Review: Anything for Her (2008)


Memiliki judul asli Pour Elle, Anything for Her adalah sebuah drama thriller asal Perancis yang menjadi debut penyutradaraan bagi sutradara Fred Cavayé. Sutradara film pemenang Academy Award, Crash, Paul Haggis, baru-baru ini menyelesaikan proses pengambilan gambar untuk remake film ini, yang diberinya judul The Next Three Days dan dibintangi oleh Russell Crowe dan Elizabeth Banks untuk dirilis akhir tahun ini.

Berlatar belakang waktu tiga tahun lalu, Lisa (Diane Kruger) dan Julien Aucler (Vincent Lindon) adalah pasangan suami istri yang hidup berbahagia dengan putra mereka, Oscar (Lancelot Roch). Tentu mereka tidak akan menduga bahwa pada suatu malam, sekelompok polisi akan mendobrak pintu apartemen mereka dan menangkap Lisa dengan tuduhan telah melakukan pembunuhan terhadap bosnya.

Tidak seperti film-film lain yang kemudian berusaha mencari siapa pembunuh sebenarnya, Anything for Her semenjak awal telah membuka tabir bahwa bukanlah Lisa yang melakukan pembunuhan tersebut. Lisa terkena tuduhan tersebut karena secara tidak sengaja menyentuh barang bukti dan terkena bercak darah dari sang korban. Film ini justru menceritakan bagaimana kehidupan pasangan tersebut setelah masa penangkapan Lisa dan bagaimana usaha Julien untuk membuktikan bahwa Lisa sama sekali tidak bersalah.

Namun, secara tiga tahun tersebut, bukti-bukti yang menunjukkan Lisa tak bersalah tak kunjung datang dan membuat Lisa akhirnya divonis 20 tahun penjara. Terinspirasi dari sebuah buku biografi seorang pria yang berhasil melarikan dari penjara, Julien memiliki ide untuk melarikan Lisa dari penjara tersebut. Secara perlahan, Julien menyusun rencana dan mempersiapkan segala hal yang dapat mewujudkan rencananya. Tanpa diduga, pengadilan kemudian malah mengirimkan surat pemindahan penjara untuk Lisa. Hal yang membuat Julien panik dan semakin ragu bahwa rencana tersebut akan berhasil.

Harus diakui, kekuatan terbesar dari Anything for Her berada pada naskah ceritanya yang sangat tertata dengan rapi semenjak awal hingga akhir cerita. Cavayé, yang menuliskan naskah ini bersama Guillaume Lemans, berhasil menuliskan sebuah naskah yang mampu menceritakan secara menyeluruh, satu demi satu, bagaimana Julien, yang merupakan seorang guru biasa, mampu menyusun sebuah rencana kejahatan dengan sangat rapi. Ini yang membuat premis yang awalnya terdenga sedikit bodoh dan tak masuk akal, dapat diterima dengan lancar oleh penonton.

Penceritaan yang secara menyeluruh tersebut juga memberikan sedikit efek buruk pada keseluruhan film ini. Anything for Her seperti berjalan sedikit lamban sebelum akhirnya film ini  dapat berjalan dengan cepat dan mendebarkan pada 30 menit terakhir durasi film ini. Cavayé juga sempat menambahkan sebuah sub-plot yang tidak jelas ditengah-tengah film, yakni ketika seorang wanita sepertinya tertarik dengan Julien dan berkenalan dengannya, yang malah datang dan pergi tanpa ada kelanjutan dan kejelasan lebih mendalam.

Untungnya, naskah film yang berjalan secara perlahan ini mampu diterjemahkan dengan sangat baik oleh aktor Vincent Lindon, pemeran Julien yang menjadi nyawa serta atraksi utama dari Anything for Her. Julien secara meyakinkan berhasil tampil sebagai seorang pria yang tadinya hanya seorang pria biasa dan sepertinya tidak mungkin dapat melakukan kejahatan, menjadi seorang pria yang rela melakukan apapun demi rasa cintanya pada sang istri. Lindon mampu menterjemahkan berbagai adegan, baik aksi maupun drama, dengan sangat baik dan membuat Anything for Her menjadi sangat mengesankan.

Karakter-karakter pendukung film ini juga telah ditulis dengan sangat rapi oleh Cavayé dan Lemans, yang membuat keberadaan karakter Julien menjadi semakin kuat. Jalinan kuat antar tiap karakter ini yang semakin menambah dinamis penampilan Anything for Her sekaligus memperkuat sisi dramatisnya.

Sebagai hasil sebuah debut penyutradaraan, Anything for Her sudah lebih dari cukup untuk dikategorikan sebagai sebuah karya yang mendekati sempurna. Cara penceritaan yang dipilih oleh sutradara Fred Cavayé, dimana ia menceritakan secara perlahan dan menyeluruh mengenai bagaimana karakter utamanya menyusun rencananya, memang membuat film ini berjalan cukup lamban sebelum mencapai klimaksnya di 30 menit terakhir durasi film. Walau begitu, dengan tampilan para jajaran pemeran film ini, terutama dari aktor Vincent Lindon yang luar biasa, perjalanan mengikuti Anything for Her menjadi sebuah perjalanan yang cukup memuaskan.

Rating: 4 / 5

Anything for Her (Fidélité Films/Wild Bunch/TF1 Films Production/Jerico/TPS Star/Metrodome Distribution, 2008)

Anything for Her (2008)

Directed by Fred Cavayé Produced by Olivier Delbosc, Eric Jehelmann, Marc Missonnier Written by Fred Cavayé, Guillaume Lemans Starring Vincent Lindon, Diane Kruger, Lancelot Roch, Liliane Rovère, Olivier Perrier Music by Klaus Badelt Cinematography Alain Duplantier Editing by Benjamin Weill Studio Fidélité Films/Wild Bunch/TF1 Films Production/Jerico/TPS Star Distributed by Metrodome Distribution Running time 96 minutes Country France Language French

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s