Review: Legend of the Guardian: The Owls of Ga’Hoole (2010)

Legend of the Guardian: The Owls of Ga’Hoole menandai kali pertama sutradara Zack Snyder (300 (2007), Watchmen (2009)) menangani sebuah film yang bergenre animasi dengan jalan cerita yang ditujukan bagi penonton kalangan keluarga. Hal ini tentu saja adalah merupakan sebuah dunia yang sangat baru bagi Snyder – yang selama ini mengerjakan film-film dengan genre dewasa yang seringkali mengandung unsur kekerasan dan seksual yang tinggi. Walau begitu, melihat apa yang dicapai oleh Snyder lewat Legend of the Guardian: The Owls of Ga’Hoole – dengan tetap menggunakan beberapa teknik khasnya, seperti gerakan slow motion yang dramatis – terbukti kalau Snyder sangatlah mudah untuk beradaptasi dengan dunia baru tersebut.

Legend of the Guardian: The Owls of Ga’Hoole sendiri diadaptasi dari tiga seri awal buku cerita Guardians of Ga’Hoole karya Kathryn Lasky. Hal inilah yang menyebabkan jalan cerita film ini terkesan sedikit lebih kompleks daripada film-film animasi keluarga lainnya. Mengisahkan mengenai dua burung hantu yang bersaudara, Soren (Jim Sturgess) dan Kludd (Ryan Kwanten), yang diculik oleh sekelompok burung hantu jahat bernama Pure Ones yang dipimpin oleh Metalbeak (Joel Edgerton) dan istrinya, Nyra (Helen Mirren). Ternyata, Soren dan Kludd tidak sendirian. Mereka adalah bagian dari sekelompok burung hantu muda yang diculik oleh Pure Ones untuk kemudian dilatih dan masuk ke dalam kelompok mereka.

Dalam tawanan Metalbleak dan Nyra, Soren kemudian bertemu dengan burung hantu lainnya, Gylfie (Emily Barclay), dan bersahabat dengannya. Sementara itu, hubungannya dengan Kludd semakin menjauh ketika Kludd memutuskan untuk tidak mempedulikan Soren dan memilih untuk bergabung dengan pasukan Pure Ones. Lewat pertolongan Grimble (Hugo Weaving), satu burung hantu yang ternyata tidak menyukai Metalbleak dan Nyra, Soren dan Gylfie akhirnya mampu lepas dari tahanan tersebut. Berdua, mereka harus menempuh perjalanan jauh menuju Lautan Hoolemere dimana terletak Pohon Ga’Hoole untuk melaporkan kegiatan kelompok Pure Ones kepada para penjaga Ga’Hoole.

Legend of the Guardian: The Owls of Ga’Hoole memulai kisahnya sebagai sebuah kisah keluarga. Secara perlahan-lahan, Snyder mengarahkan cerita ini menjadi sebuah cerita dengan tone yang gelap dan berisi banyak intrik termasuk pengkhianatan, peperangan dan perebutan kekuasaan. Sayangnya, dengan alur kisah yang sedikit membingungkan – adalah sebuah hal yang sulit untuk membedakan burung hantu mana yang berada di pihak yang mana — Legend of the Guardian: The Owls of Ga’Hoole menjadi sebuah kisah yang berjalan sendiri dimana perlahan-lahan para penonton akan kehilangan rasa ketertarikannya dalam menyimak lebih banyak detil yang ditampilkan Snyder di dalam jalan cerita.

Kisah yang rumit bukan satu-satunya halangan bagi penonton untuk benar-benar dapat menikmati Legend of the Guardian: The Owls of Ga’Hoole. Jalan cerita film ini dalam perjalanannya memperkenalkan begitu banyak karakter. Dimulai dengan keluarga Soren dan Kludd, diikuti dengan kelompok Pure Ones – yang terdiri dari beberapa karakter yang menonjol – kemudian diikuti lagi dengan kelompok penjaga Ga’Hoole – yang memperkenalkan lebih banyak karakter lagi. Sama seperti jalan ceritanya, pengenalan karakter-karakter ini cenderung akan melelahkan para penontonnya. Belum lagi ditambah dengan sulitnya membedakan karakter-karakter yang muncul – yang diakibatkan dengan kemiripan fisik satu karakter dengan yang lain – yang menyisakan harapan bahwa penonton dapat membedakannya dengan mengenali suara masing-masing karakter. Lagi, bukan hal yang mudah untuk dilakukan.

