Review: Barney’s Version (2010)


Sebagai seorang aktor, nama Paul Giamatti mungkin belum mampu memperoleh kepopuleran yang setara dengan nama-nama aktor seperti Sean Penn, Johnny Depp ataupun Ben Affleck. Mungkin dikarenakan Giamatti memiliki wajah yang tidak setampan nama-nama tersebut. Namun, setelah mendapatkan peran pendukung dalam film-film seperti The Truman Show (1998), Saving Private Ryan (1998) serta The Negotiator (1998), Giamatti secara perlahan menjelma menjadi salah satu aktor dengan kemampuan akting yang paling dapat diandalkan di Hollywood, khususnya setelah performa yang ia tampilkan di American Splendor (2003) dan Sideways (2004). Giamatti bahkan dinominasikan untuk meraih 45 penghargaan dalam peran yang ia ambil selama tahun 2001-2008 dengan diantaranya memenangkan Emmy dan Golden Globe untuk perannya di film televisi, John Adams (2008).

Untuk Barney’s Version, sebuah film yang memenangkan Giamatti kategori Best Actor in Motion Picture Musical or Comedy di ajang The 68th Annual Golden Globe Awards, Giamatti memerankan karakter utama di film tersebut, Barney Panofsky. Barney memiliki kehidupan yang dikelilingi begitu banyak drama. Ketika muda, Barney terpaksa menikahi Clara Charnofsky (Rachelle Lefevre) yang ia hamili untuk kemudian menyadari bahwa anak yang dikandung Clara ternyata bukanlah berasal dari dirinya. Sepeninggal Barney, Clara yang merasa begitu bersalah kemudian memutuskan untuk bunuh diri yang akhirnya membuat Barney merasa menyesal seumur hidupnya. Beberapa tahun setelahnya, Barney berkenalan dengan seorang gadis (Minnie Driver) yang kelak akan menjadi istri keduanya. Namun, garis kehidupan berkata lain. Di malam pernikahannya, Barney berkenalan dengan Miriam Grant (Rosamund Pike) yang dengan sekejap saja mampu membuat Barney melupakan statusnya yang kini telah menikah dengan orang lain.

Obsesi Barney terhadap Miriam semakin menjadi. Dan setelah beberapa lama berusaha mempertahankan pernikahan keduanya, dengan perasaan yang semakin tertekan akibat sang istri yang dinilai sangat berseberangan dengan dirinya, Barney akhirnya resmi mengakhiri pernikahan keduanya. Barney lantas menuju New York dan mengejar Miriam. Walaupun awalnya ragu akan kesungguhan cinta Barney, secara perlahan Miriam pun mulai jatuh hati terhadap Barney. Namun apa yang akan terjadi setelah seseorang yang selama ini Anda impikan sekarang telah berada di samping Anda dan menjadi milik Anda sepenuhnya? Selain berkisah mengenai tiga cerita cinta dalam kehidupan Barney, Barney’s Version juga menceritakan mengenai hubungan Barney dengan sang ayah, Israel Panofsky (Dustin Hoffman), dan sahabat baiknya, Bernard Moscovitch (Scott Speedman).

Diadaptasi dari novel berjudul sama karya Mordecai Richler, Barney’s Version merupakan sebuah kisah yang memadukan berbagai momen-momen humor dengan lebih banyak momen tragedi dan patah hati dalam kehidupan seorang Barney Panofsky. Perpaduan ini menyebabkan Barney’s Version terlihat sedikit kompleks untuk diikuti. Sutradara Richard J. Lewis (Whale Music, 1994) juga menyajikan paparan mengenai setiap karakter yang ada di film ini dengan begitu perlahan namun terarah. Butuh beberapa saat untuk benar-benar dapat menikmati Barney’s Version, namun ketika hal tersebut telah terjadi, Barney’s Version dapat dengan mudah menjelma menjadi sebuah film melodramatis yang sangat menyentuh.

