Review: Defendor (2010)


Jika Hollywood menguasai Twitter, dan trending topic merupakan daftar tema-tema film yang paling banyak difavoritkan saat ini, maka tema “manusia biasa yang berusaha menjadi seorang pahlawan super” mungkin berada di lima besar daftar tersebut. Sebuah film berjudul Special pernah dirilis dengan tema tersebut pada tahun 2006. Jangan lupa, Kick-Ass yang sepertinya dinanti-nanti semua orang itu. Beberapa waktu mendatang, Anda juga akan melihat komedian Rainn Wilson berusaha menjadi seorang pahlawan super didampingi Ellen Page dan Liv Tyler dalam Super.

Defendor, sebuah film action/comedy-drama yang dibintangi oleh Woody Harrelson, juga berada di wilayah tema penceritaan yang sama. Film ini menjadi debut penyutradaraan film layar lebar bagi sutradara Peter Stebbings, yang juga menuliskan naskah cerita film ini.

Bagi sebagian orang, Arthur Poppington (Harrelson) merupakan seorang yang terlalu banyak berkhayal dalam hidupnya. Bekerja di sebuah tempat konstruksi  bangunan di siang hari, Arthur kemudian menggunakan seragam hitamnya dengan logo D di dada pada malam harinya dan berubah menjadi seorang pahlawan super bernama Defendor. Walau sering mendapatkan pandangan sebelah mata, Arthur tetap menjaga identitasnya sebagai Defendor demi untuk melawan orang-orang yang sering berbuat onar.

Well… Arthur bukanlah seorang pahlawan super yang sebenarnya. Suatu malam, Arthur habis-habisan dihajar oleh sekawanan pria yang dipimpin oleh seorang polisi bermasalah, Chuck Dooney (Elias Koteas). Terluka, ia ditolong oleh Kat (Kat Dennings), yang berprofesi sebagai seorang pekerja seks komersil dan pernah bekerja dibawah perintah Chuck Dooney.  Kat dan Arthur akhirnya bersahabat, walau pada awalnya Kat hanya bersahabat dengan Arthur untuk mendapatkan uangnya dari setiap informasi yang diberikan Kat terhadap Arthur mengenai keberadaan Captain Industry yang selama ini dicari-cari oleh Arthur.

Tujuan Arthur sendiri menjadi seorang pahlawan super adalah untuk menemukan orang yang telah menjual obat-obatan pada ibunya, yang kemudian menyebabkan kematian sang ibu. Orang inilah yang kemudian disebut Arthur sebagai Captain Industry. Atas informasi yang diberikan Kat, Arthur mengira seorang pria bernama Radovan Kristic (Alan C Peterson) adalah Captain Industry, yang menjual obat-obatan dan memperdagangkan gadis-gadis muda. Arthur, sebagai Defendor, akhirnya bersiap-siap untuk mengalahkan nsang Captain Industry dengan seluruh kekuatannya yang ada.

Ada banyak hal sebenarnya yang dapat disukai dari film sejenis Defendor, apalagi mengingat film ini memiliki jajaran pemeran yang dapat dikatakan berperan dengan sangat baik dalam menghidupkan karakternya. Hanya saja, sebagai sebuah film secara keseluruhan, beberapa bagian dari film ini terasa kurang tereksplorasi dengan sangat baik. Defendor terasa bagaikan sebuah film yang tanggung dari berbagai sisi penceritaan yang ingin ia bawakan. Kurang banyak memiliki adegan aksi, naskah dramanya kurang menyentuh, dan bagian komedinya juga terasa kering.

Hal paling utama yang dilewatkan Peter Stebbings sebagai seorang penulis naskah film ini adalah karakterisasi dari Arthur Poppington, karakter ketika dirinya menjadi seorang Arthur dan bukan sebagai Defendor. Dalam adegan flashback, Arthur dikisahkan memiliki masa menjadi anak-anak yang sulit. Kehilangan kedua orangtua dan tumbuh menjadi seorang yang memiliki ketidakseimbangan emosional.  Namun, penggalian karakter Arthur ternyata hanya berhenti di saat masa kecilnya. Arthur dewasa, ketika ia tidak sedang menjadi seorang Defendor, lebih banyak digambarkan sebagai seorang yang biasa, dan tidak berkesan sama sekali.

Kat Dennings mungkin akan mengambil perhatian berikutnya di film ini setelah Woody Harrelson. Sebagai seorang wanita pekerja seks komersil, yang kemudian membantu Arthur, Dennings cukup mampu menggali karakternya dengan baik. Anda dapat melihat bahwa karakter yang dibawakan Dennings, Kat, adalah sesosok wanita dengan masa lalu kelam yang membuatnya menjadi seorang yang berhati batu di saat sekarang. Namun, Dennings juga berhasil memberikan sentuhan sendiri agar sosok Kat juga mampu terlihat rapuh di saat yang sama. Chemistry-nya bersama Harrelson juga lumayan dapat dirasakan. Tidak mengecewakan.

Dari sisi teknikal, Defendor juga memiliki tata musik yang cukup layak diberikan kredit lebih. Music score yang disusun oleh komposer John Rowley untuk film ini mampu mengisi setiap adegannya dengan cukup baik. Menyaksikan Defendor, dengan tambahan music score yang disusun Rowley, mungkin akan mengingatkan beberapa penontonnya dengan beberapa score serial televisi bertema pahlawan super, seperti Batman dan Superman, beberapa tahun yang lalu.

Apa yang disajikan oleh sutradara Peter Stebbings melalui Defendor sebenarnya adalah suatu hal yang cukup segar. Film ini sepertinya ingin memberikan beberapa pandangan baru mengenai tokoh-tokoh pahlawan super daripada sudut pandang yang biasa kita terima dari film-film sejenis yang banyak beredar. Memang ada banyak hal yang harus diperbaiki, khususnya sisi penceritaan yang seperti melemah di bagian tengah serta beberapa karakterisasi yang tidak tergali dengan baik, namun secara keseluruhan, Defendor adalah sebuah film yang cukup menyenangkan untuk disaksikan.

Rating: 3.5 / 5

Defendor (Alliance Films/Darius Films/Sony Pictures Worldwide Acquisitions Group, 2010)

Defendor (2010)

Directed by Peter Stebbings Produced by Nicholas Tabarrok Written by Peter Stebbings Starring Woody Harrelson, Elias Koteas, Michael Kelly, Sandra Oh, Kat Dennings, Lisa Ray Music by John Rowley Cinematography David Greene Editing by Geoff Ashenhurst Studio Darius Films/Alliance Films Distributed by Alliance Films/Darius Films/Sony Pictures Worldwide Acquisitions Group Running time 101 minutes Country Canada Languange English

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s