Review: Life as We Know It (2010)

Semenjak namanya menanjak lewat Knocked Up (2007), nama Katherine Heigl sepertinya terus akrab dengan film-film drama komedi romantis dengan tipikal peran yang hampir sama: seorang wanita karir yang akhirnya menemukan cinta pada seorang pria yang awalnya ia anggap tak mungkin ia cintai. Formula tersebut awalnya cukup berhasil (27 Dresses, 2008), namun kemudian terus melemah (The Ugly Truth, 2009) dan semakin melemah (Killers, 2010). Hampir dapat dipastikan, setiap film yang dibintangi oleh Heigl selalu memanfaatkan performa yang ia tampilkan bersama aktor yang menjadi pasangannya, daripada memanfaatkan kekuatan cerita yang ingin disampaikan di film tesebut.

Life as We Know It sedikit berbeda, mungkin. Dengan naskah cerita yang ditulis oleh Ian Deitchman dan Kristin Rusk Robinson, walaupun masih diisi dengan berbagai rutinitas adegan yang selalu hadir di setiap film drama komedi romantis, Life as We Know It setidaknya pada beberapa bagian masih terasa mampu berhasil untuk menjadi sebuah drama yang menyentuh, komedi yang cukup menggelikan dan romansa yang hangat. Penampilan Heigl di film ini juga jauh terasa lebih hidup daripada apa yang ia tampilkan bersama Ashton Kutcher di Killers, tentu saja tak lain karena chemistry yang ia hasilkan dengan aktor Josh Duhamel sangat berhasil.

Mengisahkan mengenai dua orang yang awalnya saling membenci satu sama lain, Holly Berenson (Katherine Heigl) dan Eric Messer (Josh Duhamel) harus menerima kenyataan untuk dapat menyingkirkan ego masing-masing dan hidup bersama setelah mereka ditugaskan untuk merawat, Sophie (diperankan secara bergantian oleh kembar tiga Brooke Clagett, Brynn Clagett dan Alexis Clagett), lewat surat wasiat yang ditinggalkan oleh dua sahabat mereka, pasangan Peter Novak (Hayes McArthur) dan Alison Novak (Christina Hendricks), setelah mereka secara tragis meninggal dalam sebuah kecelakaan.

Layaknya sebuah film drama komedi romantis khas Hollywood, Life as We Know It memanfaatkan kisah bagaimana kedua karakter utamanya saling bertengkar dan bersitegang pada awalnya untuk mengetahui bagaimana perasaan mereka terhadap satu sama lain sebagai elemen yang menggerakkan cerita film ini. Life as We Know It juga kemudian menggunakan plot cerita tambahan adanya orang ketiga yang hadir diantara kedua karakter utamanya, kali ini lewat karakter Sam (Josh Lucas) yang mampu menarik perhatian Holly. Klise memang, namun sama sekali tidak terasa dangkal.

Life as We Know It setidaknya berhasil membedakan dirinya dari film-film bergenre sama lainnya dengan cara penceritaannya yang dihadirkan lebih dewasa lewat dialog-dialog para karakternya. Selain itu, penulis naskah film ini mampu menghindarkan kedua karakter utama cerita ini menjadi dua karakter klise yang biasa ditemukan dalam sebuah film drama komedi romantis: sang karakter wanita merupakan seseorang yang terobsesi mengejar karir dan sangat membenci keberadaan pria sementara sang karakter pria merupakan seseorang yang sadar akan ketampanan dirinya untuk memanfaatkan hal tersebut untuk meniduri wanita sebanyak mungkin. Karakter Eric Messer hampir saja digambarkan sebagai karakter pria tersebut, walau pada akhirnya “terselamatkan” oleh karakterisasi yang kemudian semakin mendalam seiring berjalannya durasi film ini.

Berjalan mulus hampir di seluruh bagian film, Life as We Know It tetap tidak mampu menghilangkan kesan bahwa film ini terlalu mengikuti formula sebuah film drama komedi romantis di banyak bagian ceritanya, khususnya pada plot cerita dimana karakter Holly digambarkan menjalin hubungan dengan karakter Sam dan karakter Eric digambarkan harus memilih antara karir yang telah dibangunnya selama ini dengan “keluarga” barunya. Di bagian inilah, Life as We Know It terasa sedikit datar dalam penceritaannya.

Sayang memang untuk melihat Josh Lucas mengisi posisi sebagai “pacar lain” di film ini, yang mengharuskannya untuk tidak dapat menampilkan lebih banyak kedalaman karakternya di sepanjang cerita. Terlepas dari itu, Katherine Heigl dan Josh Duhamel mampu tampil sangat baik bersama. Penampilan Heigl di film ini bahkan dapat disebut permainan terbaiknya di film drama komedi romantis, sementara Duhamel juga menampilkan kemampuan akting yang lebih baik dari penampilannya di film-film sebelumnya. Para pemeran pendukung juga memberikan penampilan yang tidak mengecewakan, dengan banyak diantara mereka berhasil mengisi unsure komedi yang ada di film ini.

Walau mampu bercerita secara lebih dewasa jika dibandingkan dengan film-film drama komedi romantis pada umumnya, Life as We Know It tetap saja tidak mampu menghindarkan dirinya dari penggunaan berbagai adegan khas sebuah film drama komedi romantis pada beberapa bagiannya. Pada bagian tersebutlah film ini banyak menghadapi tantangannya dan terasa berjalan sedikit datar dan tak menarik. Heigl dan Duhamel memberikan chemistry yang pas dalam karakter yang mereka perankan, yang membuat Life as We Know It setidaknya masih cukup layak untuk dinikmati.

Life as We Know It (Village Roadshow Pictures/Gold Circle Films/Josephson Entertainment/Warner Bros., 2010)

Life as We Know It (2010)

Directed by Greg Berlanti Produced by Barry Josephson, Paul Brooks Written by Ian Deitchman, Kristin Rusk Robinson Starring Katherine Heigl, Josh Duhamel, Josh Lucas, Christina Hendricks, Melissa McCarthy, Hayes MacArthur Music by Blake Neely Cinematography Andrew Dunn Editing by Jim Page Studio Village Roadshow Pictures/Gold Circle Films/Josephson Entertainment Distributed by Warner Bros. Running time 115 minutes Country United States Language English

4 thoughts on “Review: Life as We Know It (2010)”

Leave a Reply