Berbicara mengenai suara, karakter-karakter di Legend of the Guardian: The Owls of Ga’Hoole diisi suarakan oleh banyak nama-nama aktor dan aktris papan atas. Aktor Inggris, Jim Sturgess, mendapatkan porsi yang besar karena karakter yang ia isi suarakan, Soren, merupakan karakter utama di dalam jalan cerita. Sturgess melakukan tugasnya dengan sangat baik. Ia mampu memberikan karakter suara yang berbeda antara Soren di masa menjadi seorang anak yang lugu dengan Soren yang telah berubah menjadi seorang karakter pejuang. Ketika para pengisi suara lainnya tidak begitu menonjol, Helen Mirren memberikan karakter suara yang khusus kepada Nyra, salah satu karakter antagonis di film ini, dan membuat Nyra menjadi sebuah karakter yang cukup memorable.

Bagian terbaik dari Legend of the Guardian: The Owls of Ga’Hoole adalah teknik animasi yang dipersembahkan Snyder melalui teknologi 3D. Dengan teknik animasi yang sangat akurat, Snyder mampu memanfaatkan teknologi 3D tersebut dengan sangat baik dan menjadikan setiap detil film ini menjadi begitu terasa nyata. Tidak berlebihan jika dikatakan teknologi 3D yang ada di film ini merupakan pemanfaatan 3D terbaik setelah apa yang dilakukan James Cameron pada Avatar di tahun lalu.

Suatu hal yang menyenangkan ketika mengetahui Zack Snyder mau melakukan suatu hal yang berbeda dalam filmnya. Menyeberang ke sebuah film animasi keluarga dan memberikan sebuah sajian yang berbeda dari kebanyakan film-film animasi yang beredar akhir-akhir ini. Sayangnya, jalan cerita yang ingin Snyder hadirkan lewat Legend of the Guardian: The Owls of Ga’Hoole terlalu kompleks dan cenderung berbelit-belit. Ditambah dengan terlalu banyaknya karakter yang hadir – yang menyebabkan sempitnya kesempatan Snyder untuk melakukan pendalaman karakterisasi terhadap setiap karakter yang dihadirkan – membuat film ini sangat sulit untuk dapat menjangkau para penontonnya – khususnya para penonton muda. Teknologi 3D yang dihadirkan memang sangat mengagumkan dan sangat membantu memunculkan setiap detil dari gambar-gambar indah yang diberikan Snyder. Namun secara keseluruhan, Legend of the Guardian: The Owls of Ga’Hoole masih belum mampu untuk memberikan kepuasan menyeluruh kepada penontonnya.

Rating: 3.5 / 5

Legend of the Guardians: The Owls of Ga'Hoole (Village Roadshow Pictures/Animal Logic/Warner Bros., 2010)

Legend of the Guardians: The Owls of Ga’Hoole (2010)

Directed by Zack Snyder Produced by Zareh Nalbandian Written by John Orloff, John Collee Starring Jim Sturgess, Geoffrey Rush, Emily Barclay, Anthony LaPaglia, David Wenham, Ryan Kwanten, Helen Mirren, Sam Neill, Hugo Weaving, Joel Edgerton, Adrienne deFaria, Miriam Margolyes, Richard Roxburgh, Leigh Whannell Music by David Hirschfelder Editing by David Burrows Studio Village Roadshow Pictures/Animal Logic Distributed by Warner Bros. Running time 90 minutes Country Australia, United States Language English

3 thoughts on “Review: Legend of the Guardian: The Owls of Ga’Hoole (2010)”

  1. misi numpang nanya… 🙂
    tau ga karakternya apa aja??truss kalo bisa sebutin watak2nya???
    maaf numpang nanya 🙂

Leave a Reply