Review: Baby Mama (2008)


Setelah sekian lama bekerjasama dalam Saturday Night Live, aktris Tina Fey dan Amy Poehler akhirnya memiliki kesempatan untuk bermain bersama dalam sebuah film layar lebar. Memang, ini bukanlah film pertama yang menampilkan mereka berdua. Poehler pernah tampil sebagai cameo dalam Mean Girls, yang ditulis dan dibintangi oleh Fey. Baby Mama adalah film pertama dimana keduanya berada di posisi sebagai bintang utama.

Dalam Baby Mama sendiri, Fey dan Poehler berada di bawah arahan sutradara Michael McCullers, pria yang juga pernah menjadi salah seorang anggota tim penulis naskah cerita Saturday Night Live bersama Fey dan Poehler, dan kemudian menyutradarai dua seri terakhir Austin Powers, Austin Powers: The Spy who Shagged Me dan Austin Powers in Goldmember.

Baby Mama sendiri mengisahkan mengenai Kate Holbrook (Tina Fey), yang diusianya yang telah mencapai 37 tahun, merupakan seorang wanita karir yang sukses namun mengalami ketidakberuntungan dalam masalah percintaan. Namun, Kate justru tidak merasa tergerak untuk mencari seorang pria pendamping dalam hidupnya. Ia lebih khawatir mengenai semakin menghilangnya kemungkinan dirinya untuk mendapatkan seorang anak di usianya yang semakin menua.

Kate akhirnya mencoba melakukan inseminasi buatan dengan bantuan donor sperma. Sialnya, setelah beberapa kali mencoba dan gagal, dokternya akhirnya memberitahu Kate bahwa ada yang salah dengan kandung rahimnya, yang membuatnya sulit untuk mendapatkan anak. Atas saran sang adik, Caroline (Maura Tierney), Kate akhirnya mencoba cara untuk menemukan sebuah rahim pinjaman untuk dapat mewujudkan impiannya.

Dengan bantuan seorang agen, Chaffee Bicknell (Sigourney Weaver), Kate dipertemukan dengan Angela Ostrowiski (Amy Poehler), wanita yang kelak di dalam rahimnya akan ditanamkan sel telur Kate yang telah dibuahi sebelumnya. Pada awalnya, Kate merasa tenang dan senang saja dengan Angela, hingga akhirnya menemukan bahwa Angela adalah seorang wanita yang hidup dengan pacarnya, Carl Loomis (Dax Shepard), dengan gaya hidup yang dianggapnya akan membahayakan janin yang ada di perutnya. Kate akhirnya bersifat overprotektif terhadap Angela, yang lama-kelamaan malah mendekatkan kedua wanita tersebut.

Dari segi naskah, sebenarnya Baby Mama tidak menawarkan sesuatu yang baru. Kisah antara dua orang wanita yang memiliki perbedaan gaya hidup yang besar namun kemudian karena sesuatu hal harus mau menerima satu sama lain sebelum akhirnya menjadi dekat tentu bukanlah suatu naskah yang baru di Hollywood. Walau begitu, ditangan McCullers, yang juga menulis naskah film ini, cerita Baby Mama masih berhasil memberikan beberapa bagian yang diisi dengan dialog humoris yang segar dan sangat terasa menghibur. Lewat dialog-dialog humoris itulah Baby Mama sangat berhasil memberikan hiburan kepada para penontonnya.

Satu-satunya permasalahan yang ada di naskah cerita Baby Mama terletak di bagian penghujung jalan cerita. McCullers sepertinya tidak dapat menemukan sebuah jalan keluar yang benar-benar tepat untuk menyelesaikan Baby Mama. Hasilnya, semakin menuju bagian akhir, film ini semakin terkesan terlalu terburu-buru dengan jalan cerita yang semakin klise.

Yang membuat Baby Mama menjadi sebuah film komedi yang berhasil dapat begitu dinikmati adalah tentu saja chemistry erat antara Tina Fey dan Amy Poehler yang tercipta di sepanjang film ini berjalan. Di sepanjang film, Fey dan Poehler terlihat begitu lepas dan menikmati peran mereka sebagai Kate dan Angela. Sepertinya, hubungan lama yang telah mereka jalin selama berada di acara komedi seperti Saturday Night Live telah membuat Fey dan Poehler saling mengerti karakter satu sama lain. Jika Fey memiliki kekuatan komedi yang datang dari sifat kikuk karakter yang ia perankan, maka Poehler melengkapinya dengan mengeluarkan berbagai lelucon yang datang dari barisan-barisan dialog dan sikap bodoh dari karakternya. Sangat menyenangkan untuk dilihat.

Seperti dalam film-film komedi lainnya, Baby Mama juga dilengkapi dengan jajaran karakter pendukung untuk melengkapi jalan cerita yang dihadirkan. Untungnya, jajaran karakter pendukung film ini, yang diperankan oleh banyak bintang ternama seperti Sigourney Weaver, Greg Kinnear hingga Steve Martin, berhasil semakin membuat Baby Mama menjadi semakin layak untuk dinikmati.

Rating: 4 / 5

Baby Mama (Universal Pictures, 2008)

Baby Mama (2008)

Directed by Michael McCullers Produced by Lorne Michaels, John Goldwyn Written by Michael McCullers Starring Amy Poehler, Tina Fey, Sigourney Weaver, Greg Kinnear, Romany Malco, Dax Shepard, Maura Tierney, Steve Martin Music by Jeff Richmond Cinematography Daryn Okada Editing by Bruce Green Distributed by Universal Pictures Running time 99 minutes Country United States Language English

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s