Review: Possession (2010)


Walaupun telah selesai proses produksi semenjak akhir tahun 2007 lalu, film Possession yang diproduksi oleh Yari Film Group tak kunjung mendapatkan jadwal rilis yang tepat di layar bioskop. Pada awalnya akan dirilis pada Februari 2008, film ini kemudian diundur penayangannya menjadi Januari 2009.

Nasib ternyata berkata lain. Yari Film Group, yang saat itu sedang mengalami masalah finansial, akhirnya harus lebih selektif lagi untuk memilih film mana yang akan memperoleh jadwal penayangan bioskop. Possession akhirnya diputuskan untuk langsung rilis ke DVD pada Maret 2009, untuk kemudian sekali lagi dibatalkan dan dijadwalkan rilis pada musim panas tahun tersebut. Setelah Yari Film Group dinyatakan bangkrut, harapan Possession untuk memperoleh jadwal rilis bioskop akhirnya sirna. Film ini pun akhirnya benar-benar dirilis dalam bentuk DVD pada awal Maret 2010 yang lalu.

Film yang diadaptasi dari sebuah film thriller Korea Selatan berjudul Addicted ini sendiri menjadi film adaptasi horror kesekian yang dibintangi oleh aktris Sarah Michelle Gellar. Mengisahkan mengenai pasangan berbahagia Jess (Gellar) dan Ryan (Michael Landes) yang kini harus hidup bersama dengan adik Ryan yang bermasalah, Roman (Lee Pace). Jess sebenarnya sangat tidak menyukai situasi hidupnya yang harus tinggal bersama Roman, namun di lain pihak, ia tidak mungkin begitu saja mengusir Roman karena Ryan sangat menyayangi adiknya tersebut.

Sebuah kecelakaan kemudian terjadi ketika Ryan sedang mengejar Roman yang memutuskan untuk keluar dari rumah tersebut setelah mendengar keluhan Jess kepada Ryan mengenai dirinya. Roman dan Ryan yang saling bertabrakan kini harus terbaring di rumah sakit dan tak sadarkan diri selama beberapa minggu. Dokter bahkan menyarankan agar Jess menerima saran rumah sakit yang mengatakan bahwa harapan hidup mereka berdua sudah sangat kecil.

Keajaiban terjadi ketika Roman akhirnya berhasil tersadar. Namun anehnya, ia mengaku bahwa dirinya bukanlah Roman, melainkan Ryan yang entah mengapa jiwanya bisa masuk ke tubuh Roman. Jess tentu saja menolak kedatangan Ryan bertubuh Roman tersebut. Namun perlahan-lahan, setelah Roman mengungkapkan berbagai hal pribadi yang hanya diketahui oleh Jess dan Ryan, Jess akhirnya mulai luluh pada Roman, dan mulai meyakini bahwa jiwa Ryan telah menjelma ke tubuh Roman. Benarkah keputusan Jess tersebut?

Sama sekali tidak ada yang istimewa dari jalan cerita yang ditawarkan oleh film yang versi aslinya ini pernah juga di-‘adaptasi’ oleh salah satu sinetron di Indonesia. Misteri yang ditawarkan oleh Possession sendiri tidak mendapatkan sentuhan yang berarti sehingga menjadi benar-benar sebuah misteri oleh dua sutradara film ini, Joel Bergvall dan Simon Sandquist. Hasilnya, misteri tertukarnya jiwa Roman dan Ryan hanya berjalan begitu saja yang menyebabkan ending film ini — yang menyimpan rahasia mengapa jiwa Roman dan Ryan tertukar — terasa sudah sangat terjawab semenjak pertengahan film.

Datarnya jalan cerita, tentu sedikit banyak berpengaruh pada akting yang diberikan para jajaran pemeran film ini. Akting yang kebanyakan dilakukan oleh Gellar dan Pace sebenarnya sudah cukup lumayan, namun karena kurang menggigitnya jalan cerita yang ada, akting mereka sepertinya hanya dapat dinikmati sebagai akting berkualitas standar, tidak buruk namun jauh dari kategori memuaskan. Sepertinya, Possession mungkin lebih baik untuk langsung dirilis ke DVD, itupun dengan porsi dinikmati ketika Anda benar-benar telah kehabisan bahan tontonan lainnya, karena film ini sama sekali tidak mengesankan.

Rating: 2.5 / 5

Possession (Yari Film Group Releasing, 2010)

Possession (2010)

Directed by Joel Bergvall, Simon Sandquist Produced by Doud Davison, Guy East, Roy Lee, Nigel Sinclair, Bob Yari Written by Michael Petroni, Won-mi Byun Starring Sarah Michelle Gellar, Lee Pace, Michael Landes Music by Andreas Alfredsson, Christian Sandquist Cinematography Gregory Middleton Editing by Robb Sullivan Distributed by Yari Film Releasing Country United States Language English

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s