Guaglione dan Fabio Resinaro, Mine berkisah mengenai seorang anggota pasukan tentara Amerika Serikat yang sedang bertugas di Afrika Utara, Mike Stevens (Armie Hammer). Setelah sebuah misi yang gagal untuk dieksekusi, ia dan rekannya, Tommy Madison (Tom Cullen), harus berjalan menempuh luas dan panasnya daratan gurun pasir untuk kembali ke pangkalan militer mereka. Sial, di tengah perjalanan, keduanya secara tidak sengaja menginjak ranjau darat yang kemudian membunuh Tommy Madison. Sendirian di tengah gurun, Mike Stevens harus memutar otak untuk dapat menyelamatkan hidupnya, baik dari ranjau darat yang dapat meledak kapan saja maupun dari berbagai tantangan yang dapat menghampirinya dari berbagai penjuru gurun tersebut.

Layaknya dua film lain yang juga tengah diputar di layar bioskop Indonesia minggu ini, 47 Meters Down (Johannes Roberts, 2017) dan The Wall (Doug Liman, 2017), Mine juga berkisah mengenai sesosok karakter yang secara sendirian sedang menghadapi sebuah krisis yang dapat mengancam kehidupannya. Namun, berbeda dengan kedua film yang disebutkan sebelumnya, naskah cerita Mine yang juga ditulis oleh Guaglione dan Resinaro menawarkan lebih banyak intrik dan konflik dari sang karakter utama. Ditambah dengan beberapa kehadiran karakter pendukung – baik yang hadir langsung dalam jalan penceritaan maupun yang dihadirkan dalam adegan kilas balik, Mine mampu tampil dengan atmosfer penceritaan yang lebih berwarna. Guaglione dan Resinaro juga menggunakan usaha penyelamatan diri yang dilakukan karakter Mike Stevens sebagai simbolisme dari pandangan hidup yang direfleksikan dari masa lalu dari karakter tersebut. Sentuhan yang seringkali membuat film ini tampil emosional.

Sayangnya, tidak seluruh konflik tersebut mampu dikendalikan Guaglione dan Resinaro dengan baik. Karakter penduduk lokal yang dikisahkan membantu karakter Mike Stevens (Clint Dyer) misalnya, sama sekali tidak pernah diberikan ruang pengisahan yang lebih luas meskipun kehadiran karakternya terasa cukup esensial. Konflik-konflik yang hadir dari kehidupan karakter Mike Stevens di masa lalu – mulai dari hubungannya dengan ayah dan ibu hingga kisah asmaranya dengan sang tunangan, Jenny (Annabelle Wallis) – juga tidak sepenuhnya tergali dengan baik. Guaglione dan Resinaro bahkan terasa menumpuk konflik-konflik tersebut di paruh kedua hingga akhir film yang membuat Mine terasa terburu-buru dalam berkisah  setelah pada paruh awal film ini murni hanya berfokus pada karakter Mike Stevens dan usahanya untuk menyelamatkan diri. Inkonsistensi dalam ritme pengisahan itulah yang membuat Mine gagal untuk tampil lebih kuat dalam bercerita.

Meskipun kisah perjalanan karakternya kerap diwarnai banyak karakter pendukung namun penampilan Hammer tetap menjadi sandaran utama bagi Mine untuk mampu tetap mengikat perhatian penontonnya. Melalui penampilan Hammer yang apik, penonton dapat merasakan kemarahan, kesedihan, keputusasaan dan berbagai sisi emosional lain yang dirasakan karakter Mike Stevens ketika ia sedang terasing di tengah garangnya kehidupan gurun pasir. Walau karakter mereka tampil dengan pengisahan yang terbatas, baik Cullen maupun Dyer berhasil menjadi pasangan akting yang baik bagi Hammer. Begitu juga Wallis yang meskipun tidak menghabiskan banyak waktu berakting dalam satu layar bersama Hammer namun tetap mampu memberikan sentuhan emosional bagi karakter yang mereka perankan. [C]

mine-armie-hammer-movie-posterMine (2016)

Directed by Fabio Guaglione, Fabio Resinaro Produced by Peter Safran Written by Fabio Guaglione, Fabio Resinaro Starring Armie Hammer, Annabelle Wallis, Tom Cullen, Clint Dyer, Geoff Bell, Juliet Aubrey, Inés Píñar Mille, Luka Peros, Daniel Sandoval, Agustín Rodríguez, Yesarela Azurmendi, Manuel Medero, David Kirk Traylor, Edoardo Purgatori Music by Luca Balboni, Andrea Bonini Cinematography Sergi Vilanova Editing by Matteo Santi, Fabio Guaglione, Filippo Mauro Boni Studio The Safran Company/Roxbury/Sun Film/Mine Canarias Running time 106 minutes Country Italy, United States, Spain Language English, Arabic

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s