Review: The Curse (2017)


Dengan naskah yang ditulis dan diarahkan oleh Muhammad Yusuf, The Curse berkisah mengenai Shelina (Prisia Nasution), seorang pengacara asal Indonesia yang sedang bekerja di sebuah firma hukum ternama di Australia. Kehidupan Shelina saat ini sedang dirundung banyak masalah: ia harus menangani sebuah kasus pembunuhan yang cukup rumit, menghadapi urusan perceraiannya dengan sang suami dan, di tengah-tengah permasalahan tersebut, Shelina mulai merasakan adanya gangguan supranatural yang mulai mengusik kesehariannya. Walau awalnya berusaha tidak mengindahkan gangguan tersebut, Shelina lantas memutuskan untuk memanggil seorang paranormal untuk membantu permasalahannya. Melalui sang paranormal, Shelina mengetahui bahwa dirinya sedang diikuti oleh sesosok roh halus yang berkaitan dengan permasalahan yang pernah dihadapinya di masa lalu. Dan untuk menghilangkan gangguan supranatural, Shelina kini diharuskan untuk kembali menghadapi sekaligus menyelesaikan permasalahan tersebut.

Para penikmat film Indonesia jelas mengenal nama Yusuf dari sederetan filmnya seperti Tebus (2011), The Witness (2012), Kemasukan Setan (2013) atau Misterius (2015) yang seluruhnya berasal dari genre thriller atau horor. Meskipun film-filmnya belum pernah meraih kesuksesan kritikal maupun komersial yang benar-benar signifikan, film-film Yusuf cukup berhasil menarik perhatian banyak penikmat film horor lokal dengan kemampuannya untuk menghasilkan penceritaan horor yang memikat. Namun, sayangnya, hal tersebut gagal terwujud pada The Curse. Pengisahan The Curse sendiri sebenarnya dimulai dengan cukup apik. Perkenalan penonton dengan karakter Shelina serta berbagai permasalahan yang sedang melingkupi kesehariannya mampu disajikan dengan baik. Sayang, tidak begitu lama setelahnya, Yusuf terasa lebih tertarik untuk mengisi adegan demi adegan filmnya dengan deretan jump scare daripada berusaha untuk membangun pengembangan cerita dan karakter yang lebih solid.

Keputusan Yusuf dalam mengeksploitasi berbagai cara untuk mengejutkan penontonnya daripada berusaha membentuk atmosfer horor yang mencekam bagi jalan cerita The Curse-lah yang akhirnya membuat film ini terasa begitu menjenuhkan. Konflik demi konflik hadir tanpa pengembangan yang berarti. Begitu pula dengan karakter-karakter film yang kebanyakan tersaji hanya sebagai plot device tanpa pernah mendapatkan penggalian kisah yang lebih layak. Berantakan. Jika ingin kembali membandingkan The Curse dengan film-film arahan Yusuf sebelumnya, kualitas produksi film ini hadir dengan tampilan yang lebih berkelas. Tata sinematografi, khususnya, berhasil memberikan deretan gambar yang cukup mampu memanjakan mata para penonton.

Meskipun diisi oleh talenta-talenta yang cukup mumpuni seperti Nasution dan Shareefa Danish, departemen akting The Curse juga hadir dengan kualitas yang tidak jauh berbeda dengan kualitas pengisahannya. Baik Nasution dan Danish hadir dengan penampilan yang gagal untuk membuat karakter yang mereka perankan untuk tampil menarik. Nasution, sebagai pemeran utama yang karakternya hadir hampir dalam setiap adegan film, bahkan memberikan penampilan yang benar-benar hampa – dan mungkin merupakan penampilan akting terburuk Nasution di sepanjang karirnya sebagai seorang aktris. Kredit lebih cukup layak diberikan pada Lia Waode yang berperan sebagai sahabat bagi karakter Shelina dan seringkali berhasil memberikan sentuhan emosional bagi jalan cerita film yang berkualitas cukup mengecewakan ini. [D-]

the-curse-film-indonesia-movie-posterThe Curse (2017)

Directed by Muhammad Yusuf Produced by Resika Tikoalu Written by Muhammad Yusuf Starring Prisia Nasution, Shareefa Daanish, Lia Waode, Maria Leeds, Katrini Nath, Resika Tikoalu, Santi Whiteside, Randy Hallatu, Yogi Gagah Perdana, Abraham Widjaja, Ganda Marpaung, Jeffry Winata, Hayden Curry, Motty Lino, Warathip Lovell Whiteside Music by Izzal Peterson Cinematography Satya Ginong Pratidina Edited by Muhammad Yusuf Production company Triple A Films Running time 98 minutes Country Indonesia Language Indonesian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s