Kesulitan utama dalam menikmati Barney’s Version adalah karakter utama film ini, Barney Panofsky, bukanlah sesosok karakter yang mudah untuk disukai. Secara fisik, ia bukanlah tipe pria bertubuh atletis yang memiliki wajah tampan. Ia adalah seorang penyendiri namun dengan sifat yang terkadang membuatnya terlihat sebagai seorang karakter yang memang ditakdirkan untuk hidup sendiri. Namun, pendekatan personal yang dilakukan Richard J. Lewis terhadap karakter Barney akan mampu membuat penontonnya secara perlahan mulai merasakan setiap gejolak jiwa yang dirasakan Barney. Di penghujung film, dengan dorongan sebuah plot cerita tragis lainnya, penonton aakan merasa sangat kesulitan untuk akhirnya tidak merasakan simpati pada karakter Barney.

Barney’s Version memang menghadirkan jalan cerita yang cenderung kompleks, namun departemen akting film ini membuat perjalanan untuk menyimak kekompleksitasan kisah tersebut menjadi begitu berarti. Paul Giamatti tampil dengan sangat sempurna ebagai karakter Barney Panofsky. Giamatti memegang kendali penuh atas kehadiran aliran emosi yang datang dari karakter Barney terhadap setiap adegan yang menuntut kehadirannya. Bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan – tampil dengan karakter yang tidak judah untuk disukai dalam usaha untuk merebut rasa simpati para penonton – namun Giamatti ternyata dapat melakukannya dengan baik.

Selain Giamatti, jajaran pemeran pendukung juga memberikan tampilan yang sempurna. Tiga pemeran karakter istri Barney, Rachelle Lafevre, Minnie Driver dan Rosamund Pike tampil dengan kapasitas yang tidak mengecewakan. Namun adalah aktor senior Dustin Hoffman-lah yang seringkali tampil mencuri perhatian. Berperan sebagai ayah Barney – seorang pensiunan polisi Yahudi dengan sifat yang eksentrik dan sering mempermalukan Barney di depan umum – Hoffman mampu kembali membuktikan bahwa dirinya masih memiliki kemampuan drama yang mengagumkan. Kisah hubungan Barney dan ayahnya juga ditampilkan dengan begitu baik dan menjadi salah satu poin utama dari Barney’s Version.

Tidak mudah untuk menikmati Barney’s Version. Dengan deretan plot kisah yang dihadirkan dalam durasi yang mencapai 132 menit, film ini dapat dengan mudah menjadi sebuah drama komedi yang membosankan bila tidak diperlakukan dengan semestinya. Beberapa bagian film ini memang masih menyisakan kepingan-kepingan membosankan tersebut, namun Barney’s Version secara keseluruhan mampu tampil apik dalam menceritakan kisahnya. Penceritaan yang personal didukung dengan kemampuan para pemerannya dalam menghidupkan setiap karakter yang mereka perankan membuat Barney’s Version menjadi sebuah drama sensitif yang cukup mampu untuk menghasilkan sebuah pengalaman emosional bagi para penontonnya.

Barney's Version (Serendipity Point Films/Fandango/The Harold Greenberg Fund/Lyla Films/Sony Pictures Classics, 2010)

Barney’s Version (2010)

Directed by Richard J. Lewis Produced by Robert Lantos Written by Michael Konyves (screenplay), Mordecai Richler (novel) Starring Paul Giamatti, Rosamund Pike, Minnie Driver, Rachelle Lefevre, Scott Speedman, Dustin Hoffman, Anna Hopkins, Jake Hoffman, Bruce Greenwood, Mark Addy Music by Pasquale Catalano Cinematography Guy Dufaux Editing by Susan Shipton Studio Serendipity Point Films/Fandango/The Harold Greenberg Fund/Lyla Films Distributed by Sony Pictures Classics Running time 132 minutes Country Canada Language English

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s