Review: Albert Nobbs (2011)


Albert Nobbs bukanlah sebuah naskah cerita yang asing. Setidaknya, naskah cerita Albert Nobbs telah begitu familiar terhadap Glenn Close yang pertama kali memerankan karakter tersebut di sebuah pertunjukan teater pada tahun 1982 dan kemudian menghabiskan masa waktu selama lima belas tahun untuk mencoba membawa kisah tersebut menjadi sebuah film cerita layar lebar. Close sendiri sempat hampir berhasil mewujudkan impiannya tersebut di awal tahun 2000-an dengan sutradara asal Hungaria, István Szabó, duduk di kursi sutradara. Sayangnya, rencana tersebut buyar setelah proses pendanaan mengalami hambatan yang kemudian memaksa Szabó untuk mundur dari proyek tersebut. Barulah pada akhir 2010, dengan Rodrigo García (Mother and Child, 2010) duduk di kursi sutradara, proses pembuatan versi layar lebar dari Albert Nobbs mulai menemukan titik cerah.

Diadaptasi dari naskah drama teater The Singular Life of Albert Nobbs yang ditulis oleh George Moore, Albert Nobbs mengisahkan kehidupan seorang wanita (Glenn Close) yang menghabiskan masa tiga puluh tahun dari kehidupannya menyembunyikan identitas asli dirinya sebagai seorang wanita dengan menyamar menjadi seorang pria yang bernama Albert Nobbs. Selama masa itu pula, Albert mengabdikan dirinya menjadi seorang pelayan di sebuah hotel dan menyimpan kepingan demi kepingan uang yang ia dapatkan untuk mewujudkan impiannya dalam memiliki sebuah usaha penjualan tembakau sendiri. Namun, pertemuannya dengan seorang pria bernama Hubert Page (Janet McTeer) akan segera mengubah kehidupannya yang selama ini diwarnai kesendirian dan kesepian yang mendalam.

Hubert Page adalah seorang ahli dekorasi ruangan yang disewa oleh pemilik hotel tempat Albert bekerja, Mrs. Baker (Pauline Collins), untuk menata dan mewarnai kembali ruangan-ruangan yang ada di hotel tersebut. Walau awalnya merasa gugup di hadapan Hubert, Albert kemudian menemukan fakta bahwa Hubert adalah sosok yang menyerupai dirinya: Hubert juga adalah seorang wanita yang menyembunyikan identitas aslinya dengan menyamar menjadi seorang pria. Yang lebih membuat Albert terkesan, Hubert  juga memiliki seorang istri, Cathleen (Bronagh Gallagher), yang begitu mencintai dirinya. Terinspirasi dari Hubert, Albert mulai menyusun rencana untuk mendapatkan seorang pendamping hidup. Di saat itu pula, sosok Helen Dawes (Mia Wasikowska) hadir dalam kehidupan Albert dan mulai membuat Albert menyusun kembali berbagai rencana yang sebelumnya telah ia miliki untuk kehidupannya.

Diadaptasi langsung oleh Close bersama John Banville, kelemahan terbesar dari Albert Nobbs adalah film ini sama sekali gagal untuk menampilkan sisi menarik dari kehidupan karakter utamanya, Albert Nobbs. Tentu Albert Nobbs adalah sesosok karakter wanita yang menyembunyikan identitasnya karena beberapa alasan pribadi dan berjuang sekuat tenaga untuk menjaga dengan rapat rahasia tersebut sekaligus berusaha mewujudkan impiannya. Namun, karakter Albert Nobbs digambarkan terlalu datar dan tanpa esensi kehidupan berarti untuk disajikan sebagai karakter sentral sebuah cerita. Mungkin jika tanpa kehadiran twist bahwa karakter tersebut diperankan oleh seorang aktor perempuan, maka karakter Albert Nobbs benar-benar akan kehilangan integritasnya sebagai sesosok karakter utama.

Walau karakter utamanya digambarkan terlalu datar, Albert Nobbs mendapatkan kehidupannya dari karakter-karakter lain yang mengisi jalan cerita film ini. Lihat saja karakter Hubert Page, yang dapat disebut sebagai sosok yang begitu menyerupai karakter Albert Nobbs. Berbeda dengan karakter Albert Nobbs, karakter Hubert Page mampu disajikan kisah humanis yang menyenangkan, sedikit romansa di beberapa bagian sekaligus kisah kehidupan yang menyentuh. Terdapat juga karakter Halen Dawes, karakter yang menjadi love interest bagi karakter Albert Nobbs dan juga memiliki segelintir kisah cinta lainnya dengan karakter Joe (Aaron Johnson). Harus diakui, kisah-kisah kehidupan karakter Hubert Page dan Helen Dawes yang membuat Albert Nobbs mampu secara perlahan bergerak dinamis dan bahkan mampu untuk tampil menyentuh di beberapa bagian kisahnya.

Jalan cerita yang ditampilkan dalam Albert Nobbs, meskipun menampilkan banyak intrik yang sebenarnya menarik, dapat digolongkan sebagai sebuah jalan cerita melodrama yang standar. Permainan apik para jajaran pemerannya yang membuat Albert Nobbs mampu tampil mengalir dengan baik. Close mampu membawakan karakter Albert Nobbs yang penyendiri dengan begitu baik. Begitu pula McTeer yang berhasil membawa karakter Hubert Page tampil gemilang. Di jajaran pemeran muda, Wasikowska semakin mampu membuktikan bahwa dirinya adalah seorang aktris muda yang akan mampu mengisi tempat sebagai pengganti aktris-aktris watak Hollywood saat ini. Aaron Johnson juga semakin melengkapi kualitas emas yang dimiliki departemen akting film ini.

Seandainya Glenn Close dan John Banville mampu menghadirkan sosok Albert Nobbs menjadi satu karakter yang lebih hidup, dengan banyak intrik, mungkin Albert Nobbs akan mampu tampil lebih hidup. Kedataran yang disajikan dalam karakter tersebut sebenarnya bukan masalah utama jika saja karakter tersebut bukanlah sesosok karakter utama yang mendapatkan fokus perhatian besar dari jalan cerita film ini. Untungnya, Albert Nobbs juga mampu menghadirkan jalinan kisah pendukung yang berhasil tampil solid. Didukung dengan tata produksi yang sangat memuaskan – khususnya di bagian tata rias dan tata musik yang diarahkan oleh Brian Byrne – Albert Nobbs masih mampu tampil menyentuh walaupun begitu terasa membuang begitu banyak potensi film drama ini untuk mampu tampil spektakuler.

Albert Nobbs (Chrysalis Films/Mockingbird Pictures/Parallel Film Productions/WestEnd Films, 2011)

Albert Nobbs (2011)

Directed by Rodrigo García Produced by Glenn Close, Bonnie Curtis, Julie Lynn, Alan Moloney Written by Glenn Close, John Banville (screenplay), George Moore, Gabriella Prekop (short story, The Singular Life of Albert Nobbs) Starring Glenn Close, Mia Wasikowska, Aaron Johnson, Janet McTeer, Pauline Collins, Brenda Fricker, Jonathan Rhys Meyers, Brendan Gleeson, Maria Doyle Kennedy, Mark Williams, Serena Brabazon, Michael McElhatton, Kenneth Collard, Bronagh Gallagher Music by Brian Byrne Cinematography Michael McDonough Editing by Steven Weisberg Studio Chrysalis Films/Mockingbird Pictures/Parallel Film Productions/WestEnd Films Running time 113 minutes Country Ireland Language English

Advertisements

One thought on “Review: Albert Nobbs (2011)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s